Persebaya Tak Boleh Terpancing Dengan Permainan Keras Borneo Fc

Persebaya Tak Boleh Terpancing Dengan Permainan Keras Borneo Fc

Persebaya Tak Boleh Terpancing Dengan Permainan Keras Borneo Fc Tren positif dari Persebaya Surabaya akan diuji lawan berat pada minggu ke-22 Liga 1 Indonesia musim 2022/2023. Tim penghuni papan atas, Borneo FC sendiri akan menantang Bajul Ijo pada Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (3/2) sore nanti tepat di pukul 16.00 WIB.

Untuk menghadapi pertandingan tersebut, Pelatih Persebaya Surabaya sendiri yakni Aji Santoso secara khusus meminta anak didiknya fokus cuma ke pertandingan. Seperti yang dapat diketahui, pertemuan kedua tim tersebut memang sering menghadirkan beberapa duel keras yang kadang kala membuat para pemain terluka.

Musim tahun 2018 contohnya. Robertino Pugliara harus mengakhiri musim lebih cepat usai memperoleh tekel horor dari gelandang Borneo FC saat itu, Wahyudi Hamisi. Yang terbaru bahkan Koko Ari pernah menjadi korban kerasnya permainan Pesut Etam, Kei Heirose di putaran pertama. Koko harus menepi selama seminggu akibat tekel yang diterimanya di bagian tulang kering.

Walau begitu, Aji Santoso meminta anak didiknya sendiri untuk tak terprovokasi. Baik dengan kejadian di masa lampau atau bila nantinya muncul permainan yang cenderung kasar.

“Saya pikir kalau dalam dunia sepak bola permainan keras saya gak ada masalah tapi jangan kasar. Beda keras dan juga kasar, saya pikir tidak perlu untuk membalas. Saya fokus terhadap pertandingan,” ucap Aji Santoso seperti dilansir laman resmi klub.

Baca Juga: Mantan Pelatih Fisik Timnas Gabung PSIS Semarang

Pemegang lisensi kepelatihan AFC Pro tersebut jauh lebih mewaspadai ketajaman Borneo FC, hingga sejauh ini Pesut Etam sudah mencetak 36 gol dalam 20 pertandingan. Torehan tersebut membawa bertengger di posisi kelima klasemen sementara Liga 1 musim 2022/2023.

Salah satu pemain tim tamu yang paling menonjol dalam urusan membobol gawang lawan ialah penyerang yang berasal dari Brasil yakni Matheus Pato. 12 gol telah dibukukan penyerang bernomor punggung 7 tersebut.

“Saya nonton pertandingan mereka terakhir sewaktu melawan Persik Kediri. Saya tahu pemain yang perlu memperoleh akan perhatian khusus, namun saya tak menerapkan man to man marking,” beber sosok yang membawa Persebaya juara musim tahun 1997 tersebut.

“Borneo FC tim bagus posisinya di atas kami. Untuk itu saya sampaikan ke pemain untuk dapat menjadikan motivasi untuk dapat meraih poin penuh di kandang,” tegas Aji Santoso.

Pada pertandingan nanti, Persebaya Surabaya dipastikan tidak dapat menurunkan Leo Lelis. Ia terkena akumulasi kartu selepas kembali memperoleh akan kartu kuning di pertandingan kontra Madura United, Minggu (29/1) kemarin.

Dari Kekalahan Pada Markas Borneo FC Persik Wajib Belajar

Dari Kekalahan Pada Markas Borneo FC Persik Wajib Belajar

Dari Kekalahan Pada Markas Borneo FC Persik Wajib Belajar Pelatih Persik Kediri yakni Divaldo Alves mengatakan bahwa timnya harus belajar dari kekalahan 0-2 yang harus mereka terima saat menghadapi Borneo FC pada lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 di Stadion Segiri Samarinda, hari Senin (30/1) malam kemarin WIB.

Menurut dia, tim tuan rumah sanggup tampil agresif sejak menit pertama sedangkan Macan Putih yang tampil lebih menunggu serta mengandalkan serangan balik malah kecolongan akan dua gol.

“Pertandingan overall saya kira positif untuk Borneo FC dan negatif untuk kita tapi di pertandingan ini kita punya banyak pelajaran untuk masa depan,” kata pelatih asal Portugal itu seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

“Kita ambil pengalaman sebagai evaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” sambung dia.

