Dengan Dua Uji Coba Di Jogjakarta Borneo FC Selesaikan Pemusatan Latihan

Dengan Dua Uji Coba Di Jogjakarta Borneo FC Selesaikan Pemusatan Latihan Borneo FC menutup pemusatan latihan di Jogjarkarta dengan melaksanakan dua pertandingan uji coba dalam satu hari. Masing-masing menghadapi Persiba Bantul dan FC UNY. Dua pertandingan itu sukses dimenangkan Pesut Etam dengan skor mencolok 11-2 dan 14-0.

Menanggapi akan hasil positif dalam dua pertandingan uji coba tersebut, Pelatih Borneo FC yakni  Andre Gaspar mengatakan tidak ingin menjadikannya sebagai patokan untuk perkembangan timnya.

“Saya tidak lihat hasil di pertandingan uji coba tersebut, yang saya liat ialah suatu perkembangan pemain bagaimana kita telah melakukan latihan selama 23 hari disini,” ucap pelatih asal Brazil tersebut.

Baca Juga: Liga 1 Masi Belum Ada Kejelasan, Persis Solo Rilis Jersey 

Andre Gaspar juga mengatakan bila pemusatan latihan kali ini penting untuk membentuk karakter yang diinginkan dan itu penting dalam mempersiapkan tim untuk pertandingan sebenarnya, yakni dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2022/2023.

“Kita semua di sini berkumpul dan melakukan hal bersama-sama, itu sangat penting untuk tim guna membentuk karakter yang kita inginkan. Senang sekali dapat melakukan pemusatan latihan di sini, kita juga dapat lawan uji coba yang bagus, tempat latihan yang bagus, makanan juga bagus. Ini menjadi modal berharga untuk kita melakukan persiapan jelang pertandingan sesungguhnya,” jelas dia.

Mbarga Katakan Rahasia Akurasi Sundulannya

Mbarga Katakan Rahasia Akurasi Sundulannya Sebagai pemain asing dengan postur yang tak terlalu tinggi, winger Bali United yakni Privat Mbarga punya cara tersendiri untuk dapat memenangkan duel bola-bola atas dengan para pemain bertahan lawan yang punya keunggulan dari sisi postur.

Pemain dengan nomor punggung 37 di tim Bali United punya postur yang tergolong pendek untuk ukuran pemain asing, tingginya hanya 171 cm. Walau begitu, hal tersebut tak menghalanginya untuk melakukan sundulan yang dapat mengancam pertahanan lawan.

“Sebab saya tahu bahwa saya tak punya postur badan yang tinggi, maka saya selalu berupaya melatihnya di tempat gym untuk meningkatkan kemampuan tersebut,” ucapnya.

Baca Juga: Mantan Timnas Belanda ke Indonesia untuk Nonton Bareng Piala Dunia 2022

Bila dilihat lebih jauh, Privat Mbarga punya ukuran sundulan yang rapi. Pasalnya pemain asal Kamerun tersebut mencatatkan lima tandukan on target dari sebanyak 11 penampilan.

Di Liga 1 Indonesia musim 2022/2023, Bali United sukses jadi salah satu tim paling produktif dengan torehan 22 gol. Jumlah tersebut cuma kalah dari Borneo FC yang menghuni puncak klasemen sementara.

Pemain Andalan Timnas U-17 Indonesia Gabung TC Borneo FC

Pemain Andalan Timnas U-17 Indonesia Gabung TC Borneo FC Dua pemain muda Borneo FC yakni Kafiatur Rizky serta Narendra Tegar mendapatkan peluang untuk berlatih bersama dengan tim senior.

Seperti yang dapat diketahui, Kafiatur serta Narendra merupakan personil pemain timnas U-17 Indonesia.

Selain mereka ada satu nama lain di posisi kiper yakni Andrika Fathir.

Ketiga pemain tersebut bergabung dengan pemusatan latihan Borneo FC di Yogyakarta.

Terkait akan pemanggilan tersebut, Kafiatur Rizky awalnya juga sempat kaget.

Ia memperoleh tawaran dari Firman Utina untuk bergabung dalam TC di kota Yogyakarta.

Sebelumnya, Kafiatur bersama Andrika serta Narenda masih berstatus pemain Borneo FC junior ketika dipanggil oleh Bima Sakti ke timnas U-17 Indonesia.

“Awalnya saya dihubungi coach Firman  perihal ikut latihan bersama para pemain senior.”

“Antara yakin atau  tidak, namun tanpa pikir panjang dan bahagia hati saya langsung setuju,” ucap Kafiatur Rizky.

