Bali United Juara Penuh Musim

Bali United Juara Penuh Musim

ligaindonesia.asia Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Bali United Juara Penuh Musim. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Bali United Juara Penuh Musim.

Putaran pertama Liga 1 2019 usai. Bali United menjadi juara dengan diikuti Tira Persikabo, yang mengisi peringkat kedua papan klasemen Liga 1 2019, dan Madura United.

Liga 1 2019 telah menghabiskan pekan ke-17, sebagai pekan terakhir putaran pertama. Bali United menjadi juara paruh musim, meskipun memiliki satu laga tunda. Serdadu Tridatu mengoleksi 40 poin dari 13 kemenangan, 13 kali menang, satu kali seri, dan dua kekalahan.

Bali United bisa semakin menjauhi lawan-lawannya dengan memiliki satu laga tunda Liga 1 2019. Yakni, menghadapi Persipura Jayapura. Pertandingan itu tak bisa dilaksanakan sesuai jadwal kaerna Jayapura tak kondusif.

Tira Persikabo, yang sempat 13 pertandingan tak terkalahkan, mendiami peringkat kedua. Tim besutan Rahmad Darmawan itu mengoleksi 33 poin dari 17 laga yang dilakoni; sembilan kali menang, enam kali seri, dan sudah kalah dua kali. salah satu kekalahan didapatkan dari Persela Lamongan dengan skor telak 1-6.

Baca Juga :Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 2021

Melengkapi lima besar adalah Madura United (30 poin), Arema FC (26 poin, dan Persebaya Surabaya (25 poin).

Juara bertahan Persija Jakarta kesulitan sepanjang putaran pertama. Kandas di tangan Perseru Badak Lampung FC di laga terakhir tadi malam, Macan Kemayoran terpuruk di zona merah dengan baru mengoleksi 14 poin.

Alasan Madura United Bisa Jadi Penghalang Bali United

Alasan Madura United Bisa Jadi Penghalang Bali United

Ligaindonesia.asia – Bali United saat ini kokoh di puncak klasemen sementara Shopee Liga 1 2019 dengan raihan 51 poin hingga pekan ke-24. Mereka bahkan sudah menempati posisi itu sejak pekan ke-14 atau dalam 11 pekan terakhir. Itu merupakan rekor terlama bagi sebuah tim bisa menduduki puncak klasemen di Liga 1 sejak 2017. Bali United bakal tetap berada di posisi tersebut sampai tiga pekan ke depan sampai pekan ke-27.

Penyebabnya, Madura United yang berada di posisi runner-up baru mengoleksi 41 poin. Selisih keduanya terpaut mencapai 10 poin. Dengan situasi ini, publik mulai meyakini Bali United bakal menggondol titel Liga 1 2019 dengan mudah.

Selain selisih poin yang cukup jauh, Bali United juga masih memiliki dua laga tunda. Mereka baru memainkan 22 pertandingan, berbeda dengan Madura United yang sudah melakoni 24 laga. Hal itu bisa membuat Bali United memperlebar jarak menjadi 16 poin dengan Madura United.

Dengan begitu, Bali United perlu memenangi tujuh dari 12 laga tersisa untuk memastikan gelar juara. Setidaknya, mereka bisa menutup peluang klub lain saat telah melakoni 29 pertandingan dengan catatan memenangi tujuh laga berikutnya.

Peluang Bali United untuk terkejar oleh tim lain memang sangat kecil. Sebab, mereka merupakan tim yang cukup konsisten selama tampil di Liga 1 2019. Bahkan, Serdadu Tridatu mencatat rekor fantantis dengan selalu menang dalam 11 laga kandang.

Meski demikian, bukan tidak mungkin jika Madura United bisa mengejar Bali United yang cukup tangguh. Meski hasil pertandingan naik turun, Laskar Sape Kerap merupakan klub yang berambisi besar menjadi yang terbaik musim ini.

