Protes keras Gede Widiade

Protes keras Gede Widiade

Protes keras Gede Widiade – Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade membantah mundur karena adanya temuan dokumen oleh Satgas Anti Mafia bola yang diduga milik Persija di Kantor PT Liga Indonesia. gede juga tidak mengetahui adanya hal tersebut.

Pada 1 Februari 2019, Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeladahan di Kantor Liga Indonesia yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam penggeledahannya, tim bentukan kepolisan itu menemukan sebuah dokumen dalam kondisi rusak yang diduga milik tim ibu kota.

Lima hari pasca temuan tersebut, Gede mundur dari Persija. Selain Gede, Rafil Perdana selaku Chief Operating Officer COO Persija juga turut melepaskan jabatannya. “Saya tidak mengetahui secara detail. Lokasinya juga saya tidak tahu. Dokumen apa yang dipindah saya juga tidak tahu, lillahi taala,” ujar Gede.

Gede juga kaget dengan adanya temuan oleh Satgas Anti Mafia bola. Sebab dalam beberapa pekan terakhir, dia tengah berada di Turki. Gede juga sempat menanyakan perihal tersebut kepada Rafil. Namun, Rafil juga tidak tahu.

“Sepulang saya dari Turki, saya tanya mas Rafil, kami tidak tahu. Saya ikuti alur hukum. Ikuti. Jadi, karena sudah ranah yuridis yang ditangani polisi, ikuti saja. Mau diapakan lagi,” imbuh pengusaha asal Surabaya ini.

Related posts