Persib Tandangi Borneo Dalam Rumah

Persib Tandangi Borneo Dalam Rumah

ligaindonesia.asia Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Persib Tandangi Borneo Dalam Rumah. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Persib Tandangi Borneo Dalam Rumah

Persib Bandung berhasil mencuri poin penuh dari markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Menjalani laga pekan ke-32 Shopee Liga 1 2019, Rabu (11/12/2019), tim berjulukan Pangeran Biru itu menang 1-0.Hasil ini membuat Persib naik ke posisi enam klasemen sementara Liga 1 dengan nilai 45. Di sisi lain, Borneo masih menempati peringkat kedua dengan mendulang 49 poinBerstatus tim tamu, Persib Bandung mampu mengendalikan permainan. Persib mendapatkan peluang lebih dulu melalui Nick Kuipers pada menit ke-21.Namun, bola hasil sundulannya yang memanfaatkan umpan terukur Ardi Idrus masih melayang tipis di atas gawang Borneo FC.

Kiper Borneo FC, Gianluca Pandeynuwu, membuat penyelamatan heroik pada menit ke-28. Kiper berusia 22 tahun ini berhasil menepis bola hasil tembakan gelandang Persib Bandung, Omid Nazari.Persib sukses memecah kebuntuan pada menit ke-41. Bola hasil sepakan gelandang sayap Ghozalo Siregar dari luar kotak penalti meluncur deras masuk ke gawang Borneo FC. TIm Pangeran Biru mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Borneo FC.Paruh kedua berjalan seru. Kedua tim saling masih saling berbalas serangan. Namun, upaya Borneo FC menyamakan kedudukan belum membuahkan hasil.Borneo FC mendapatkan kans terbaik untuk menyeimbangkan keadaan pada menit ke-89. Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan, membuat penyelamatan gemilang dengan membendung bola hasil tendangan keras Sultan Samma dari dalam kotak penalti.Hingga laga tuntas, skor 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung tetap bertahan.

Baca Juga : PSS Evaluasi Formasi Setelah Kalah Dari Persela

Borneo FC (4-2-3-1): Gianluca Pandeynuwu (k); M. Ikhsan, Javlon Guseynov, Nurdoansyah, Diego Michiels (b); Juan Alsina, Wahyudi Hamisi; Renan Silva, Ambrizal Umanailo, Terens Puhiri (t); Matias Conti (d)
Pelatih: Mario Gomez

Persib Bandung (4-2-3-1): Made Wirawan (k); Zalnando, Indra Mustafa, Nick Kuipers, Ardi Idrus (b); Dedi Kusnandar, Omid Nazari; Ghozali Siregar, Frets Butuan, Esteban Vizcarra (t); Ezechiel N’Douassel (d)
Pelatih: Robert Alberts

PSS Evaluasi Formasi Setelah Kalah Dari Persela

PSS Evaluasi Formasi Setelah Kalah Dari Persela

ligaindonesia.asia Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  PSS Evaluasi Formasi Setelah Kalah Dari Persela. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai PSS Evaluasi Formasi Setelah Kalah Dari Persela

PSS Sleman gagal mencuri poin di kandang Persela Lamongan lantaran kalah tipis 0-1 dalam laga pekan ke-32 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (11/12/2019).Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, memenuhi janjinya memainkan formasi baru sebagai bagian dari eksperimen. Meski berjalan baik, PSS dipaksa menyerah dari Persela lewat gol tunggal Sugeng Efendi di menit ke-56.Kiper kedua, Try Hamdani, mendapat kesempatan bermain menggantikan Ega Rizky. Di depannya, ada tiga bek tengah ditumpuk, yakni Alfonso De La Cruz, Asyraq Gufron, dan Purwaka Yudhi. PSS selama ini selalu memasang empat bek sejajar, dengan dua stopper.Bagus Nirwanto dan Samuel Christianson punya peran sebagai full back kanan dan kiri. Lini depan, Kushedya Hari yang biasanya berduet dengan Yevhen Bokhasvili, kali ini ditempati Arsyad Yusgiantoro dan Rangga Muslim.”Selamat untuk Persela yang memenangi pertandingan. Babak pertama cukup baik, compact defense cukup lumayan. Di babak kedua, ada kelengahan di awal hingga terjadinya gol tuan rumah,” jels Seto Nurdiyantoro setelah pertandingan.

Baca Juga : Greg Nwokolo Jalani Kartu Merah Terberat

Meski demikian, Seto mengakui formasi anyar PSS yang diturunkan melawan Persela, dapat dimaksimalkan lagi apabila ditunjang kondisi stamina pemain yang lebih prima.”15 menit terakhir lebih menguasai bola dan kembali ke skema formasi utama kami. Tentu menjadi pembelajaran adanya formasi baru. Kemudian pemain masih terlalu sering salah passing,” ujar Seto.”Terus terang, baru dua hari kami mematangkan formasi baru ini. Barangkali fisik pemain juga menurun, kami kesulitan menciptakan peluang menjadi gol,” jelasnya.Kekalahan ini belum memengaruhi posisi PSS Sleman di klasemen sementara. Tim Elang Jawa masih berada di peringkat ketujuh dengan poini 44. Selanjutnya, PSS akan kembali melakoni partai tandang terakhir atau pekan ke-33 di markas PSM Makassar, Minggu (15/12/2019).