Raihan itu bisa dicapai seandainya Madura United mampu konsisten memenangi laga tersisa sambil berharap Bali United terpeleset atau kalah. Dengan catatan itu, Madura United merupakan penantang serius Bali United untuk meraih gelar juara. Dilansir dari berbagai sumber,  ada beberapa alasan Madura United Jadi Penantang serius Bali United dalam perburuan gelar juara Liga 1 2019. Simak ulasannya berikut ini:

Posisi Runner-Up
Seperti yang dijelaskan, Madura United adalah klub yang memiliki perolehan poin terdekat dengan Bali United. Artinya, klub asal Pulau Garam itu saat ini menjadi klub yang paling berpeluang mendekati sang pemuncak klasemen.

Meski, mereka juga harus hati-hari dengan Borneo FC di peringkat ketiga (40 poin) yang baru melakoni 23 pertandingan. Lalu, Persipura Jayapura pun merangsek ke peringkat keempat (37 poin) dengan menjalani 22 pertandingan.

Kedua tim itu berpotensi menggantikan posisi Madura United jika terpeleset. Namun, tim arahan Rasiman itu tetap menjadi yang teratas untuk menantang Bali United. Langkah itu harus dilewati dengan memenangi dua laga kandang berikutnya saat menjamu Tira Persikabo dan Persipura.

Berisi Pemain Top
Madura United mendapat julukan Los Galacticos Indonesia pada awal musim ini karena mendatangkan sejumlah pemain bintang. Sebut saja Beto Goncalves, Jaimerson Xavier, Andik Vermansah, Zulfiandi, Aleksandar Rakic, Fandry Imbiri, dll.

Para pemain itu tidak bisa dianggap sebelah mata. Selain gaji mereka yang diduga berharga tinggi, nama-nama tersebut memiliki kualitas yang apik dengan pengalaman di kasta tertinggi Indonesia. Seperti Rakic dan Beto misalnya yang merupakan striker ganas dengan gelar top scorer.

Keberadaan mereka bakal sangat memengaruhi performa Madura United untuk menjegal upaya Bali United. Dengan catatan, mereka tetap harus berhasil mengangkat mental dan memenangi laga berikutnya setelah tersungkur di markas PSM Makassar dengan skor 0-1 (24/10/2019).

Baca Juga : Robert Berikan Pembelaan Soal Penalti Ezechiel

Ambisi Kuat Juara
Sejak awal musim, Madura United sudah menargetkan satu trofi dari tiga ajang yang mereka ikuti musim ini. Di antaranya adalah Piala Indonesia 2018, Piala Presiden 2019, dan Liga 1 2019.

Dua trofi turnamen yang disebut pertama itu lepas dari genggaman mereka. Madura United kalah di babak semifinal masing-masing dari PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.

Dengan kegagalan itu, Laskar Sape Kerap sangat berambisi untuk memenangi Liga 1 2019. Alasannya, mereka sangat ngotot ingin tampil di kompetisi Asia musim depan selain mencatatkan prestasi baru di ajang resmi.

Mental Juara
Dengan nama-nama yang mentereng, Madura United merupakan klub memiliki sekuat dengan mental juara. Para pemain itu telah memenangi beberapa trofi bersama klub yang pernah mereka bela sebelumnya.

Sebut saja Jaimerson Xavier yang musim lalu membawa Persija Jakarta menjuarai Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018. Lalu, Beto Goncalves juga pernah mempersembahkan gelar ISL 2008-2009 untuk Persipura Jayapura.

Andik Vermansah pun menjuarai Piala Malaysia 2015 bersama Selangor FA. Kemudian, Fandry Imbiri mampu menggondol trofi Liga 2 2017 untuk Persebaya Surabaya.

Jangan lupakan Zulfiandi yang merupakan bagian skuat Timnas Indonesia U-19 saat meraih trofi Piala AFF U-19 2013. Masih ada pula kiper Satria Tama yang menjadi andalan Timnas Indonesia U-22 yang menjadi juara Piala AFF U-22 2019.

Dengan pengalaman itu, para pemain memiliki mental juara yang kuat. Kini, mereka tinggal perlu mengaplikasikannya di Madura United dan berkamuan keras memenangi setiap pertandingan tersisa.

Prediksi Bali United vs PSM Makassar 1 Agustus 2019

Prediksi Bali United vs PSM Makassar 1 Agustus 2019

Ligaindonesia.asia – Bali United akan menjamu PSM Makassar pada pekan ke-12 Shopee Liga 1 2019 Kamis (01/8). Laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta ini adalah peluang tuan rumah untuk melesat ke puncak.

