Resky Peroleh Buah Manis Dari Proses Peminjamannya

Resky Peroleh Buah Manis Dari Proses Peminjamannya  – Sukses masuk kedalam daftar pemain Persija Jakarta yang didaftarkan untuk putaran kedua Liga 1 Indonesia musim tahun 2019, Resky Fandi sendiri harus menemui jalan curam guna memperoleh menit bermain di tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Kesulitannya untuk menembus tim inti tersebut yang kemudian membuatnya harus menerima fakta bahwa dirinya dipinjamkan ke klub Liga 2, Dewa United FC pada musim 2021/2022.

Baca Juga: Piala Dunia 2022 Dijadikan Motivasi Tambahan Oleh Saimina

Bersama tim kasta kedua itu dia kemudian mencatatkan sebanyak 14 penampilan dan berhasil mengantarkan Dewa United FC memeluk satu tiket promosi ke Liga 1 musim 2022/2023.

“Kalau saya ambil segi positifnya saja. Sebelum dipinjamkan, Pak Ferry Paulus bilang kebijakan tersebut demi masa depan saya. Kamu bukan anak muda lagi. Kamu sendiri harus berjuang demi nama mu yang jauh lebih baik lagi. Saya pikir secara positif betul juga. Kalau tak main-main akan sulit ke depannya,” kata Resky Fandi.

Dewa United Mengamuk Habisi Klub Liga 3 Selepas 20 Hari Tanpa Pertandingan

Dewa United Mengamuk Habisi Klub Liga 3 Selepas 20 Hari Tanpa Pertandingan Pada hari Jumat (21/10/2022) lalu Dewa United FC berhasil meraih kemenangan telak 5-2 atas klub Liga 3, Persipan Pandeglang dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

Dalam pertandingan yang berlangsung 3×40 menit ini pelatih kepala Nil Maizar menurunkan seluruh pemainnya. Rangga Muslim dan Rishadi Fauzi berbagi empat gol di pertandingan tersebut.

Sedangkan satu gol lainnya tercipta lewat eksekusi penalti Risto Mitrevksi. Selepas pertandingan, pelatih kepala Dewa United FC, Nil Maizar mengaku tak terlalu memikirkan akan hasil.

Ia mengatakan ada hal lain yang menjadi fokusnya. Terlebih, timnya telah cukup lama tak bertanding sekitar 20 hari lamanya.

Baca Juga: Sembuh dari Luka Panjang, Striker Rishadi Fauzi Siap Bertanding kembali

“Yang utama ialah conditioning serta touch ball dari para pemain. Setelah pertandingan terakhir tanggal 1 Oktober 2022, kami telah melewati 20 hari tanpa pertandingan,” ucap Nil Maizar.

Nil Maizar juga  memberikan penghargaan terhadap para pemainnya yang terus menunjukkan progres positif selama kurang lebih tiga minggu kompetisi terhenti.

Nil Maizar berharap anak didiknya terus menjaga keadaan dan siap ketika kompetisi dimulai kembali. Liga 1 2022/2023 sendiri belum diketahui kapan terlaksanan kembali pasca Tragedi Kanjuruhan kemarin.

“Secara keadaan dan taktikal saya melihat telah ada perkembangan dari pemain. Mereka juga antusias selama menjalani program dari tim pelatih,” terang Nil Maizar.

“Tapi memang ada beberapa hal yang harus ditingkatkan lagi ke depannya,” pungkas mantan juru formasi Timnas Indonesia tersebut.