Sejatinya saja Persik Kediri pernah melakukan sejumlah perubahan untuk dapat mengimbangi permainan Borneo FC. Cuma saja dua gol yang terjadi karena keadaan yang cukup susah, para pemain Pesut Etam memanfaatkan bola defleksion di posisi pertahanan Persik.

Baca Juga: Maulana Vikri Sah Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru Dewa United FC

Divaldo Alves pernah meminta anak didiknya untuk tampil lebih fight di sesi kedua usai lebih banyak tertekan di babak pertama. Walau tampil jauh lebih terbuka dan beberapa kali menekan pertahanan Borneo FC namun mereka gagal membuat gol dan harus menerima kekalahan.

“Pertama memang ada satu menit kesempatan tersebut, ya itulah beruntung ada bola juga itulah sepak bola. Jeda sesi pertama, saya bilang ke pemain. Saya bicara dengan mereka evaluasi kita tetap fight selalu ada kesempatan,” ungkap pelatih yang berusia 48 tahun tersebut.

Divaldo Alves juga meminta skuatnya untuk mengalihkan fokus ke pertandingan ke depan untuk dapat merangkak naik di papan klasemen sementara Liga 1 musim 2022/2023. Hingga sejauh ini mereka masih tertahan pada peringkat 17 atau dua dari bawah dengan koleksi sebanyak 16 angka.

“Tim kita tetap fight dan akan kerja keras,” pungkasnya mengakhiri.

Persita Tangerang Memiliki Tekad Untuk Bangkit

Persita Tangerang Memiliki Tekad Untuk Bangkit

Persita Tangerang Memiliki Tekad Untuk Bangkit Persita Tangerang memiliki tekad untuk kembali bangkit, selepas menelan lima kekalahan beruntun di Liga 1 Indonesia musim 2022/2023. Pertandingan kontra antara Persis Solo di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (28/1) sore nanti diharapkan menjadi suatu momentum untuk bangkit.

Pelatih Persita Tangerang yakni Angel Alfredo Vera yakin bahwa anak didiknya dapat bangkit. Persiapan matang telah dilakukan sampai latihan terakhir atau official training.

“Kita bersiap untuk besok, semua berjalan dengan lancar dan semoga kita dapat bermain dengan cukup bagus serta meraih tiga poin yang amat penting untuk kita sekarang,” ujar Alfredo Vera seperti dilansir laman resmi tim.

Dia sendiri menilai anak didiknya telah bermain dengan jauh lebih baik di pertandingan melawan Dewa United, tapi terhukum oleh tendangan atau juga percobaan langsung pemain lawan. Hal tersebut yang juga akan diantisipasi untuk pertandingan kontra Persis Solo nanti.

Baca Juga: Teco Kembali Soroti Fokus Pemain Usai Bali United Gagal Menang Lagi

“Saya melihat ada dua pertandingan dimana kita bermain kurang bagus, yakni melawan Barito Putera dan juga Persebaya. Namun menurut saya kemarin melawan Dewa United kita sudah mulai terlihat main jauh lebih bagus, mungkin kita sendiri tak beruntung sebab lawan dapat tiga-empat kali percobaan bisa langsung gol.”

“Namun dengan permainan kita, saya lihat sudah bagus harus tetap kita lakukan kemarin dan kita sendiri telah latihan transisi lebih rapi dan tak ada masalah untuk besok,” ujar Alfredo Vera.

Motivasi para pemain juga tetap terjaga untuk terus tampil bagus dan meraih kemenangan di tiap pertandingan. Hal tersebut juga diungkapkan oleh kapten tim Persita Tangerang yakni Muhammad Toha.

“Tetap sama. Tetap berjuang untuk diri sendiri yang penting dan untuk tim. Jangan pernah putus asa karena perjalanan kita masih panjang. Kita masih bisa bersaing di atas menurut saya, sebab kita juga dapat mengimbangi di setiap pertandingan. Semoga jauh lebih beruntung dan maksimal untuk pertandingan besok,” kata Toha.

Kini, di papan klasemen sementara Liga 1 musim 2022/2023, Persita Tangerang masih unggul dari Persis Solo dengan mengoleksi 25 poin dan berada di urutan ke-10 klasemen sementara. Pendekar Cisadane sendiri masih menyimpan satu pertandingan atau baru saja bermain sebanyak 19 kali.

