PSIS Semarang Terus Mengejar Pelatih Baru Untuk Menukangi Tim

PSIS Semarang Terus Mengejar Pelatih Baru Untuk Menukangi Tim

PSIS Semarang Terus Mengejar Pelatih Baru Untuk Menukangi Tim Walau putaran kedua Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 telah memasuki pertandingan kedua, manajemen PSIS Semarang masih saja terus berburu sosok pelatih baru untuk menukangi tim sampai akhir musim.

Seperti yang dapat diketahui, untuk sementara waktu di putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 ini, Laskar Mahesa Jenar dipimpin oleh Muhammad Ridwan selepas pelatih asal Skotlandia, Ian Andrew Gillan dipastikan tak lagi bersama tim.

CEO PSIS Semarang yakni Yoyok Sukawi mengatakan bahwa sampai kini manajemen terus berburu pelatih yang tepat untuk tim yang berkandang di Stadion Jatidiri Semarang itu. Dia juga membeberkan kriteria pelatih yang diperlukan timnya.

“Kami sedang mencari pelatih terbaik dan tidak mau asal-asalan. Pelatih harus memiliki filosofi bagus namun juga harus nyetel dengan beberapa pemain kami yang mayoritas dari akademi,” ucapnya seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Baca Juga: Tanpa Arthur Persik kediri Tantang Bhayangkara FC

Diakuinya, PSIS Semarang memang sudah sempat menjalin komunikasi dengan sang mantan pelatih timnas Kamboja yakni Keisuke Honda. Sang Mantan pemain AC Milan tersebut bahkan juga telah berada di Indonesia. Hanya saja memang kemudian tak ada persetujuan antara pihak Keisuke Honda dengan manajemen.

Keseriusan PSIS Semarang dalam berburu pelatih berkualitas juga terlihat dari antusiasme manajemen sewaktu bicara perihal sosok Shin Tae-yong.

Yoyok Sukawi sendiri pun memastikan bila saja pelatih asal Korea Selatan itu memutuskan tak lagi menukangi timnas Indonesia, maka pihaknya akan jadi yang terdepan untuk menggunakan jasanya sebagai pelatih kepala.

Pada klasemen sementara, Laskar Mahesa Jenar kini duduk di peringkat ke-10 dengan 23 poin. Di pertandingan minggu ke-19, Carlos Fortes dan beserta juga para rekannya telah dinanti Arema FC pada pertandingan di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (21/1) mendatang nanti.

PSIS Semarang Bawa Kiper Muda Timnas

PSIS Semarang Bawa Kiper Muda Timnas

PSIS Semarang Bawa Kiper Muda Timnas PSIS Semarang sendiri sudah bergerak cepat pada bursa transfer paruh musim Liga 1 Indonesia musim 2022/2023. Rekrutan pertama tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut ialah kiper muda timnas Indonesia yakni Adi Satryo yang di putaran pertama kemarin memperkuat Persik Kediri.

Penjaga gawang yang berusia 21 tahun tersebut dibawa oleh PSIS Semarang untuk menambah kedalaman tim di posisi penjaga gawang. Sebelumnya di posisi yang sama telah memiliki Wahyu Tri Nugroho, Ray Redondo, Yofandani Pranata, dan Arifin Setyadi.

Bicara akan kualitas, Adi Satryo tak perlu diragukan lagi sebab selama ini dia bahkan sudah menjalani debutnya bersama timnas Indonesia senior. Terakhir, dia tercatat sebagai salah satu penjaga gawang tim Garuda yang sukses berhasil kualifikasi Piala Asia.

Dia juga jadi bagian timnas Indonesia U-23 sewaktu memperoleh akan medali perunggu di SEA Games yang diselenggarakan di Vietnam tahun kemarin.

Baca Juga: Persita Tangerang Wajib Beres-beres Menjelang Putaran Kedua

“Adi Satryo kami bawa untuk menambah kekuatan di pos penjaga gawang. Umurnya juga masih muda dan diharapkan semakin berkembang lebih baik selepas gabung PSIS,” ucap CEO PSIS Semarang yakni Yoyok Sukawi seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

“Apalagi selama ini ia juga sering dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas. Selamat datang. Bawa PSIS lebih baik usai ini,” tambah Yoyok Sukawi.

Sebelum mendarat di Laskar Mahesa Jenar, penampilan kiper pemilik satu caps di timnas Indonesia tersebut memang tak begitu baik di Persik Kediri. Pelatih baru Persik Kediri yakni Divaldo Alves lebih yakin terhadap Dikri Yusron sebagai pilihan utama di bawah mistar timnya.

Tercatat mantan kiper PSS Sleman itu baru tampil sebanyak dua kali sepanjang putaran pertama Liga 1 musim 2022/2023 kemarin. Padahal musim sebelumnya dia dipercaya tampil pada sebanyak 25 pertandingan. Bersama PSIS Semarang pada putaran kedua nanti, dia akan menggunakan nomor punggung 30.

PSIS Semarang Langsung Perpanjang Kontrak Pemainnya

PSIS Semarang Langsung Perpanjang Kontrak Pemainnya

PSIS Semarang Langsung Perpanjang Kontrak Pemainnya PSIS Semarang langsung bergerak cepat memagari salah seorang pemain pilarnya yakni Fredyan Wahyu dengan perpanjang kontrak. Pemain yang akrab dipanggil Ucil memang dikabarkan masuk dalam radar tim Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 lainnya Persis Solo.

Tak ingin berita terkait pemain andalannya tersebut terus liar dalam dunia pemberitaan, CEO PSIS Semarang yakni Yoyok Sukawi angkat bicara dan memastikan bahwa Fredyan Wahyu akan tetap menjadi bagian Laskar Mahesa Jenar bahkan sampai dengan musim depan.

“Benar, banyak rumor yang beredar di luar yang mengaitkan Ucil dengan tim lain. Tapi saya pastikan bahwa dia 100 persen namun bersama PSIS sampai musim depan,” ucap Yoyok Sukawi seperti dikutip dari laman sah Liga Indonesia.

Beredarnya kabar ketertarikan Persis Solo terhadap pemain dengan nomor punggung 46 tersebut tak lepas dari konsisten penampilan yang terus ditunjukkannya.

Sepanjang putaran pertama Liga 1 musim 2022/2023, Fredyan Wahyu telah dimainkan sebanyak 14 kali. Dan menariknya lagi, walau berposisi sebagai pemain belakang, dia terbilang rajin membantu serangan dan cukup produktif.

Baca Juga: Bali United Membuka Kesempatan Untuk Bawa Pemain Baru Di Bursa Transfer

“Fredyan Wahyu merupakan salah satu pemain penting di tim PSIS dan manajemen juga telah memperpanjang kontraknya sampai semusim ke depan,” ucap Yoyok.

Persis Sendiri memang dikabarkan sedang berburu pemain di posisi bek kanan tersebut sebab saat ini hanya Gavin Kwan Adsit yang siap tempur. Dua pemain lainnya yakni Eky Taufik masih harus istirahat untuk pemulihan luka patah hidung serta Andri Ibo yang tak dalam keadaan fit.

Di sisi lain, Ucil yang telah bergabung di PSIS Semarang sejak tahun 2019 lalu adalah mantan kapten Persis Solo Junior pada rentang tahun 2013-2015. Dia sendiri dikenal sebagai pemain dengan fighting spirit yang tinggi dan umpan yang jitu dan insting mencetak gol yang cukup tinggi untuk seorang pemain belakang.