Esteban Dan Gian Zola Masih Dipertahankan Persib

Esteban Dan Gian Zola Masih Dipertahankan Persib

ligaindonesia.asia Pelatih Persib,Robert Alberts menyetujui perpanjangan kontrak Esteban Vizcarra dan Gian Zola Nasrulloh.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Esteban Dan Gian Zola Masih Dipertahankan Persib. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Esteban Dan Gian Zola Masih Dipertahankan Persib

Persib Bandung resmi memperpanjang kontrak Esteban Vizcarra dan Gian Zola Nasrulloh, setelah mendapat rekomendasi pelatih Robert Alberts.Robert menyebut, Vizcarra dan Zola merupakan dua pemain yang masuk skema untuk Liga 1 2020 yang rencananya digelar pada awal Maret nanti”Vizcarra sudah perpanjang kontrak dan Zola juga. Mereka memang sudah menjadi kerangka tim. Apalagi Zola adalah talenta dari Bandung dan kami ingin menjaga para talenta lokal,” jelas Robert usai memimpin sesi latihan di lapangan SPOrT Arcamanik, Bandung, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga : Persib Uji Coba Match 6 Kali

Sementara, untuk dua pemain asal Brasil, Wander Luiz dan Joel Vinicius, pelatih asal Belanda ini akan memutuskan pada saat yang tepat.”Ketika kami berlatih di Arcamanik, tidak adil untuk menentukan nasib pemain hanya dari satu pertandingan. Kami masih memberi waktu untuk menentukan apakah mereka cukup baik untuk Persib atau tidak,” papar Robert.”Kami butuh waktu lebih karena tidak ingin salah merekrut, apalagi musim ini target Persib Bandung juara,” tambah Robert.Wander Luiz dan Joel Vinicius dikabarkan sudah teken kontrak dengan Persib, atas rekomenasi Robert. Persib membutuhkan pemain setelah kehilangan striker andalan Ezechiel N’douassel yang memilih mundur dengan alasan ingin mencari suasana baru.Namun, manajemen belum membenarkan kabar tersebut. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, mengatakan, dua pemain itu masih menjalani trial.

Robert Rene Alberts Masih Punya Tempat di Hati Aremania

Robert Rene Alberts Masih Punya Tempat di Hati Aremania

Ligaindonesia.asia – Robert Rene Alberts masih mendapatkan tempat di hati suporter Arema FC. Meski kini menangani sang rival Persib Bandung, dia masih disambut hangat oleh Aremania ketika kedua tim bertemu di Stadion Kanjuruhan, Selasa (30/7).

Arema menjamu Persib besutan Robert Alberts dalam laga tunda pekan ke-4 Shopee Liga 1 2019. Arema racikan Milomir Seslija menang telak 5-1.

Sebelum laga, ketika susunan tim Persib diumumkan, saat nama Robert Alberts disebut, mayoritas Aremania memberikan tepuk tangan. Itu merupakan salah satu bukti bahwa Aremania tidak melupakan jasa Robert Alberts, yang membawa Arema jadi juara ISL 2010.

Robert pun sampai detik ini masih menghormati Aremania. Di sisi lain, dia juga tidak ingin menyakiti hati para pendukung Persib lantaran kelompok suporter kedua tim ini punya hubungan yang tidak harmonis.

Setelah pertandingan tunda pekan keempat Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar tersebut, Robert menjelaskan tidak menyalahkan Aremania untuk teror kembang api yang dialami timnya saat menjajal lapangan Stadion Kanjuruhan dan di depan hotel tempat skuat Persib menginap.

“Mungkin yang melakukan itu bukan Aremania. Saya tahu Aremania seperti apa. Mungkin yang melakukan (teror) adalah hooligan (suporter garis keras),” kata Robert Alberts.

Baca Juga : Prediksi Bali United vs PSM Makassar 1 Agustus 2019

Menyalami Maskot Arema

Sebelum pertandingan, pelatih berusia 64 tahun ini menyalami maskot Arema dan beberapa Aremania yang ada di tribune VVIP. Dia membalas sapaan penggemar dengan senyuman khas.

Namun, ada satu hal yang tidak dilakukannya dalam pertandingan itu, yakni menyapa Aremania di tribune ekonomi. Ketika masih menangani PSM Makassar musim lalu, dia sempat berjalan ke lapangan dan menyapa Aremania.

Hal itu tidak dilakukannya kali ini, bisa jadi untuk menjaga elemen di tim Persib, seperti pemain, manajemen, hingga suporter setelah kalah telak 1-5 dalam big match itu.

Robert Rene Alberts Tetap Dihormati

“Bagi saya pribadi, Robert masih dihormati karena dia pernah membawa Arema juara di kompetisi,” kata Rio Ganda Saputra, Aremania Polehan, Rabu (31/7).

“Jadi, sampai sekarang masih disambut seperti kemarin.”

Meski begitu, teror oknum suporter di Malang tetap jadi bahan laporan Persib ke PSSI. Namun, yang dilaporkan bukan Aremania, melainkan panpel Arema yang dinilai gagal memberikan kenyamanan terhadap tim tamu.