3 Legenda Indonesia Pendamping Bima Sakti di Timnas U-15

3 Legenda Indonesia Pendamping Bima Sakti di Timnas U-15

Ligaindonesia.asia – Bima Sakti akan memimpin Timnas Indonesia U-15 di Piala AFF 2019 yang akan berlangsung di Chonburi, Thailand, 27 Juli – 9 Agustus. Pengalaman ini tentu saja menjadi yang perdana buat pelatih berusia 43 tahun tersebut

Seperti diketahui, karier kepelatihan Bima Sakti sebelumnya adalah asisten pelatih Luis Milla di Timnas U-23 dan dipercaya menukangi timnas senior di Piala AFF 2018. Meski demikian, Bima Sakti terlihat cukup menyukai perannya tersebut.

Dalam hanya kalah sekali dalam lima laga uji coba dan meraih tiga kemenangan serta sekali imbang. Catatan-catatan tersebut tentu saja membuat Bima Sakti bisa dibilang layak menukangi Timnas Indonesia U-15.

Akan tetapi, ujian sesungguhnya baru akan berlangsung di Piala AFF U-15 2019. Sebagai juara bertahan Tim Garuda Muda Indonesia tentu memikul beban yang berat.

Apalagi Indonesia berada di Grup A bersama Myanmar, Vietnam, Timor Leste, Singapura, dan Filipina. Tentu saja bisa diprediksi laju Timnas Indonesia U-15 tak akan mudah. Namun, Bima Sakti beruntung memiliki para asisten yang siap membantunya menuntaskan misi meraih prestasi.

Lantas, siapa saja yang akan membantu Bima Sakti? Berikut ini para asisten Bima Sakti di Timnas Indonesia U15:

Baca Juga : Timnas Indonesia U-18 Berharap Dapat Lawan Kuat di Sidoarjo

Indriyanto Nugroho

Dalam melaksanakan tugasnya, Bima Sakti, menunjukkan Indriyanto Nugroho sebagai asistennya di Timnas Indonesia U-15. Pekerjaan di dunia kepelatihan menjadi yang pertama buat kami.

Meski demikian, nama Indriyanto Nugroho sudah tak asing dengan sepak bola Indonesia. Pria berusia 42 tahun itu merupakan mantan pemain yang pernah berkarier di PSIS Semarang, dan Persik Kediri.

Indriyanto Nugroho juga pernah memperkuat Timnas Indonesia edisi 1995-1996. Ia kompatriot Bima di Timnas Primavera yang berguru di akademi klub elite Serie A, Sampdoria.

Ia duet Kurniawan Dwi Yulianto di sektor depan Timnas Privamera. Nama Indriyanto jadi pusat perhatian kala dirinya pindah dari klub Arseto Solo ke Pelita Jaya dengan nominal transfer Rp 100 perak. Ia dijuluki Mr. Cepek.

Karena sudah biasa berkolaborasi, kehadiran Indriyanto Nugroho tentu saja bakal membantu pekerjaan Bima Sakti di Timnas Indonesia U-15. Beberapa tahun terakhir ia aktif terlibat di pembinaan usia dini dengan menukangi SSB Kabo Mania.

Firmansyah

Selain Indriyanto Nugroho, Bima Sakti juga akan dibantu Firmansyah. Sosok tersebut adalah salah satu bek terbaik Indonesia di era pertengahan 2000-an.

Mengawali karier di Persikota Tangerang. Pemain yang bakatnya ditemukan oleh Rahmad Darmawan langsung dapat tempat di Timnas Indonesia Piala AFF 2004.

Mulai saat itu posisinya tak tergantikan sebagai pengawal lini belakang Tim Merah-Putih.

Namun, semasa kariernya sebagai pemain, Firmansyah telah memperkuat sejumlah klub elite Indonesia. Pria yang dahulu berprofesi sebagai bek itu pernah memperkuat Persikabo, Persikota, hingga Sriwijaya FC.

Sayang petaka cedera lutut parah jelang Piala Asia 2007 membuat karier Firmansyah meredup sampai akhirnya memutuskan gantung sepatu jelang tahun 2010.

