Leonardo Puas Akan Kondisi Fisik Para Pemainnya Usai Kembali Berlatih

Leonardo Puas Akan Kondisi Fisik Para Pemainnya Usai Kembali Berlatih

Leonardo Puas Akan Kondisi Fisik Para Pemainnya Usai Kembali Berlatih Persis Solo kembali menjalani latihan selepas menyelesaikan putaran pertama Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 usai menghadapi Persik Kediri pada tanggal 24 Desember 2022 kemarin. Latihan pertama usai libur Natal dan Tahun Baru tersebut dijalani Laskar Sambernyawa di Stadion UNS Solo, Selasa kemarin (3/1/2023) sore.

Selepas menjalani libur dan berkumpul dengan keluarga masing-masing, Persis Solo kembali bersiap menghadapi putaran kedua yang sudah di depan mata. Walau menghabiskan waktu cuti tanpa latihan bersama di Kota Bengawan, pelatih Persis Solo, Leonardo Medina sendiri tak merasa khawatir dengan kebugaran anak asuhnya.

“Dari hasil latihan yang dijalankan hari ini, seluruh keadaan para pemain sangatlah baik. Ini menunjukkan mereka menjaga akan kebugaran serta melakukan latihan secara individu selama masa libur,” ucapnya seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Hal tersebut yang kemudian membuat Leonardo Medina dapat lebih memfokuskan tim untuk hadapi putaran kedua Liga 1 muim 2022/2023.

Baca Juga: PSIS Semarang Bawa Kiper Muda Timnas

“Kita melakukan dua sesi latihan. Meningkatkan kekuatan melalui gym di pagi hari serta pemahaman taktikal di sore hari. Selain itu kita juga memfokuskan diri pada aspek finishing,” ujar dia.

Finishing memang menjadi salah satu pekerjaan rumah Persis Solo, terlebih lagi pada enam pertandingan lanjutan putaran pertama kemarin yang dilaksanakan dengan sistem bubble. Ada banyak peluang emas yang nyatanya tak sanggup dikonversikan menjadi gol oleh Fernando Rodriguez dan beberapa teman-teman.

Di sisi lain, pada latihan perdana tersebut, ada juga beberapa pemain yang masih belum mengikuti latihan sebab faktor cedera. Sementara Eky Taufik yang sebelumnya harus menepi pada beberapa pertandingan terakhir sudah bergabung kembali bersama tim.

“Irfan Jauhari sekarang tengah dalam masa pemulihan, untuk Irfan Bachdim kita masih tunggu laporan dari tim medis terhadap kondisinya. Eky Taufik juga sudah bergabung bersama kita usai menyelesaikan operasi cedera hidungnya. Selebihnya, pemain yang lain berada dalam keadaan yang sangat baik,” tegas Leonardo.

Untuk Beberapa Minggu Persis Solo Harus Kehilangan Duo Irfan

Untuk Beberapa Minggu Persis Solo Harus Kehilangan Duo Irfan

Untuk Beberapa Minggu Persis Solo Harus Kehilangan Duo Irfan Dua pemain Persis Solo yakni Irfan Bachdim dan juga Irfan Jauhari kini sedang berjuang untuk pulih dari cedera. Dua pemain yang biasa beroperasi di posisi serang Laskar Sambernyawa tersebut untuk beberapa minggu kedepan akan lebih banyak bergelut dengan penanganan medis untuk kesembuhan cedera.

Selepas menjalani pertandingan terakhir lawan Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (24/12) lalu, dua pemain yang juga sama-sama pernah berseragam Bali United diarahkan untuk memperoleh akan perawatan medis lebih intensif.

“Untuk Irfan Bachdim mengalami cedera Medial Collateral Ligament Sprain atau Sprain MCL,” ucap Dokter tim Persis Solo yakni Iwan Wahyu Utomo.

Sementara setelah melalui proses MRI, dia melanjutkan, Irfan Jauhari sendiri akan menjalani operasi Varicole sebagai proses tindak lanjut. Sang pemain sendiri pun diperkirakan harus istirahat sekitar dua minggu ke depan. Baru selepas dari masa pemulihan dia telah dapat untuk kembali bergabung dengan tim.

Baca Juga: PSIS Semarang Langsung Perpanjang Kontrak Pemainnya

“Secara bertahap, tim medis Persis Solo akan selalu memantau keadaan kedua pemain agar dapat sembuh sesegera mungkin,” tambah dokter Iwan.

Sampai paruh musim Liga 1 musim 2022/2023, Irfan Bachdim tampil dalam sebanyak 9 pertandingan dengan menyumbang satu gol. Catatan yang sama juga dimiliki juniornya yakni bertanding di 9 pertandingan dengan mencetak satu gol.

Pada enam pertandingan yang dijalani dengan sistem bubble di kawasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Persis Solo mencatat dua kali menang, dua kali imbang dan dua kali kalah.

Hasil yang diraih itu dapat dikatakan cukup baik ketimbang penampilan mereka pada awal musim. Alhasil, tim yang saat ini diarsiteki Leonardo Medina tersebut sanggup bergerak menjauh dari zona degradasi dan saat ini duduk di peringkat 12 klasemen sementara dengan dengan koleksi sebanyak 19 poin.