Persita Tangerang Belum Menemukan Bentuk Permainan Terbaiknya

Persita Tangerang Belum Menemukan Bentuk Permainan Terbaiknya

Persita Tangerang Belum Menemukan Bentuk Permainan Terbaiknya Persita Tangerang masih belum dapat menemukan bentuk permainan terbaiknya. Terbaru, tim yang memperoleh julukan Pendekar Cisadane itu dipaksa menyerah dengan skor 2-3 dari Dewa United FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2022/2023.

Bermain di Stadion Indomilk Arena, Persita Tangerang sendiri harus menyerah di tangan tetangga barunya tersebut. Pernah unggul terlebih dahulu melalui Ramiro Fergonzi di menit ke-21′, mereka malah akhirnya tertinggal melalui sepasang gol Karim Rossi menit ke-35′ dan 52′ serta Majed Osman di menit ke-49′. Pendekar Cisadane sendiri kemudian memperkecil akan ketinggalan melalui Bae Sin-yeong menit ke-67′.

Pelatih Persita Tangerang yakni Alfredo Vera menyadari timnya mengalami penurunan performa pasca adanya jeda kompetisi Liga 1 musim 2022/2023. Kini dia mengakui belum menemukan solusi terkait masalah ini.

“Sebelum berhenti kompetisi kita bermain bagus, namun ketika kembali mulai kita susah menang. Saya terus mencari jalan keluar,” ucapnya seperti dikutip dari laman resmi klub.

Baca Juga: Rans Nusantara Kembali Kalah, Darmawan Bersiap Untuk Tanggung Jawab

Dalam sebuah pertandingan kontra Dewa United FC itu, Persita Tangerang tampil lebih baik bila dibandingkan ketika kalah telak atas Persebaya Surabaya. Sayangnya hasil kekalahan tetap diterima oleh Pendekar Cisadane.

“Pertandingan menurut saya kita memiliki banyak kesempatan, namun kita cuma dapat menghasilkan satu gol saja. Dan di sesi kedua mereka langsung dapat dalam cetak dua gol. Seharusnya bisa seri, namun kita telah berusaha maksimal,” tambah Angel Alfredo Vera.

Jah lebih lanjut, pelatih yang berasal dari kota Argentina tersebut berharap timnya dapat untuk bangkit di sisa kompetisi musim ini. Hasil tersebut memperpanjang rentetan lima pertandingan tanpa kemenangan bagi Muhammad Toha dan beserta rekannya, dimana mereka ada di urutan ke-10 dengan raihan 25 poin dari 20 pertandingan. Pada pertandingan selanjutnya, mereka dijadwalkan menjamu Persis Solo di Stadion Indomilk Arena, Sabtu mendatang (28/1).

“Sebenarnya kita bermain cukup bagus, namun hasilnya tak sesuai. Dan ini memerlukan waktu agar Persita dapat bangkit,” sambungnya.

Rans Nusantara Kembali Kalah, Darmawan Bersiap Untuk Tanggung Jawab

Rans Nusantara Kembali Kalah, Darmawan Bersiap Untuk Tanggung Jawab

Rans Nusantara Kembali Kalah, Darmawan Bersiap Untuk Tanggung Jawab Rans Nusantara FC kembali untuk dipaksa menelan kekalahan terhadap suatu pertandingan pada minggu ke-19 Liga 1 Indonesia musim 2022/2023. Tim didikan Rahmad Darmawan itu harus mengakui keunggulan PSS Sleman dengan skor akhir 0-2 di Stadion Maguwuharjo, Sleman, Sabtu lalu (21/1).

Hasil tersebut menjadi suatu kekalahan kedua beruntun yang harus diterima oleh Rans Nusantara FC pada putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 ini. Sebelumnya, mereka sendiri takluk 0-1 di kandang sendiri dari PSIS Semarang.

Pelatih yang kerap disapa RD tersebut mengatakan, kekalahan yang harus diterima oleh timnya disebabkan para pemain yang terlalu memberikan ruang terhadap pemain PSS Sleman untuk melakukan tembakan ke arah gawang. Alhasil, dua gol sukses dibukukan Super Elang Jawa melalui Yevhen Bokhasvili menit ke-34′ dan Todd Rivaldo Ferre di menit ke-81′.

Baca Juga: Persib Ingin Pertahankan Performa Sebelas Pertandingan Tanpa Kalah

“Secara keseluruhan pertandingan berjalan dengan seimbang. Lawan tak banyak kesempatan namun memanfaatkan dengan baik. Selain itu kami juga menciptakan peluang namun tidak mampu dikonversi menjadi gol,” ujar RD seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

Jauh lebih lanjut sang mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut pun mengatakan secara umum pemain sudah  melakukan apa yang sudah didiskusikan. Bahkan ia mengaku optimistis dapat meraup akan sebuah poin di pertandingan tersebut.

