Kriteria Pemimpin Baru PSSI

Kriteria Pemimpin Baru PSSI

ligaindonesia.asia – PSSI dalam waktu dekat akan mengelar Kongres untuk memilih ketua Umum baru PSSI. Ronal Surapradja menyatakan KOngres Luar biasa PSSI kali ini harus berbeda dengan yang sebelumnya.

PSSI itu seperti penyakit pilek yang dibiarkan menahun sehingga menjadi kanker. Bisa sembuh? Bisa. Karena itu KLB mutlak dilakukan. Masalahnya KLB yang harus dilakukan secepatnya ini jangan meniru KLB-KLB sebelumnya, seperti 2016 terakhir. Biasanya menghimpun negosiasi dari Asprov dan klub. Selama ini begitu. Akhirnya ngadu negosiasi,” kata Ronal dalam diskusi ‘Sepakbola Indonesia di Persimpangan’, di kawasan H. Agus Salim

“Dan mohon maaf orang yang urus sepakbola tak menjamin niat dan kebersihannya dalam sepakbola. Lalu orang seperti apa yang tepat? Kalau tanya saya ya tentu harus yang cinta Indonesia, bukan sepakbola. Sepakbola hanya turunannya terutama sepakbola Indonesia, lalu jujur,” sambungnya.

Baca juga : Fakta Mengenai Pengaturan Skor

Ronal yang merupakan fans Persib ini mengatakan sosok bukanlah kriteria utama dalam pemilihan ketum. Namun, paling penting punya komitmen tinggi termasuk untuk jabatan Komite Eksekutifnya.

“Figur bisa siapa saja dan harus punya komitmen tinggi terutama exconya juga, Paparnya.

“Terakhir, KLB harus dilakukan karena sudah darurat. Kalau PSSI tak dibenahi yang menanggung akibatnya adalah ana-anak kita nanti,” demikian dia.

Rencana KLB diputuskan dalam rapat darurat Komite Eksekutif PSSI pada 19 Februari lalu. KLB dilakukan setelah Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, ditetapkan sebagai tersangka ke-15 oleh Satgas Anti Mafia Bola.

Related posts