Firmansyah kemudian banting sepatu jadi PNS di Wali Kota Tangerang sebelum kembali mencoba peruntungan menjadi pelatih usia muda. Bekal pengalamannya semasa bermain akan sangat berguna bagi Timnas Indonesia U-15. Ia bisa membantu Bima mempersolid pertahanan Tim Merah-Putih.

Markus Haris Maulana

Sementara itu, Bima Sakti menunjuk Markus Haris Maulana sebagai asisten yang akan mengurusi penjaga gawang. Nama Markus tentu saja sudah tak asing karena pernah menjadi kiper Timnas Indonesia rentang 2007-2012.

Selain itu, pria yang semasa kariernya akrab disapa Markus Horison itu pernah memperkuat klub-klub elite Indonesia semisal PSMS Medan, Arema, Persib Bandung, hingga PSM Makassar. Markus mengakhiri kariernya bersama klub Timur Leste, Assalam pada 2017.

Terjun di kepelatihan tentu menjadi pengalaman pertama buat Markus Haris Maulana. Namun, ilmunya selama menjadi kiper tentu saja bakal berguna buat penjaga gawang Timnas Indonesia U-15.

Timnas Indonesia U-22 Bakal Gelar Ujicoba

Timnas Indonesia U-22 Bakal Gelar Ujicoba

Ligaindonesia.asia – Berikut ini akan kita bahas mengenai Timnas Indonesia U-22 yang sedang mempersiapkan tim mereka untuk SEA Games 2019 nanti. Penasaran? Yuk langsung aja simak informasi informasi dibawah ini.

Pelatih timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri mengungkapkan rencana ujicoba yang akan dijalani timnya dalam waktu dekat. Kini semua pemain telah berkumpul untuk pemusatan latihan di Jakarta pada 20-31 Juli 2019.

Dari 26 pemain yang dipanggil, empat personel belum bergabung. Satu di antaranya adalah bek Persib Bandung, Indra Mustafa, yang masih membela timnya kontra PSIS Semarang pada sore tadi.

Selama pemusatan latihan, timnas Indonesia U-22 akan mengadakan sekali internal game pada Kamis (25/7/2019). Pada 28 Juli 2019, skuat berjulukan Garuda Muda ini akan terbang ke Lampung untuk menghadapi Lampung Selection dalam partai uji coba di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.

“Khusus Juli ini, kami mengadakan sekali uji coba plus internal game. Nanti pada 28 Juli, kami ke Lampung untuk beruji coba melawan Lampung Selection,” imbuh Indra kepada wartawan di Stadion Madya,

Indra mengatakan, dari 26 pemain yang dipanggil, terdapat beberapa muka baru dan personel yang minim menit bermain di timnas Indonesia U-22. Pasalnya, Indra masih ingin menguji penampilan sejumlah pemain baru pada TC saat ini.

Baca Juga : Agen Akan Pindahkan Philippe Coutinho Dari Barcelona

Daftarkan 40 Pemain pada 2 September

Indra akan mendaftarkan 40 pemain untuk SEA Games 2019 pada 2 September mendatang. Sebelum itu, Indra bakal menggelar TC kembali pada Agustus 2019, dengan sejumlah wajah baru.

“Sesuai dengan timeline-nya SEA Games, pada 2 September sudah harus mendaftarkan 40 pemain. Oleh sebab itu, TC untuk Juli dan Agustus akan ada wajah-wajah baru,” tutur Indra.

“Jadi pemain-pemain baru yang kami panggil itu untuk melengkapi pemain menjadi 40 pemain. Sumber pemain pada TC pada Juli dan Agustus ini, yaitu kami blusukan dari kompetisi ke kompetisi. Kami lihat dan beberapa pemain baru hadir pada hari ini.”

“Pada TC Agustus nanti kami berlakukan hal yang sama ya. Kami akan panggil beberapa pemain lagi yang kami anggap bisa kami uji. Khusus untuk Juli ini kami panggil 26 pemain,” imbuh mantan peracik strategi Bali United itu.