Edudardo Perez Siap Digantikan

Edudardo Perez Siap Digantikan

ligaindonesia.asia  Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Edudardo Perez Siap Digantikan. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Edudardo Perez Siap Digantikan

PSS Sleman seperti dikejar waktu. Dalam enam hari sebelum Liga 1 2020, manajemen klub berjulukan Elang Jawa ini harus mendapatkan pelatih anyar, menggantikan Eduardo Perez yang mundur pada Minggu (23/2/2020)Kepastian pengunduran diri Eduardo Perez diumumkan secara resmi PSS Sleman pada Senin (24/2/2020).Dari informasi yang diperoleh Bola.com, pengunduran diri Eduardo Perez disebabkan faktor teknis kepelatihan dan performa tim.Dalam persiapan menghadapi kompetisi, PSS telah menggelar tiga uji coba. Hasilnya, menang 3-2 atas tim Liga 2, Tiga Naga Riau, kalah 0-2 dari Persib Bandung, dan Imbang melawan Persipura Jayapura 1-1.Namun, faktor desakan suporter juga ditengarai membuat pelatih asal Spanyol itu berpikir ulang untuk membesut tim pujaan Slemania serta Brigata Curva Sud (BCS) itu. Suporter diyakini masih menginginkan pelatih musim lalu, Seto Nurdiyantoro.

CEO PSS Sleman, Fatih Chabanto, menegaskan pihaknya segera mencari pengganti Eduardo Perez mengingat kompetisi sudah makin dekat.Ia optimistis PSS segera memiliki pelatih kepala baru, yang akan langsung dikenalkan dalam beberapa hari ke depan.”Meski terbilang mepet, PSS tetap klub yang menarik bagi banyak pelatih. Saya harap suporter bisa memaklumi situasi yang ada. Kami akan bergerak cepat,” ujar Fatih Chabanto.Sesuai jadwal, PSS Sleman akan melakoni pertandingan pekan pertama Liga 1 2020 dengan melawat ke markas PSM Makassar pada Minggu (1/3/2020).

Eduardo Perez mengambil keputusan mengejutkan. Ia memilih meletakkan jabatan sebagai pelatih kepala PSS Sleman. Manajemen klub mengumumkan keputusan mundur Eduardo ke publik pada Senin (24/2/2020).Eduardo mundur dari tim Elang Jawa, hanya enam hari menjelang bergulirnya Shopee Liga 1 2020, tepatnya pada Minggu (23/2/2020).Eduardo justru menulis pesan pada akun Instagram pribadinya. Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu mengaku sedih harus berpisah dari PSS Sleman.Ia bangga sudah menjadi bagian dari PSS, meski hanya sebentar.Eduardo Perez bekerja sebulan bersama PSS, sejak dikenalkan sebagi pengganti Seto Nurdiyantoro pada 15 Januari lalu.

“Saya sangat sedih mengambil keputusan ini. Tapi, ada beberapa hal teknis yang tidak sesuai menjadi alasannya,” demikian tulis Eduardo Perez.”Saya ucapkan terima kasih kepada pendukung, pemain saya yang luar biasa, dan semua staf pelatih. Saya berharap yang terbaik untuk PSS,” lanjut pelatih asal Spanyo itu.Manajemen PSS Sleman sudah berjanji mencari pengganti Eduardo Perez secepatnya. Pasalnya, pada Sabtu (1/3/2020), mereka harus melakoni laga tandang melawan PSM Makassar di laga pertama Shipee Liga 1 2020.Situasi pelik dihadapi PSS Sleman jelang sepak mula Liga 1 2020. Klub berjuluk Super Elang Jawa itu ditinggal sang pelatih, Eduardo Perez, Senin (24/2/2020).

