PSIS Mengakui Keunggulan Persib Yang Dianggap Tampil Jauh Lebih Ok

PSIS Mengakui Keunggulan Persib Yang Dianggap Tampil Jauh Lebih Ok

PSIS Mengakui Keunggulan Persib Yang Dianggap Tampil Jauh Lebih Ok PSIS sendiri dipaksa bertekuk lutut di kandang sendiri sewaktu menjamu Persib. Tim tamu tersebut bermain lebih perkasa serta membawa pulang tiga angka selepas unggul dengan skor 3-1 di Stadion Jatidiri, Semarang.

Muhammad Ridwan selaku caretaker berbicara bahwa upaya telah dilakukan anak didiknya. Namun memang skuat didikan Luis Milla tampil jauh lebih baik dan begitu solid. Gol dari Marc Klok, Ciro Alves dan David da Silva cuma dibalas dengan satu gol Taisei Marukawa.

“Jadi yang pertama syukur alhamdulillah kita mengakhiri pertandingan tersebut tanpa ada yang terluka, itu patut kita syukuri. Yang berikutnya, terkait akan pertandingan melawan Persib hari ini, ini menjadi suatu pertandingan yang berat,” ujar Muhammad Ridwan dalam jumpa pers selepas pertandingan.

“Kita telah mengeluarkan segala upaya, segala kekuatan yang kita miliki untuk memenangkan pertandingan. Namun qodarullah kita belum dapat menang, saya ucapkan selamat bagi Persib yang dapat meraih poin di Semarang,” ujar dia.

Baca Juga: Dari Kekalahan Pada Markas Borneo FC Persik Wajib Belajar

Dalam pertandingan tersebut, PSIS sendiri sudah harus tertinggal 0-2 di babak pertama. Pelatih tersebut juga merespon dengan memasukan Vitinho dan juga Taisei Marukawa untuk meningkatkan daya gedor di barisan depan. Hasilnya jitu sebab mereka jadi memegang kendali permainan dan lebih menyerang.

Bahkan satu gol dapat dicetak oleh Taisei menerima assist dari Vitinho. Ditanya mengapa kedua pemain tersebut diturunkan selepas turun minum dan tak menjadi starter, Ridwan memiliki alasannya. Sebab menurutnya kedua pemain tersebut punya masalah dalam hal kebugaran.

“Memang, untuk Marukawa dan Vitinho sebab pertimbangan kebugaran. Kita tak dapat memainkan mereka dari awal, Sebab di latihan hari Jumat atau Sabtu tersebut gladi yang terakhir cuma dengan 15-20 menit bermain saja dan itu Marukawa kewalahan terkait kebugaran,” ucap dia.

Sebab itu, kedua pemain yang berposisi sebagai winger tersebut baru dimainkan selepas turun minum. Diakui oleh Muhammad Ridwan bahwa peran keduanya begitu besar untuk tim. Tapi kendala kebugaran yang membuatnya tak dapat untuk menurunkan keduanya sejak menit pertama.

“Jadi memang planning kita pada pertandingan tersebut adalah untuk menyelamatkan Marukawa dan Vitinho dari hal yang tidak diinginkan seperti cedera atau penurunan stamina pada sesi kedua. Maka kita mempersiapkan mereka untuk bermain di sesi kedua. Memang ketika keduanya masuk itu impactnya besar sekali, namun itu belum cukup untuk kita untuk membalikkan keadaan,” tukasnya.

Striker Ciro Alves Mulai Galau, Liga 1 Belum Ada Kejelasan Kapan Mulai Lagi

Striker Ciro Alves Mulai Galau, Liga 1 Belum Ada Kejelasan Kapan Mulai Lagi Striker Persib Bandung yakni Ciro Alves mulai merindukan akan lapisan pertandingan setelah tiga minggu lebih Liga 1 2022/2023 dihentikan imbas dari Tragedi Kanjuruhan yang terjadi.

Ciro sendiri mengaku rindu akan suasana stadion, semaraknya akan dukungan Bobotoh, dan ingin kembali menggunakan seragam Persib di lapangan.

Sebelumnya, penyerang yang kini berusia 33 tahun asal Brasil tersebut harus berjuang keras untuk dapat bangkit dari luka patah tulang yang dialaminya ketika turnamen pramusim Piala Presiden 2022 lalu.

Tak mudah untuk si pemilik nama lengkap Ciro Henrique Alves Ferreira e Silva itu untuk kembali ke penampilan terbaik yang akhirnya dapat ditemukan di minggu ke-10 Liga 1 2022/2023.

Tampil delapan pertandingan selama 574 menit, Ciro cuma tampil penuh dalam empat pertandingan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut musim ini.

Sisanya, mantan pemain Persikabo 1973 itu wajib  bergantian dengan pemain lain. Tersingkat adalah sewaktu bermain dalam pertandingan Persib kontra Madura United di Bandung, yakni 3 menit.

Ciro harus melewatkan lima pertandingan sebelum dapat mencetak gol pertamanya untuk Maung Bandung ke gawang RANS Nusantara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 4 September 2022 lalu.

Baca Juga: Tidak Ingin Terlalu Santai, Bali United Terus Berbenah Manfaatkan Vakumnya Liga 1

Setelah itu, Ciro sendiri mencetak dwigol pada minggu kesembilan ketika menghadapi Barito Putera di Bandung, 16 September 2022 lalu.

Sayang, ketika motivasi meningkat dan penampilannya membaik, tantangan harus kembali dihadapi pemain yang memakai nomor punggung 77 tersebut sebab persaingan harus berhenti dan sampai saat ini belum ada kepastian setelah minggu ke-10..

“Saya sedih kompetisi tersebut harus berhenti. Saya pikir kini  yang paling penting ialah semuanya introspeksi untuk sepak bola Indonesia,” ucap Ciro.

“Tapi, tentu rindu dengan lapisan pertandingan, lapisan kompetisi. Rindu dengan suasana stadion, riuhnya Bobotoh dan tentu ingin kembali memakai seragam Persib di lapangan,” tukasnya.

Imbas dari tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang sempat  menelan hingga 135 korban jiwa, gelaran Liga 1 2022/2023 disetop sementara hingga kurun waktu yang belum ditentukan.

Pasca-Tragedi Kanjuruhan, stakeholder sepak bola Indonesia sudah melakukan diskusi dengan perwakilan FIFA dan AFC, serta beberapa kementerian terkait di Jakarta pada 13 Oktober lalu.

Dalam pertemuan tersebut, didapatkan beberapa tahapan yang sudah dibuat perihal kembali bergulirnya kembali Liga 1 2022/2023 yang diwacanakan akhir bulan November 2022.