“Pasti ada kesalahan dan itu tanggung jawab saya sebagai pelatih. Hasil tersebut tentu saja kurang untuk menggembirakan untuk kami. Dan saya pikir kami tak boleh untuk terpuruk terus dan terpukul. Kami harus berupaya untuk bangkit dalam keadaan sulit ini,” tambah RD.

Senada dengan itu, salah seorang pemain Rans Nusantara, Fadilla Akbar mengatakan bahwa dalam dunia sepak bola pasti ada pelajaran yang harus diambil.

“Yang terpenting setiap match kita harus belajar dan memperbaiki setiap pertandingan. Termasuk di latihan semoga kedepannya lebih baik lagi,” timpalnya.

PSIS Semarang Terus Mengejar Pelatih Baru Untuk Menukangi Tim

PSIS Semarang Terus Mengejar Pelatih Baru Untuk Menukangi Tim

PSIS Semarang Terus Mengejar Pelatih Baru Untuk Menukangi Tim Walau putaran kedua Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 telah memasuki pertandingan kedua, manajemen PSIS Semarang masih saja terus berburu sosok pelatih baru untuk menukangi tim sampai akhir musim.

Seperti yang dapat diketahui, untuk sementara waktu di putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 ini, Laskar Mahesa Jenar dipimpin oleh Muhammad Ridwan selepas pelatih asal Skotlandia, Ian Andrew Gillan dipastikan tak lagi bersama tim.

CEO PSIS Semarang yakni Yoyok Sukawi mengatakan bahwa sampai kini manajemen terus berburu pelatih yang tepat untuk tim yang berkandang di Stadion Jatidiri Semarang itu. Dia juga membeberkan kriteria pelatih yang diperlukan timnya.

“Kami sedang mencari pelatih terbaik dan tidak mau asal-asalan. Pelatih harus memiliki filosofi bagus namun juga harus nyetel dengan beberapa pemain kami yang mayoritas dari akademi,” ucapnya seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Baca Juga: Tanpa Arthur Persik kediri Tantang Bhayangkara FC

Diakuinya, PSIS Semarang memang sudah sempat menjalin komunikasi dengan sang mantan pelatih timnas Kamboja yakni Keisuke Honda. Sang Mantan pemain AC Milan tersebut bahkan juga telah berada di Indonesia. Hanya saja memang kemudian tak ada persetujuan antara pihak Keisuke Honda dengan manajemen.

Keseriusan PSIS Semarang dalam berburu pelatih berkualitas juga terlihat dari antusiasme manajemen sewaktu bicara perihal sosok Shin Tae-yong.

Yoyok Sukawi sendiri pun memastikan bila saja pelatih asal Korea Selatan itu memutuskan tak lagi menukangi timnas Indonesia, maka pihaknya akan jadi yang terdepan untuk menggunakan jasanya sebagai pelatih kepala.

Pada klasemen sementara, Laskar Mahesa Jenar kini duduk di peringkat ke-10 dengan 23 poin. Di pertandingan minggu ke-19, Carlos Fortes dan beserta juga para rekannya telah dinanti Arema FC pada pertandingan di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (21/1) mendatang nanti.

Barito Putera Terus Berjuang Hingga Akhir Musim

Barito Putera Terus Berjuang Hingga Akhir Musim

Barito Putera Terus Berjuang Hingga Akhir Musim  – Dipaksa untuk menelan kekalahan ketika menjamu Madura United pada pertandingan minggu ke-18 Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 membuat Pelatih Barito Putera yakni Rodney Goncalves berharap para pemainnya untuk bangkit dari keterpurukan.

Kekalahan dari Madura United tersebut pun memupus akan tren positif tim berjuluk Laskar Antasari itu yang tak terkalahkan sejak enam pertandingan terakhir di putaran pertama lalu.

Barito Putera juga langsung menatap pertandingan minggu ke-19 Liga 1 musim 2022/2023 yang tidak kalah sulit sebab harus menjalani akan pertandingan bertajuk Derby Papadan kontra Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (21/1) mendatang nanti.

“Tim tersebut akan berjuang 100 persen dan kita akan fight hingga akhir,” ucap Rodney Goncalves seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

Keyakinan tersebut pin didukung materi pemain berkualitas yang ia nilai saat ini menghuni skuat Barito Putera. Apalagi pada bursa transfer paruh kedua ini mereka menambah amunisi tim, salah satunya dengan mendatangkan mantan bomber Persikabo 1973 yakni Gustavo Tocantins.