Juru taktik asal Spanyol itu memutuskan melepas jabatan sebagai pelatih utama hanya kurang dari satu minggu sebelum bergulirnya Liga 1 2020. Belum diketahui secara pasti alasan Eduardo Perez memilih mundur.Eduardo Perez hanya mampu bertahan dalam waktu satu bulan, setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala PSS Sleman. Selama kurun waktu satu bulan, Eduardo sempat memimpin pemusatan latihan PSS di Jakarta dan dua kali uji coba tim Elang Jawa.Seperti diketahui, penunjukkan Eduardo Perez mendapat reaksi keras dari dua kelompok suporter, baik Slemania atau Brigata Curva Sud (BCS). Dua kelompok suporter tersebut menginginkan Seto Nurdiyantoro bertahan sebagai pelatih utama.

Alhasil, pasca Eduardo Perez ditunjuk sebagai pelatih kepala PSS, para suporter langsung bereaksi di media sosial. Tak hanya itu, latihan perdana PSS Sleman bersama Eduardo Perez juga diwarnai aksi protes dari sejumlah suporter.Beberapa pendukung PSS melancarkan protes dengan mendatangi tempat latih Bagus Nirwanto dkk. Kejadian tersebut lantas membuat skuat PSS Sleman melakukan latihan di luar Yogyakarta, yakni di Jakarta selama kurang lebih dua pekan.

Baca Juga : Sepak Terjang Persik Kediri Di Liga Shopee

Kini, jelang bergulirnya Liga 1 2020 PSS Sleman harus mendapat masalah karena ditinggal Eduardo Perez. Sebelumnya, para Sleman fans mengancam memboikot seluruh laga PSS Sleman jika beberapa tuntutan belum dipenuhi manajemen klub.Mundurnya Eduardo Perez dari kursi pelatih PSS Sleman langsung menuai reaksi dari para suporter.PSS Sleman harus menghadapi masalah bertubi-tubi, hanya kurang dari satu pekan menjelang sepak mula Liga 1 2020. Selain masih diboikot oleh pendukungnya, giliran pelatih Eduardo Perez Moran, memutuskan mengundurkan diri.Pelatih asal Spanyol ini berpamitan dengan seluruh skuatnya pada Minggu sore (24/2/2020). Padahal, Eduardo masih memimpin latihan pada Minggu pagi.Belum ada penjelasan detail dari klub, perihal alasan apa yang menyebabkan Eduardo Perez memilih mundur. Sang pelatih juga belum buka suara.Namun, rumor yang beredar menyebut tidak adanya persamaan visi dan misi di antara manajemen klub dan Eduardo Perez.Selain itu, keberadaan Eduardo di PSS Sleman juga terlihat tidak diinginkan oleh kalangan suporter, yang masih condong ke pelatih musim lalu, Seto Nurdiyantoro.

Kalangan suporter masih mengingat prestasi yang ditorehkan Seto Nurdiyantoro pada musim lalu.Desakan untuk Eduardo Perez agar mundur, sempat mengalir deras di dunia maya.Praktis, karier mantan asisten pelatih Timnas Indonesia ini di PSS Sleman hanya seumur jagung.Ia hanya mampu bertahan dalam waktu satu bulan, setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala PSS. Ia sempat memimpin pemusatan latihan PSS di Jakarta dan dua kali uji coba tim Elang Jawa.Dua partai uji coba itu, yakni kalah 0-2 dari Persib Bandung (17/2/2020) dan ditahan 1-1 oleh Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (22/2/2020).

“Tentu hal ini sangat kami sayangkan, tapi keputusan beliau harus dihargai. Kami berterima kasih atas kehadiran Eduardo, semoga apa yang diberikan dalam waktu tak lama ini bermanfaat bagi tim,” beber Muhammad Eksan, Plt. manajer PSS Sleman, Senin (24/2/2020).Pemain PSS, Asyraq Gufron, juga cukup menyayangkan keputusan mundur yang diambil Eduardo Perez. Pasalnya, kompetisi tinggal dalam hitungan hari dan pemain merasa mulai menemukan chemistry di bawah arahannya.”Tapi, apa pun itu, sebagai pemain profesional, kami harus menghormati keputusannya. Harapannya, kami juga bisa segera menyatu dengan pelatih baru, demi prestasi PSS,” kata Asyraq.PSS dijadwalkan menghadapi PSM Makassar dalam laga pekan pertama Liga 1 2020 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Minggu (1/3/2020).

Related posts