Bali United saat ini menempati peringkat 2 dengan perolehan 22 poin dari 10 pertandingan (M7 S1 K2). PSM berada di posisi 10 dengan 13 poin dari 6 laga (M4 S1 K1).

Bali United, yang cuma terpaut satu poin di belakang pemimpin klasemen Tira Persikabo, pasti membidik hasil positif demi peluang untuk naik ke puncak. Namun, PSM jelas bukan lawan yang mudah. PSM juga mengincar poin untuk coba merangsek ke lima besar.

Dalam pertandingan terakhirnya di Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, Bali United mengalahkan tuan rumah Persib Bandung 2-0. Sementara itu, PSM menang 2-1 menjamu Persebaya Surabaya pada 17 Juli lalu.

PSM kemudian kalah 0-1 di kandang Persija Jakarta pada leg pertama final Piala Indonesia, 21 Juli 2019. Setelah itu, PSM belum bertanding lagi. Leg kedua di Makassar, yang sejatinya dimainkan 28 Juli 2019, ditunda.

Bali United bertekad menjaga rekor kandang mereka yang masih sempurna. Bali United sudah memainkan lima laga kandang di Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar. Hasilnya, Serdadu Tridatu selalu menang.

Lima kemenangan dari lima laga kandang itu mereka dapatkan saat melawan Persebaya Surabaya (2-1), Bhayangkara FC (1-0), Persija Jakarta (1-0), PSIS Semarang (1-0), dan PSS Sleman (3-1).

Baca Juga : 4 Pemain Ini Jadi Pengoleksi Terbanyak Gelar Liga 1

Bali United Ingin Tetap Sempurna

Bali United ingin tetap sempurna di kandang. Mereka siap berjuang demi coba mewujudkannya.

“Semua pertandingan, termasuk saat menghadapi PSM, pastinya akan menjadi pertandingan yang penting. Kami memiliki tekad untuk terus meraih kemenangan dalam laga kandang dan berusaha meraih poin saat bertandang. Semua itu demi tetap berada di papan atas,” kata bek Bali United, Gunawan Dwi Cahyo.

Bali United selalu menang tanpa kebobolan dalam dua laga kandang terakhirnya melawan PSM, yakni 3-0 di Liga 1 2017 dan 2-0 di Liga 1 2018. Fakta-fakta ini membuat tuan rumah di atas kertas sedikit lebih diunggulkan.

PSM Tetap Agresif Tanpa Wiljan Pluim

PSM takkan diperkuat Wiljan Pluim yang cedera. Namun, pelatih Darije Kalezic menegaskan bahwa absennya Pluim bukan masalah besar buat mereka.

“Pluim absen pada sejumlah pertandingan di Liga 1 dan Piala AFC, penampilan PSM tidak terlalu mengecewakan. Saya tentu sudah membuat strategi bermain tanpa Pluim,” kata Darije.

PSM sendiri datang ke Bali bukan untuk pulang dengan tangan hampa. Mereka ingin memperbaiki posisi di klasemen.

“Seluruh pemain sangat siap menghadapi pertandingan. Kami akan bermain kompak dan bermain sesuai instruksi coach Darije,” tegas bek PSM, Abdul Rahman.

Perkiraan Susunan Pemain dan Prediksi

Bali United (4-3-3): Wawan Henderawan (kiper), Dias Angga Putra, Gunawan Dwi Cahyo, Leonard Tupamahu, Ricky Fajrin (belakang), Brwa Nouri, Fadil Sausu, Muhammad Taufiq (tengah), Stefano Lilipaly, Fahmi Al-Ayyubi, Ilija Spasojevic (depan).

Pelatih: Stefano Cugurra Teco.

PSM Makassar (4-3-3): Rivki Mokomdompit (kiper), Asnawi Mangkualam, Aaron Evans, Abdul Rahman, Beny Wahyudi (belakang), Marc Klok, Rizky Pellu, Rasyid Bakri (tengah), Zulham Zamrun, M. Rahmat, Guy Junior (depan).