Baca Juga: Siringo Punya Keinginan Bawa Dewa United FC Terus Naik

Keberadaannya dipercaya akan menjadi tandem yang pas untuk penyerang asing yakni Rafael Silva yang sejauh ini telah menorehkan sebanyak 14 kali penampilan dan juga mengemas sembilan gol serta satu assist.

Selain itu, Barito Putera juga masih mengandalkan kombinasi pemain muda dan pemain senior seperti Bayu Pradana, Bagas Kaffa, Buyung Ismu, Rizky Pora menjadi kekuatan utama Barito Putera.

Rodney Goncalves menilai, walau kalah di pertandingan pertama putaran kedua kontra Madura United, tapi secara permainan timnya tampil cukup bagus. Cuma saja kelengahan di menit-menit akhir pertandingan membuat lawan dapat mencuri gol kemenangan.

“Kita memiliki pemain bagus tak peduli pemain lama atau pemain baru. Sewaktu siapapun siap, saya akan beri peluang untuk sebagai tim dapat tampil jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.

Persita Tangerang Perkuat Posisi Pertahanan

Persita Tangerang Perkuat Posisi Pertahanan

Persita Tangerang Perkuat Posisi Pertahanan Persita Tangerang memperkuat akan posisi pertahanan dengan meminjam bek senior yakni si Fandry Imbiri dari Persik Kediri untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 Indonesia musim 2022/2023.

Pemain yang berasal dari Papua sempat memperkuat Persebaya Surabaya dan juga Madura United itu didatangkan dengan status pinjaman sampai dengan akhir musim 2022/2023.

“Senang dapat bergabung dengan Persita Tangerang di paruh kedua musim ini. Saya berharap dapat membantu tim tersebut untuk tampil dan finis di posisi terbaik pada akhir musim,” ucap Fandry Imbiri seperti dilansir laman resmi klub.

“Keadaan saya cukup baik usai berlatih seminggu terakhir di Persita, semoga saya dapat cepat beradaptasi dengan rekan setim yang lain,” ucap dia.

Fandry Imbiri sebelumnya mengawali karir bersama tim PON Papua pada PON Riau tahun 2012 silam, setelahnya bakatnya dilirik oleh Persipura Jayapura. Bersama tim yang memiliki julukan Mutiara Hitam dia melakoni karir selama dua musim sebelum akhirnya memulai petualangan di sejumlah klub Liga 1.

Baca Juga: Osvaldo Katakan Targetnya Dengan Persija Jakarta Di Putaran Kedua

Sepanjang berkarir di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air, Fandry Imbiri mencatatkan sebanyak 67 pertandingan di semua pertandingan. Pengalaman dan jam terbangnya di sepakbola nasional diperlukan oleh Persita Tangerang untuk melanjutkan perjuangan di paruh kedua musim ini.

Pada putaran pertama lalu, dia memang kurang memperoleh akan menit bermain bersama Persik Kediri. Pemain yang berusia 31 tahun tersebut cuma tampil dalam dua pertandingan sebagai pemain pengganti.

“Posisi belakang menjadi salah satu fokus tim pelatih, supaya lebih baik dan solid di putaran kedua musim ini,” ucap Manajer Persita Tangerang yakni I Nyoman Suryanthara.

“Kami berharap Fandry dapat membawa pengalamannya ke tim Persita yang banyak berisi pemain muda,” tambah I Nyiman Suryanthara.

Barito Tak Berhasil Taklukkan PSM Makassar, Goncalves Tetap Bangga

Barito Tak Berhasil Taklukkan PSM Makassar, Goncalves Tetap Bangga

Barito Tak Berhasil Taklukkan PSM Makassar, Goncalves Tetap Bangga Barito Putera sendiri harus puas akan bermain imbang dengan skor akhir 1-1 kontra PSM Makassar terhadap partai tunda minggu ke-6 Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Selasa kemarin (10/1).

Tim didikan pelatih Rodney Goncalves sebenarnya sanggup memberikan tekanan terhadap sang tamu sejak menit awal. Bahkan sewaktu pertandingan baru memasuki menit ke-2′, Barito Putera memperoleh akan suatu kesempatan emas untuk unggul selepas pemain PSM Makassar dinyatakan hands ball di kotak terlarang oleh wasit.

