Wawan Febriyanto Optimistis di Timnas Indonesia

Wawan Febriyanto Optimistis di Timnas Indonesia

Ligaindonesia.asia – Pemain Tira Persikabo, Wawan Febriyanto mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia. Pemain yang cemerlang di Liga 1 2019 ini memastikan tidak akan mengalami kendala dengan Tim Garuda, termasuk soal komunikasi dengan Pelatih Simon Mcmenemy. Wawan Febriyanto dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang laga melawan Uni Emirat Arab dan Vietnam dalam putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Pemain yang sudah mengemas tujuh gol itu pun bertekad untuk memberikan yang terbaik untuk tim asuhan Simon McMenemy itu.

Wawan mengatakan komunikasi dengan pelatih pasti berjalan dengan baik mengingat Simon Mcmenemy adalah pelatih berpengalaman di Indonesia. Bicara adaptasi dengan tim, Wawan menegaskan akan banyak dibantu teman-temannya yang sebelumnya pernah bersama-sama di SAD Uruguay dan juga Sea Games 2015. “Masalah adaptasi saya dengan coach Simon, saya pikir tidak akan ada kendala mengingat coach Simon berkomunikasi dan pemain bisa berkomunikasi dengan sangat baik. Begitupun adaptasi saya dengan pemain lainnya, Insya Allah akan lancar. Banyak pemain yang pernah bersama saya, baik saat di SAD Uruguay ataupun Sea Games 2015,” kata Wawan Febriyanto

Wawan mengatakan bergabung dengan Timnas Indonesia merupakan cita-citanya sejak dulu. Ia menyadari semua pemain sepak bola di Indonesia tentu berharap mendapat panggilan. Jika nanti dipercaya bermain, pemain Tira Persikabo ini bertekad untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. “Saya bersyukur bisa mendapatkan kesempatan lagi dipanggil Timnas Indonesia. Tentu ini kesempatan saya untuk membela negara. Saya akan berusaha keras untuk memberikan yang terbaik jika nanti dipercaya pelatih untuk bermain,” ujar Wawan.

Baca Juga : Arema FC Waspadai Benny Wahyudi

Masih Berpeluang
Saat disinggung soal peluang Timnas Indonesia di turnamen kualifikasi bersama Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023 itu, Wawan mengatakan peluang Indonesia masih terbuka.

“Soal peluang, saya rasa tidak ada yang mustahil karena yang terpenting kami harus bekerja keras dulu, disiplin, dan fokus untuk setiap pertandingan. Soal hasil, kami serahkan kepada Allah SWT,” ujar Wawan mengakhiri pembicaraan.

Pemain Baru Timnas Indonesia U-19 Harus Mengejar Ketertinggalan

Pemain Baru Timnas Indonesia U-19 Harus Mengejar Ketertinggalan

Ligaindonesia.asia – Tujuh dari total 30 pemain yang ada di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 merupakan wajah baru. Pelatih Fakhri Husaini menuntut ketujuh pemain tersebut untuk mengejar ketertinggalan dari pemain yang sudah lebih dulu bergabung dalam sejumlah aspek.

Ketujuh pemain itu adalah Andre Octaviansyah, Fadhillah Nur Rahman, Serdy Hepyfano, Jarson Armandi, Taufik Alif Hidayat, Ikhwan Ali Tanamal, dan Fathur Alamsyah. Dua nama pertama tak terlalu asing lantaran merupakan eks anak buah Fakhri di Timnas Indonesia U-16.

Saat ini, Timnas Indonesia U-19 tengah mengadakan TC di Bogor yang dimulai sejak 26 September hingga 2 Oktober 2019. Persiapan ini dilakukan dalam rangka menyambut Kualifikasi Piala AFC U-19 2020.

“Dalam beberapa kali kesempatan, saya sempat sampaikan bahwa mereka yang baru bergabung perlu kerja keras karena yang mereka hadapi adalah teman-teman yang lebih dulu tahu cara main yang kami terapkan di latihan,” kata Fakhri kepada wartawan.

“Kalau dari sisi teknis mereka tak begitu jauh dengan pemain-pemain yang sudah lama bergabung. Passing, shooting, tidak jauh beda. Tapi, sepak bola tak hanya itu. Ada aspek fisik dan taktik yang masih perlu mereka adaptasi lebih cepat. Kalau bicara teknik tak ada bedanya. Mereka masih perlu waktu,” imbuh Fakhri.

“Tujuan kami mengadakan internal game pada Sabtu kemarin dan lengkap dengan perangkat pertandingan adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan adaptasi mereka. Saya dan staf juga menempatkan posisi sesuai kemampuan mereka agar tahu sejauh mana kualitas mereka,” tutur pelatih Timnas Indonesia U-19 itu.

Baca Juga : Borneo FC Mewaspadai Pembalasan Dari Persija

Peluang 2 Pemain
Fakhri mengomentari kembalinya dua mantan anak buahnya di Timnas Indonesia U-16, Andre dan Fadhillah. Keduanya sempat cedera sehingga telat gabung bersama Timnas Indonesia U-19.

“Khusus untuk Andre, saya masih butuhkan di lini tengah. Fadhil saya perlukan untuk pelapis. Tapi, buat saya, 30 pemain yang kami panggil ini semuanya punya kesempatan sama untuk masuk karena kami bawa 23 pemain nanti di Kualifikasi Piala AFC U-19 2020,” jelas Fakhri.

“Selain itu tentu penting untuk memberikan kesempatan kepada beberapa pemain yang potensial dan belum saya lihat kemarin. Yang kedua saya perlu juga tambahan tenaga-tenaga baru untuk semakin meningkatkan penampilan tim ini,” terang Fakhri.

“Semua pemain harus bersaing, sedekat apapun mereka satu sama lain mereka harus berkompetisi dengan baik,” tuturnya.