Pujian Pelatih Timnas U-22 Indonesia untuk Marinus

Pujian Pelatih Timnas U-22 Indonesia untuk Marinus

ligaindonesia.asia – Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri memberikan pujian pada Marinus Wanewar karena cerdas dalam mengontrol emosinya.

Marinus mendapat kesempatan di Timnas Indonesia setelah cukup lama absen. Dia sempat kehilangan kepercayaan dari pelatih Luis Milla setelah aksi tak terpuji di SEA Games 2017.

Di tahun ini, Marinus mendapat kesempatan kedua ketika Indra Sjafri menjadi pelatih. Tak hanya dipanggil, pemain berusia 21 tahun itu jadi langganan timnas U-22 di Piala AFF 2019 Kamboja.

Janji untuk tak mengulangi aksi tak terpuji itu pun ditunjukkan dia sepanjang AFF yang berlangsung sejak 17 Februari. Marinus jadi figur utama di balik kelolosan Indonesia ke final setelah mencetak tiga gol termasuk satu gol ke gawang Kamboja di partai terakhir grup.

Namun, ada juga ujian untuk sisi emosional Marinus di laga melawan Kamboja. Marinus sempat ditolak jabat tangannya oleh salah satu pemain tuan rumah. Pemain Persipura ini memberikan jempol terbaliknya seraya tersenyum kepada pemain tersebut usai laga.

Baca juga : Pemain U-19 Persebaya Tidak Akan Dibawa ke Bandung

“Saya bersama Marinus tujuh minggu sekarang minggu ke delapan. Dia cerdas, jangan dipikir dia terpancing, dia bisa kontrol emosi,” kata Indra.

Indra pun sempat memberikan pesannya. Dia ingin semua pihak ikut mengawal Marinus.

“Tolong kawal Marinus, support Marinus, saya ingin dia jadi penyerang terbaik Indonesia,” sambungnya.

Pemain U-19 Persebaya Tidak Akan Dibawa ke Bandung

Pemain U-19 Persebaya Tidak Akan Dibawa ke Bandung

ligaindonesia.asia – Tiga Bek yaitu Hansamu Yama, Otavio Dutra, dan Ruben Sanadi, mengikuti TC Timnas Indonesia di Australia dan Bali 6-21 Maret 2019 ini.

Di sisi lain, Persebaya hanya memiliki delapan dari 24 pemain sudah dikontrak untuk musim ini. Absennya tiga pemain itu bakal menyisakan lima pemain saja di lini belalakang untuk menghadapi Piala Presiden 2019 yang ditayangkan di Indosiar di Bandung.

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, menilai jumlah pemain yang dimilikinya sudah cukup. Dia juga tidak berencana mengajak pemain Persebaya U-19, yang selama ini berlatih bersama skuatnya, ke Bandung.

“Saya menghitung jumlah pemain. Nanti menunggu kebijakan manajemen seperti apa akan membawa berapa pemain ke Bandung. Sepertinya kami belum akan membawa pemain yang gabung latihan dari Persebaya U-19. Saya pikir jumlah pemain senior sudah cukup,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Selama tiga laga Piala Indonesia 2018, Persebaya sebenarnya sudah menyiapkan beberapa pemain tim U-19. Namun, tak ada satu pun dari mereka yang mendapatkan kesempatan bermain dalam turnamen tersebut.

Baca juga : Kriteria Pemimpin Baru PSSI

Demikian halnya dengan slot pemain asing yang akan tersisa satu. Status Dutra yang akan menjadi WNI, tentu membuat Persebaya berpeluang mendatangkan satu pemain asing. Namun, Djanur masih belum memikirkan itu.

“Sejauh ini belum saya diskusikan dengan manajemen. Nanti perlu pembicaraan apakah kami akan mendatangkan satu pemain baru mengingat Dutra akan menjadi WNI,” imbuh mantan pelatih Persib Bandung itu.