Igbonefo Ingin Raup Tiga Poin Demi Persaingan Di Papan Atas

Igbonefo Ingin Raup Tiga Poin Demi Persaingan Di Papan Atas

Igbonefo Ingin Raup Tiga Poin Demi Persaingan Di Papan Atas Stoper senior Persib yakni Victor Igbonefo mengatakan kesiapannya untuk melawan Madura United. Menurutnya, untuk dapat meraih hasil positif di kandang lawan tentu diperlukan untuk fokus dan juga konsentrasi tinggi.

Dalam lawatan kali ini, perjalanan jauh ditempuh untuk tiba di Pamekasan. Selepas melakukan penerbangan dari kota Bandung kekota Surabaya, rombongan pun meneruskan perjalanan ke Pamekasan dengan memakai bus.

Diakui Igbonefo bahwa memang timnya perlu melalui proses panjang untuk bertanding. Namun fokus mereka tak boleh terganggu untuk meladeni tuan rumah yang dihuni oleh beberapa pemain berkualitas pada setiap posisinya.

“Ya perjalanan panjang namun kita harus fokus karena ini pertandingan yang cukup besar. Kamu tahu materi pemain Madura sangat bagus yakni Hugo Gomes, Vizcarra, mereka punya pemain pengalaman, mereka punya kualitas,” ujarnya ketika diwawancara.

Persib sendiri hadir dengan modal tak terkalahkan di sepuluh pertandingan terakhir. Terakhir, Maung Bandung sukses meraih kemenangan atas sang lawan, Persija Jakarta serta hasil tersebut mendongkrak moril pemain.

Baca Juga: PSIS Semarang Terus Mengejar Pelatih Baru Untuk Menukangi Tim

Catatan impresif tersebut pun ditegaskan Igbonefo tak menjadi beban namun justru membuat motivasi tim makin terangkat. “tak beban, sebab aku pikir kemenangan kemarin bantu tim, kita tidak ada beban dan tetap fokus,” ujarnya.

Memang disayangkan bahwa Persib tak ikut bertanding pada minggu ke-18 kemarin sebab pertandingan melawan Bhayangkara FC ditunda. Igbonefo mengatakan secara ritme bertanding, Madura United lebih terjadi dari timnya.

“Pasti, tim lain main dan dapat keadaan main lebih baik dari kita, namun kita tetap fokus ke game. Kita tetap fokus sebab kita tahu ini merupakan game sangat penting, tidak mudah, dan pemain sangat fokus,” tuturnya.

Ini juga menjadi duel dua tim papan atas yang saat ini sedang melaju di jalur menuju tahta juara. Raihan tiga poin tentu memiliki arti penting sebab selain mengatrol posisi tapi juga menyumbat perolehan angka tim pesaing.

Maka dari itu, bek naturalisasi dari Nigeria ini sangat berambisi memetik kemenangan. “Makanya seperti aku pikir kita harus fokus, jangan sampai kehilangan poin sebab persaingan semakin panas, kita harus fokus,” tukasnya.

Madura United Kembalikan Pelatih Serta Pemain Asing, kenapa?

Madura United Kembalikan Pelatih Serta Pemain Asing, kenapa? Manajemen Madura United FC memutuskan untuk mengembalikan sang pelatih serta pemain asing yang ada di tim mereka selepas tim Pulau Garam tersebut melakukan perubahan kontrak di tengah kompetisi Liga 1 Indonesia 2022-23 yang dibekukan menyusul Tragedi Kanjuruhan.

“Pemulangan tersebut, sebab Madura ingin memastikan kenyamanan para pemain, apalagi kompetisi kita penuh ketidakpastian,” ucap Presiden tim Madura United FC yakni Achsanul Qosasi dalam keterangan tertulis yang diterima di Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2022) malam lalu.

Sebelumnya pada Selasa (25/10/2022), Madura United sudah melakukan perubahan kontrak dengan para pemain, pelatih, serta ofisial klub.

Menurut ‘AQ’ panggilan akrab Achsanul Qosasi, dengan perubahan kontrak itu, maka Madura United FC telah siap dengan segala keadaan. Apakah kompetisi Liga 1 Indonesia akan ditunda, dibatalkan, ataupun akan dilanjutkan.

“Mereka merupakan pemain profesional, harus bersiap dengan segala keadaan, yang penting hak serta kewajiban terpenuhi,” ujar AQ.

Kini, pemain Madura telah berkumpul dengan para keluarganya. Pemain asing serta pelatih sebagian telah pulang ke negaranya.

Baca Juga: Langsungkan TC di Yogyakarta, Borneo FC Masih Menunggu Jawaban Perihal Uji Coba

Menurut Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq, perubahan  kontrak yang sudah ditanda tangani pemain dan pelatih pada Selasa (25/10/2022) tersebut merupakan lampiran pascakontrak yang berisi tambahan klausul atau pasal untuk memperbarui beberapa ketentuan kontrak yang telah  disetujui  sebelumnya.

“Madura United merupakan tim Liga 1 yang membuat perubahan dengan pemain dan sponsor di tengah berhentinya kompetisi sepak bola nasional di tiga level utama,” kata Zia.

Upaya adendum dilakukan supaya semua pihak mempunyai kepastian hukum perihal hak dan kewajibannya. Proses pembicaraan manajemen tim berjuluk “Laskar Sape Kerrap” dengan pemain, pelatih, dan sponsor perihal perubahan  kontrak tersebut berlangsung selama lima hari.

“Manajemen Madura United bersyukur semua pihak yang terlibat memahami dan setuju. Dan, alhamdulillah, semua pemain setuju, pelatih tak keberatan, sponsor memberikan dispensasi serta pemahaman,” ucap Zia.