Robert Berikan Pembelaan Soal Penalti Ezechiel

Robert Berikan Pembelaan Soal Penalti Ezechiel

Ligaindonesia.asia – Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengatakan kegagalan Ezechiel N’Douassel mencetak gol penalti merupakan hal yang wajar karena pemain sekelas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pernah mengalaminya. Persib Bandung nyaris menangan 3-0 atas Persija Jakarta pada laga pekan ke 25 Shopee Liga 1 2019 di di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (28/10/2019). Mereka tak jadi menang sebesar itu karena eksekusi penalti Ezechiel pada menit ke-83 melambung tinggi dari mistar gawang.

Kegagalan Ezechiel mengeksekusi penalti itu membuat bobotoh Persib Bandung, terutama yang datang mendukung langsung ke stadion, merasa kecewa. Bahkan setelah pertandingan, kabarnya Ezechiel sempat adu mulut dengan bobotoh. Pelatih Persib Bandung Robert Alberts, mengungkap akan melakukan evaluasi atas kegagalan menambah gol dari titik putih tersebut. Terlebih, bukan kali ini saja Ezechiel gagal mengeksekusi penalti.

Ronaldo dan Messi
Akan tetapi Robert juga melakukan pembelaan kepada striker asal Chad itu. Dikatakannya kegagalan itu termasuk hal yang wajar karena pemain level dunia saja juga pernah mengalaminya. “Soal Eze yang gagal penalti, saya pikir Ronaldo dan Messi juga pernah gagal melakukan penalti. Tentu kami pernah lihat juga Eze gagal penalti. Itu akan kami evaluasi,” ujar Robert.

“Saya tahu ketika Eze gagal penalti, ada orang-orang yang berkomentar jahat, tapi kami tak bisa ambil hati soal itu karena kami tak boleh pedulikan itu. Sebagai pelatih, saya harus melindungi pemain. Ketika saya melihat emosi Eze berubah, saya minta dia dan pemain lain untuk tak terganggu dengan hal itu. Saya paham dengan hal itu, tapi yang harus dilakukan adalah respek satu sama lain,” terangnya.

Baca Juga : Hasil Pertandingan Persib Bandung vs Persija

Tak Lepas Tanggung Jawab
Robert mengatakan eksekusi penalti sebenarnya bisa dilakukan pemain lain. Tetapi, hal itu juga tergantung pada latihan dan kebutuhan pemain.

“Tentu kegagalan Eze menendang penalti tidak membuatnya lepas tanggung jawab, dan saya yakin dia tidak ingin lagi melakukan kegagalan yang sama,” tutur pelatih asal Belanda ini.

Seadainya eksekusi penaltinya berhasi, Ezechiel bisa menambah koleksi golnya pada pertandingan ini lantaran pada menit ke-59 ia sudah membobol gawang Persija. Satu gol Persib Bandung lainnya dilesakkan Frets Butuan pada menit ke-52.

Persija sekarang masih tetap mengoleksi 24 poin dan berada di peringkat 14 klasemen. Sementara itu Persib Bandung sekarang mengoleksi 31 poin dan berada di posisi 10 klasemen sementara Shopee Liga 1 2019.

Puasa Pertama Latihan Persib Diturunkan

Puasa Pertama Latihan Persib Diturunkan

Ligaindonesia.asia – Kali ini ligaindonesia.asia akan membahas pola latihan dari tim Persib dalam menjelang puasa. Biasa mereka selalu latihan dengan keras namun di kerenakan puasa pelatih juaga menurunkan pola latihan mereka agar tidak ada yang sakit dan tetap bisa bermain terus. Berikut Ligaindonesia.asia akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Persib menjalani sesi latihan ringan di bidang ITB Saraga, Jalan Babakan Siliwangi, Bandung, Senin (6/5/2019), di bawah kendali pelatih baru, Robert Alberts. Ini adalah pertama kalinya Robert memimpin pelatihan pasukan Maung Bandung di suasana Ramadhan.

“Kami tidak bisa memberikan menu latihan yang berat karena pemain harus menyesuaikan. Respons pemain cukup baik hari ini, mereka sangat antusias dan positif,” ujar Robert setelah memimpin sesi latihan.

Robert mengungkap intesitas latihan sengaja diturunkan karena sebagian besar pemain Persib sedang berpuasa. Namun, yang tidak berpuasa tetap mendapat porsi latihan lebih.

Baca juga : Top Skor Piala Presiden 2019

“Kami memberikan penurunan menu latihan karena puasa, tapi bagi pemain yang tidak puasa, tetap seperti biasa, lebih dari mereka yang berpuasa,” jelas pelatih anyar Persib asal Belanda ini.

“Kami juga akan mencoba latihan malam pada hari Minggu besok setelah buka puasa, dengan intesitas yang tinggi dari sore hari. Kami akan memberikan menu latihan taktik dan teknik, tidak fisik,” ungkap Robert.

Selama bulan puasa, Supardi Nasir dkk, akan menjalani latihan dengan waktu bergantian, sore dan malam, untuk menjaga ritme.

“Saya rencana akan menggelar sesil latihan Persib pada malam pada hari Kamis dan Minggu, jadi pemain tetap merasa enjoy karena latihan malam intensitasnya tinggi, mereka bisa istirahat setelahnya,” ucap eks pelatih PSM Makassar ini.