Baca Juga: Penjaga Gawang Timnas U-17 Indonesia Sah Merapat ke Semen Padang FC

Ditempa bersama para tim senior membuat Kafiatur diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Pasalnya, dia sendiri akan berlatih dengan para pemain-pemain senior yang jauh lebih berpengalaman.

Terlebih lagi, ada perbedaan yang akan ia jalani ketika bergabung dengan TC ini dibandingkan dengan saat di tim junior.

Hal tersebut terkait permainan cepat serta pressing tinggi tim Pesut Etam yang jadi andalan di Liga 1 2022/2023.

Tim Pesut Etam telah menjalani TC di Yogyakarta sejak tanggal 26 Oktober lalu.

Mereka sekaligus memantapkan skema yang diiginkan oleh pelatih Andre Gaspar yang menggantikan posisi Milomir Seslija.

Selain itu, rencananya akan dilaksanakan empat kali pertandingan uji coba selama TC ini.

 

Langsungkan TC di Yogyakarta, Borneo FC Masih Menunggu Jawaban Perihal Uji Coba

Langsungkan TC di Yogyakarta, Borneo FC Masih Menunggu Jawaban Perihal Uji Coba Borneo FC saat ini tengah menunggu jawaban dari para tim yang diajak untuk melakukan laga uji coba selama tim Pesut Etam menjalani pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta.

Selama menjalani TC di Yogyakarta pada tanggal 26 Oktober hingga 19 November mendatang, Borneo FC telah mengagendakan setidaknya empat pertandingan uji coba dengan tim-tim lain.

“Sekarang kami tinggal menunggu jawaban dari para tim yang kami ajak untuk uji coba selama kami berada di sini,” ucap Asisten Pelatih Borneo FC yakni Miftahuddin Mukson.

Tanpa mengatakan secara detail tim yang diajak untuk menjalani pertandingan uji coba, Miftah menjelaskan pertandingan uji coba itu dimaksudkan sebagai bagian dari persiapan berlangsungnya kembali kompetisi Liga 1 2022/2023.

Mengenai TC yang telah berjalan selama tiga hari, Miftah mengatakan seluruh armada dalam keadaan yang sangat baik, dan antusias dalam menjalani latihan di Kota Gudeg tersebut.

Baca Juga: Bintang Persita Menyukai Keindahan Alam Indonesia

“Semua pemain juga harus memiliki gelora semangat dalam latihan di Yogyakarta,” ucapnya.

Miftah sendiri berharap secepatnya ada kepastian perihal kelanjutan kompetisi, mengingat sudah beberapa minggu terlewati tanpa adanya kepastian kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut.

“Kita semua berharap ada kepastian soal kompetisi ini. Tapi kami tetap berpatokan terhadap agenda awal, yakni tanggal 25 November,” ujarnya.

Miftah juga mengaku persiapan selama 3 sampai 4 minggu akan sangat ideal untuk Borneo FC, karena di waktu seperti sekarang tim telah memasuki tahap pemantapan tim untuk menjalankan taktik dan strategi, sebagaimana seperti awal musim.

Apalagi, kata dia, Andre Gaspar sebagai pelatih pengganti Milomir Seslija akan memiliki cukup banyak waktu untuk mematenkan skema permainan yang diinginkannya saat ini.

“Makanya saya bilang, waktu ini amat ideal untuk persiapan tim. Namun ya itu tadi, semoga saja kompetisi tak ditunda lagi,” pungkasnya.

Tidak Ingin Terlalu Santai, Bali United Terus Berbenah Manfaatkan Vakumnya Liga 1

Tidak Ingin Terlalu Santai, Bali United Terus Berbenah Manfaatkan Vakumnya Liga 1 Bali United terus menerus melakukan pembenahan kekurangan yang dimiliki oleh tim Serdadu Tridatu terus memanfaatkan waktu jeda kompetisi yang dapat dikatakan lumayan panjang imbas dari Tragedi Kanjuruhan lalu.

Tim asuhan Teco itu sudah melakukan evaluasi atas 11 pertandingan awal yang telah dijalani Bali United di Liga 1 2022/2023 sebelum kompetisi tersebut terhenti.

“Kami pasti melakukan evaluasi di setiap pertandingan mengenai apa yang bagus dan kurang dari tim ini. Kami memiliki catatan mengenai perihal akan kekurangan tim ini. Kami pun tidak bersantai-santai,” kata Teco.

Sebelum liga tersebut dihentikan, tim yang menjadi kebanggaan masyarakat Pulau Dewata berstatus juara bertahan kompetisi tersebut telah mencatatkan tujuh kemenangan dan empat kekalahan dengan torehan 21 poin, duduk di peringkat kelima klasemen Liga 1 2022/2023.