Greg Nwokolo Jalani Kartu Merah Terberat

Greg Nwokolo Jalani Kartu Merah Terberat

ligaindonesia.asia Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Greg Nwokolo Jalani Kartu Merah Terberat. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Greg Nwokolo Jalani Kartu Merah Terberat

Madura United menyayangkan hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Greg Nwokolo. Kapten Madura United itu mendapat hukuman larangan bertanding sebanyak empat laga.

Hukuman itu merupakan hasil sidang Komdis PSSI, Jumat (6/12/2019), yang dirilis pada 9 Desember 2019.Disebutkan bahwa Greg melakukan pelanggaran dalam pertandingan Madura United kontra Persebaya Surabaya pada pekan ke-30 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Senin (2/12/2019).Dalam laga itu, Greg mendapat kartu merah dari wasit Mustofa Umarella. Penyebabnya, pemain naturalisasi asal Nigeria itu dianggap menanduk kepala wasit dalam laga bertajuk Derbi Suramadu itu.”Saya mendapat dua kesaksian yang berbeda soal insiden itu. Wasit mengatakan ditanduk, sedangkan Greg menyebutkan tertanduk. Itu dua hal berbeda. Seharusnya diklarifikasi dulu,” kata Rasiman, pelatih Madura United, kepada Bola.com, Rabu (11/12/2019).

“Yang saya sayangkan, tidak ada proses sidang yang melibatkan kedua pihak. Tiba-tiba PSSI langsung menjatuhkan hukuman. Mau berapapun jumlah laganya, tetap harus adil dalam membuat putusan seperti ini,” imbuhnya.Akibat sanksi ini, Greg terpaksa mengakhiri musim di Shopee Liga 1 2019 lebih cepat. Sebab, kompetisi kasta tertinggi Indonesia ini hanya menyisakan tiga pertandingan laga. Greg bahkan harus absen sekali di pekan pertama Liga 1 2020.

Baca Juga : Aryn Williams Grogi Menjelang Pertandingan Besar

Ini merupakan sanksi terberat yang harus didapat Greg, meski tidak ada yang terluka dalam insiden yang dilakukannya. Hukuman kartu merah saja dalam pertandingan ini sudah membuat Madura United kalah 2-3 dari Persebaya.Padahal, Greg merupakan figur pemimpin yang berperan penting untuk Laskar Sape Kerrab. Absennya Greg diprediksi mengganggu upaya Madura United mempertahankan posisi di papan atas.”Greg pilar penting di tim ini. Tentu akan ada sedikit pengaruh saat dia tidak ada di lapangan. Sekarang, kami harus terbiasa bermain tanpa dia,” ucap Rasiman.Selama musim ini, Greg tercatat sudah absen 10 kali dari 31 pertandingan Madura United di Liga 1. Alasannya beragam, mulai mengalami cedera hingga harus membela Timnas Indonesia.

Aryn Williams Grogi Menjelang Pertandingan Besar

Aryn Williams Grogi Menjelang Pertandingan Besar

ligaindonesia.asia Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Aryn Williams Grogi Menjelang Pertandingan Besar. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Aryn Williams Grogi Menjelang Pertandingan Besar

Gelandang Persebaya, Aryn Williams, bakal menjalani Derbi Jatim untuk kali pertama. Tim Bajul Ijo dijadwalkan menjamu Arema dalam laga pekan ke-32 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (12/12/2019).Pemain asal Australia itu baru gabung Persebaya mulai putaran kedua musim ini. Dia tidak pernah tahu bagaimana rivalitas Bajul Ijo dengan Singo Edan
Williams sebenarnya sudah tampil melawan dua tim Jawa Timur lainnya, Persela Lamongan dan Madura United. Namun, pertemuan Persebaya kontra Arema pasti berbeda.

“Saya merasa grogi, seperti yang biasa saya alami menjelang pertandingan besar. Tapi, saya sangat antusias menyambut laga derbi ini,” kata Williams kepada Bola.com, Rabu (11/12/2019).Pemain berdarah Inggris ini mengaku sudah pernah merasakan atmosfer rivalitas dalam kariernya. Hal itu terjadi saat dia membela Burnley, yang tampil di kasta kedua Inggris pada 2012.”Saya pernah mengalami semacam ini di Inggris. Saya saat itu membela Burnley yang punya rivalitas tinggi dengan Blackburn (Rovers) di Divisi Championship (kasta kedua Inggris). Sangat luar biasa,” ucapnya.Persebaya saat ini sedang dalam tren positif setelah melewati enam laga terakhir tanpa kekalahan. Hal berbeda dialami oleh Arema, yang malah belum menang dalam lima laga beruntun.

Baca Juga : PSM Makassar Gagal Mengahadapi Barito

Meski begitu, Williams menilai Singo Edan tetap tim yang berbahaya. Namun, ia menyadari situasi terkini kedua tim tidak lantas menjamin Persebaya bisa meraih tiga poin.”Persebaya sudah melewati beberapa pertandingan terakhir dengan raihan positif. Secara moral, pemain Persebaya dalam kondisi percaya diri tinggi,” ujar pemain berusia 26 tahun tersebut.”Arema memiliki tim yang bagus. Ini situasi yang berbahaya. Setiap pekan, semua tim ingin menang. Kami perlu konsentrasi untuk bisa memenangi pertandingan. Kami berjuang untuk Bonek, tim, dan masyarakat Surabaya,” tuturnya.