Jufriyanto Bahagia Mendengar Informasi Kompetisi Segera Dilanjutkan

Jufriyanto Bahagia Mendengar Informasi Kompetisi Segera Dilanjutkan Kapten Persib Bandung yakni Achmad Jufriyanto menyambut positif info dilanjutkannya Liga 1 2022/2023. Menurutnya ini informasi yang sudah ditunggu-tunggu oleh seluruh penggawa Maung Bandung.

Kompetisi yang sempat terhenti sejak dua bulan secara perlahan menemui titik terang. Dilaporkan izin pertandingan telah diterbikan dan liga dilanjutkan per tanggal 5 Desember. Bek senior Persib ini juga berharap ke depannya kompetisi dapat berlangsung dengan sangat mulus sampai usai.

“Sangat senang lah, liga kembali berlangsung merupakan sebuah harapan semua pemain. Sebelumnya latihan tanpa kepastian pertandingan sangat menguras tenaga serta pikiran pemain, semoga liga tersebut berjalan lancar,” ucap Jufriyanto, Minggu kemarin (4/12).

Menurut rencana, pertandingan dimulai lagi dengan sistem bubble untuk minggu ke-12 hingga 17. Dari jadwal yang beredar, sisa putaran pertama akan dimainkan hingga tanggal 24 Desember. Artinya sangat padat jadwal yang akan dijalani seluruh klub.

Baca Juga: Jordi Bergelora Untuk Secepatnya Perkuat Timnas Indonesia

Tentunya keadaan fisik pemain harus jadi tiang yang kokoh, agar penampilan tim dapat stabil. Penguatan fisik pemain dikatakan Jufriyanto telah dilakukan. Tinggal nanti tim pelatih yang meracik formula perputaran pemain serta program recovery supaya masalah padatnya jadwal dapat diatasi.

“Pelatih pastinya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Termasuk keadaan fisik pemain dan untuk persiapan recovery sebab padatnya jadwal, mungkin akan dilihat perkembangannya nanti game by game,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa sebenarnya sistem bubble merupakan sistem yang ideal untuk dijalankan. Namun karena situasi sekarang belum memungkinkan untuk menggelar pertandingan secara home and away, maka dia memakluminya.

“Tak deal sebenernya sistem bubble, tapi kalau untuk sementara mungkin oke. Semoga ke depannya liga berjalan dengan lancar dan kembali dengan sistem home away dengan bisa disaksikan langsung penonton,” tukas Jufriyanto.

Pelatih Persib Awasi Kemajuan Pemain Di Pertandingan Latih Tanding

Pelatih Persib Awasi Kemajuan Pemain Di Pertandingan Latih Tanding Pertandingan uji coba kontra Persikabo 1973 dijalani oleh Persib pada Minggu (27/11) sore lalu. Luis Milla mengaku ingin memantau progres dari pemain terutama tanpa tiga pemain inti yang dipanggil timnas.

Menurutnya penting bagi Persib menjalani pertandingan uji coba melawan tim yang selevel. Apalagi ini dapat jadi ajang pemanasan untuk pasukannya sebelum memulai kembali Liga 1. Luis Milla sendiri memang perlu menguji anak didiknya dan tahu dimana letak keadaan dari kesiapan armadanya.

“Untuk kami ini pertandingan yang penting dan ini ujian penting juga sebab kami harus memantau perkembangan para pemain, bagaimana keadaan serta feeling mereka, bagaimana kemajuan tim selepas berlatih minggu ini,” ucap Luis Milla terhadap awak media selepas pertandingan.

Bukan hanya sekedar memantau akan keadaan para  pemain, Milla juga mengaku ingin menguji tim tanpa Marc Klok, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto. Sebab ketiga pemain ini terpanggil membela tim nasional untuk gelaran Piala AFF 2022.

Baca Juga: Perkiraan Skor Pertandingan Spanyol Kontra Jerman Menurut Milla

Keadaan tersebut memaksa sang pelatih mencari jalan keluar absennya tiga pemain andalan tersebut. Tapi dia bahagia sebab pemain pengganti seperti Achmad Jufriyanto, Abdul Aziz, Dedi Kusnandar dan Frets Butuan dapat tampil impresif.

“Kami juga ingin melihat bagaimana tim ini selepas ditinggal oleh tiga pemain ke tim nasional. Kami memerlukan untuk menguji pemain serta pemain seperti Jupe, Dedi, Aziz, Frets menjalankan tugasnya dengan sangat bagus,” jelas dia.

Dalam beberapa minggu ke belakang, tim pelatih intensif menggenjot latihan terutama dari hal fisik. Dia mengatakan ingin melihat bagaimana daya juang anak didiknya serta kecepatan di lapangan sewaktu memainkan uji coba.

“Untuk kami yang lebih penting juga untuk kami ialah melihat bagaimana kecepatan pemain serta fighting spirit mereka. Kami bermain tanpa tiga pemain tiang namun pemain menunjukkan tugasnya dengan baik,” ujarnya.