Sejatinya, posisi tersebut cenderung masih dapat dikatakan tergolong aman. Sebab, secara selisih angka, Bali United cuma terpaut jarak dua poin dari pemuncak klasemen sementara, Borneo FC.

Meski demikian, Teco mengingatkan timnya wajib tetap melakukan perubahan sebelum kembali untuk bertarung menyelesaikan sisa 23 pertandingan lanjutan.

Berkaca dari penampilan Ilija Spasojevic dan kolega dari 11 pertandingan awal, ada beberapa catatan yang wajib untuk segera dibenahi, antara lain konsistensi bermain yang kerap kali menurun.

Baca Juga: Michael Krmencik: Persija Ada di Posisi Enam Bila Main di Liga Ceko

Hal tersebut ditinjau dari selepas menang telak dengan skor akhir 6-0 atas Dewa United pada 10 September lalu, Bali United sendiri langsung kalah beruntun dari Persis (15 September) dan Persikabo 1973 (30 September).

Kekalahan tersebut juga menggenapkan hasil minor Serdadu Tridatu menjadi empat kali dari 11 pertandingan awal.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan pencapaian musim kemarin, di mana waktu itu Privat Mbarga cs tampil perkasa dengan cuma tunduk lima kali dari total 34 pertandingan Liga 1.

Berkaca dari hal tersebut, Teco beserta seluruh jajaran tim pelatih tentu sudah menyiapkan strategi guna memperbaiki penampilan Bali United dalam lanjutan Liga 1 2022/2023.

Lebih lanjut, pelatih yang berasal dari Brasil tersebut percaya bahwa belum terlambat untuk Bali United guna bangkit, sebab masih ada banyak pertandingan yang belum dijalani dan jarak poin antartim masih begitu rapat, yang membuat seluruh tim kontestan berkesempatan untuk memberikan kejutan di papan klasemen.

Jaga Kesehatan Pemain, Borneo FC Gelar TC di Yogyakarta

Jaga Kesehatan Pemain, Borneo FC Gelar TC di Yogyakarta Pemuncak klasemen sementara Liga 1 2022/2023, Borneo FC melaksanakan pemusatan latihan alias training camp (TC) mulai 26 Oktober dini hari hingga 19 November mendatang untuk mempersiapkan bila pertandingan bergulir kembali.

Kepastian TC tersebut disampaikan oleh asisten manajer Borneo FC yakni Farid Abubakar, bahwa keputusan tersebut diambil selepas manajemen bertemu Presiden Borneo FC Nabil Husien Said Amin.

“Kami rencanakan tim nanti akan berkumpul di kota Yogya untuk langsung melakukan pemusatan latihan. Di sana tim sendiri akan memulai latihan tanggal 26 Oktober dini hari hingga 19 November,” ucap Farid .

Menurut Farid sendiri, penyelenggaraan TC tersebut juga menyikapi akan informasi yang menyebutkan bila rencana diputarnya kembali kompetisi Liga 1 2022/2023 pada 27 November mendatang nanti.

Pasca-Tragedi Kanjuruhan, stakeholder sepak bola Indonesia memang sudah melakukan diskusi dengan perwakilan FIFA serta AFC, dan juga beberapa kementerian terkait di Jakarta, Kamis (13/10) lalu.

Dalam pertemuan tersebut, didapatkan beberapa tahapan yang sudah dibuat perihal kembali terlaksananya kembali Liga 1 2022/2023 yang diwacanakan akhir bulan November 2022.

Baca Juga: Perubahan Sepak Bola Indonesia Jadi Kepentingan Utama FIFA

Dijelaskan oleh Farid, salah satu alasan latihan dilakukan di luar Samarinda ialah untuk mengusir akan rasa bosan terhadap pemain yang mendapatkan julukan Pesut Etam tersebut.

Karena, sejak pertandingan dihentikan, pemain praktis cuma latihan di Stadion Segiri walau sebelumnya sempat diliburkan selama seminggu.

“Jadi setelah libur sesi kedua selama 10 hari kami berikan, nantinya mereka bertemu di Jogja. Kami pilih Jogja sebab saat persiapan menghadapi kompetisi dalam dua musim terakhir, kami juga melakukannya di sana,” ucap Farid.

Farid mengatakan tim asuhan Andre Gaspar itu nantinya juga akan melaksanakan beberapa kali uji coba di Yogyakarta, dan beberapa tim telah coba dihubungi untuk agenda latihan bersama ini.

“Ini uji coba juga menjadi salah satu alasan mengapa kami melakukan persiapan di Jogja. Di sana lawan uji coba cukup banyak. Namun sementara ini, lawannya siapa kami akan beri informasi setelahnya,” tuturnya.

“Yang pasti kami akan maksimalkan waktu yang ada,” pungkas Farid.