Cuma saja sayangnya eksekusi penalti yang dilakukan oleh Rafael Silva sanggup ditepis oleh  penjaga gawang PSM Makassar yakni Reza Arya Pratama.

Petaka justru kemudian datang untuk sang tuan rumah sewaktu Juku Eja sanggup unggul di menit ke-20′ lewat gol bunuh diri bek tuan rumah, Renan Silva. Beruntung Barito Putera akhirnya sanggup menyamakan akan kedudukan lewat gol Mike Ott di menit ke-57′. Gol tersebut sekaligus menyelamatkan Laskar Antasari dan harus puas dengan satu poin di pertandingan kandang tersebut.

Baca Juga: Barito Rekrut Mantan Penyerang Asing Persikabo 1973

“Pertandingan melawan pemuncak klasemen kali ini memang berat. Namun penampilan anak-anak cukup bagus walau tak sempurna sebab kita tak dapat memenangi pertandingan. Kita dapat ciptakan banyak kesempatan dan mengontrol pertandingan,” ucapnya seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Hasil imbang tersebut membuat Bayu Pradana dan beberapa kawan masih belum beranjak dari papan bawah klasemen sementara. Tepatnya di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga 1 musim 2022/2023 alias tiga terbawah dengan nilai 16. Sedangkan tambahan satu poin membuat Juku Eja saat ini mengoleksi sebanyak 34 poin dan ada di puncak klasemen.

Melihat penampilan timnya kontra PSM Makassar tersebut, Rodney Goncalves juga berambisi dengan kesempatan Laskar Antasari untuk dapat terus merangkak naik di papan klasemen pada putaran kedua nanti.

“Jika kita dapat terus tampil seperti ini, saya percaya bisa lebih baik lagi di posisi klasemen,” katanya.

Persis Solo Sudah Mempelajari Kekuatan Persik Kediri

Persis Solo Sudah Mempelajari Kekuatan Persik Kediri

Persis Solo Sudah Mempelajari Kekuatan Persik Kediri Pelatih Persis Solo yakni Leonardo Medina mengatakan bahwa timnya dalam keadaan siap tempur untuk menghadapi Persik Kediri pada pertandingan minggu ke-17 atau pertandingan penutup putaran pertama Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu kemarin (24/12) pukul 18.00 malam WIB.

Menghadapi Persik Kediri yang kini terpuruk di dasar klasemen, Leonardo Medina tetap meminta para pemainnya untuk tetap waspada. Menurut dia, tim yang berjuluk Macan Putih tersebut cuma kurang beruntung dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Kita berusaha terhadap pemulihan dan sudah mempelajari kekuatan dari tim lawan. Persik merupakan tim yang bermain dengan baik, namun saya pikir mereka cuma kurang beruntung dalam beberapa pertandingan terakhir sebab tak sanggup mencetak gol. Mereka tim yang kompak dan punya pemain-pemain yang hebat,” ucap dia seperti dikutip dari laman resmi klub.

Untuk dapat merebut poin penuh di pertandingan terakhir putaran pertama Liga 1 musim 2022/2023 nanti, dia mengingatkan para pemain Persis Solo untuk menjaga fokus.

Baca Juga: Timnas Indonesia Menang Tipis, Wajib Menangkan Pertandingan Selanjutnya

“Kita harus sangat fokus terhadap Persik memainkan penguasaan bola dengan baik dan sangat intens dalam melakukan transisi. Hal terpenting untuk tim kini ialah harus tetap bermain baik dan berjuang meraih tiga angka,” terangnya.

Kebuntuan dari posisi depan yang belum sanggup bermain produktif dalam beberapa pertandingan terakhir terus dicarikan solusinya. Menurutnya tim sudah bermain dengan baik dan jauh lebih efektif, cuma tinggal memecahkan permasalahan gol di depan gawang.

“Terus berlatih, itulah solusi permasalahan belum mampunya banyak gol tercipta. Persis menunjukkan progres yang amat meyakinkan, bermain lebih efektif dan dapat sampai di kotak penalti dengan lebih cepat. Sewaktu berada di kotak penalti, ada beberapa pemain yang telah berada di sana dengan sangat cepat seperti Ryo, Messidoro, Fernando, Jauhari, Ferdinand dan yang lainnya. Hal terakhir yang harus kita lakukan ialah cetak gol, dan semoga dapat  mencetak gol dengan progres yang baik,” pungkas Leonardo Medina.