Cuma Tampil Sekali di Musim Pertama, Pratama Siap Rebut Tempat Utama Musim Depan

Cuma Tampil Sekali di Musim Pertama, Pratama Siap Rebut Tempat Utama Musim Depan Bek kiri timnas Indonesia yakni Pratama Arhan siap untuk merebut tempat utama pada musim depan bersama dengan Tokyo Verdy di Liga Jepang.

Pratama Arhan sendiri mengawali petualangannya di negeri sakura dengan kurang mulus.

Masalahnya, Pratama Arhan tak mendapatkan cukup banyak peluang untuk tampil di J2 League atau kasta kedua Liga Jepang bersama Tokyo Verdy.

Bersama tim yang berasal dari  kota Tokyo tersebut, ia cuma memperoleh peluang sekali dalam semusim.

Bahkan, peluang  tersebut cuma datang dalam 45 menit pertandingan melawan Tochigi SC.

Tak cuma itu, bek kelahiran Blora ini juga tidak dimainkan di posisi aslinya sebagai bek kiri.

Pada pertandingan melawan Tochigi SC itu, ia dimainkan sebagai penyerang kanan dalam formasi 4-3-3.

Penampilannya tersebut jadi yang pertama dan terakhir pada musim ini.

Tentu, Pratama Arhan juga mengakui bahwa level Liga Jepang jauh lebih tinggi dari Liga Indonesia.

Pratama Arhan mengakui bahwa musim lalu jadi musim pembelajaran bagi dirinya.

Menurutnya, ia sudah cukup untuk belajar dari musim lalu.

Baca Juga:Wonderkid yang Berkesempatan Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

“Saya bersyukur dapat kesempatan untuk tampil walau baru satu pertandingan karena liga Jepang salah satu yang terbagus di Asia,” ujar Pratama Arhan.

“Syukur mendapat pengalaman, dapat belajar lebih banyak.”

Menurutnya, ia sudah cukup untuk belajar dari musim lalu.

Pratama Arhan siap untuk bekerja keras untuk tampil lebih banyak untuk musim berikutnya.

“Tujuan saya ke depan ingin lebih main lebih banyak dan saya bekerja keras untuk itu,” ujar Pratama Arhan.”Saya amat siap untuk musim depan sebab saya sudah satu tahun, jadi lebih paham permainan di sini,” lanjutnya.

Dirinya juga mengisyaratkan bahwa ia siap dipinjamkan ke tim lainnya untuk menambah menit bermain.

“Misalkan kalau dipinjamkan juga sangat siap sebab dapat menit bermain lebih banyak, nambah pengalaman, belajar, dan bisa meningkatkan kemampuan,” ujar Pratama Arhan.

“Masalah kontrak, ini hal pribadi dan tunggu kabar selanjutnya saja,” tutupnya.

PSSI, Bimbingan Akan Sepak Bola Usia Dini Jadi Utama

PSSI, Bimbingan Akan Sepak Bola Usia Dini Jadi Utama Mochamad Iriawan selaku ketua umum PSSI menegaskan bahwa bimbingan sepak bola usia dini harus menjadi suatu kepentingan pada masa kepemimpinannya sebab hal tersebut merupakan kunci akan regenerasi sepak bola berprestasi.

“Tanpa ada pertumbuhan kembali dan pembinaan terhadap sepak bola usia dini maka susah untuk melahirkan para talenta yang siap memperkuat timnas senior di masa depan,” ucap Iriawan.

Pencapaian yang sudah diraih tim nasional junior, mulai dari level Asia Tenggara, Asia serta dipercayanya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, menjadi indikator mulai berjalannya pembinaan usia dini yang dilakukan oleh PSSI.

Baca Juga: Iwan Bule Pastikan PSSI Secepatnya Langsungkan KLB Selepas Didesak Persebaya dan Persis Solo

“Ini telah menjadi janji kami dari PSSI untuk menaruh perhatian serius, salah satunya melibatkan FIFA,” ucap Iwan Bule.

Untuk membuahkan pembinaan pemain usia dini sanggup untuk berprestasi, ucap dia, harus melibatkan cukup banyak pihak, dan semakin menjamurnya sekolah sepak bola yang ada di berbagai tempat di Indonesia wajib diapresiasi.