Persis Solo Sudah Mempelajari Kekuatan Persik Kediri

Persis Solo Sudah Mempelajari Kekuatan Persik Kediri

Persis Solo Sudah Mempelajari Kekuatan Persik Kediri Pelatih Persis Solo yakni Leonardo Medina mengatakan bahwa timnya dalam keadaan siap tempur untuk menghadapi Persik Kediri pada pertandingan minggu ke-17 atau pertandingan penutup putaran pertama Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu kemarin (24/12) pukul 18.00 malam WIB.

Menghadapi Persik Kediri yang kini terpuruk di dasar klasemen, Leonardo Medina tetap meminta para pemainnya untuk tetap waspada. Menurut dia, tim yang berjuluk Macan Putih tersebut cuma kurang beruntung dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Kita berusaha terhadap pemulihan dan sudah mempelajari kekuatan dari tim lawan. Persik merupakan tim yang bermain dengan baik, namun saya pikir mereka cuma kurang beruntung dalam beberapa pertandingan terakhir sebab tak sanggup mencetak gol. Mereka tim yang kompak dan punya pemain-pemain yang hebat,” ucap dia seperti dikutip dari laman resmi klub.

Untuk dapat merebut poin penuh di pertandingan terakhir putaran pertama Liga 1 musim 2022/2023 nanti, dia mengingatkan para pemain Persis Solo untuk menjaga fokus.

Baca Juga: Timnas Indonesia Menang Tipis, Wajib Menangkan Pertandingan Selanjutnya

“Kita harus sangat fokus terhadap Persik memainkan penguasaan bola dengan baik dan sangat intens dalam melakukan transisi. Hal terpenting untuk tim kini ialah harus tetap bermain baik dan berjuang meraih tiga angka,” terangnya.

Kebuntuan dari posisi depan yang belum sanggup bermain produktif dalam beberapa pertandingan terakhir terus dicarikan solusinya. Menurutnya tim sudah bermain dengan baik dan jauh lebih efektif, cuma tinggal memecahkan permasalahan gol di depan gawang.

“Terus berlatih, itulah solusi permasalahan belum mampunya banyak gol tercipta. Persis menunjukkan progres yang amat meyakinkan, bermain lebih efektif dan dapat sampai di kotak penalti dengan lebih cepat. Sewaktu berada di kotak penalti, ada beberapa pemain yang telah berada di sana dengan sangat cepat seperti Ryo, Messidoro, Fernando, Jauhari, Ferdinand dan yang lainnya. Hal terakhir yang harus kita lakukan ialah cetak gol, dan semoga dapat  mencetak gol dengan progres yang baik,” pungkas Leonardo Medina.

Profil Sang Mantan Asisten Pelatih Tim Malaysia Saat Ini Menjadi Pelatih Persis Solo

Profil Sang Mantan Asisten Pelatih Tim Malaysia Saat Ini Menjadi Pelatih Persis Solo Leonardo Medina sendiri merupakan sosok lelaki yang lahir di Montevideo, Uruguay, pada tanggal 30 Mei 1977. Dia punya rekam jejak yang panjang di dunia sepak bola.

Bahkan, lelaki yang memiliki nama lengkap Leonardo Andres Medina Gutierrez itu telah kerap berpindah-pindah negara untuk mencicipi kompetisi sepak bola setempat, terkhususnya di kawasan Amerika Selatan.

Di Uruguay, ia tercatat sempat memperkuat Sud America, Rentistas, Depor Colonia, Liverpool FC, Miramar,CA Cerro, sampai Rampla Jrs.

usai, dia pernah bergeser ke Kolombia untuk memperkuat Real Cartagena serta Pareira. Di Mexico, Medina pernah bermain untuk Jaguares. Kemudian saat berkarier di Chile, dia pernah singgah di Audax Italiano.

Setelah itu, ia juga tercatat sempat merumput bersama Huracan (Argentina), Oriente Petrolero (Bolivia), hingga Cienciano (Kanada).

Ada juga di dunia racik strategi, pelatih yang sudah mengantongi lisensi UEFA Pro ini lebih banyak berkiprah sebagai asisten pelatih dan Direktur Akademi.

Baca Juga: Cuma Tampil Sekali di Musim Pertama, Pratama Siap Rebut Tempat Utama Musim Depan

Dia tercatat sempat menjadi asisten pelatih Tiburones Rojos (2012), Direktur Akademi Amerika JGD (2013-2016), hingga Direktur Akademi Monarcas Morelia (2015-2017).

Selanjutnya, ia sendiri menjabat sebagai Direktur Olahraga Real Zamora (2017-2018), pelatih kepala Amerika JGD (2018) serta asisten pelatih Johor Darul Takzim (2019-2022).

Selama berkarier di Liga Super Malaysia bersama Johor Darul Takzim (JDT), Leonardo Medina merupakan sosok penting yang menjadi tangan kanan Benjamin Mora.

Sebelumnya, Benjamin Mora pernah dikatakan akan digoda Persis Solo untuk mengisi kursi kepelatihan yang ditinggalkan oleh Jacksen F Tiago.

Tapi, kabar tersebut akhirnya batal terwujud usai Benjamin Mora memilih untuk pulang kampung ke Meksiko untuk menukangi tim lokal, Atlas FC.

Selama membantu Benjamin Mora di kursi kepelatihan JDT, Leonardo Medina telah sukses mempersembahkan dua gelar Liga Super Malaysia dan satu juara Piala FA Malaysia.

Saat ini, yang terbaru, Leonardo Medina akan memimpin para pemain Persis Solo menghadapi Johor Darul Takzim pada pertandingan uji coba persahabatan sekaligus melaksanakan pemusatan latihan di Negeri Jiran.