Kuipers Peroleh Kartu Merah, Milla Komentari Kepemimpinan Wasit

Kuipers Peroleh Kartu Merah, Milla Komentari Kepemimpinan Wasit

Kuipers Peroleh Kartu Merah, Milla Komentari Kepemimpinan Wasit Ditendangnya Nick Kuipers sebab memperoleh kartu kuning kedua membuat Luis Milla bertanya-tanya. Menurutnya bek andalannya tersebut tidak pantas untuk memperoleh kartu merah dan juga wasit keliru untuk mengambil keputusan.

Bek yang berasal dari Belanda tersebut harus keluar lapangan jauh lebih cepat sebab dua kali menerima kartu kuning. Namun Milla sendiri mengatakan bahwa pelanggaran kedua yang dilakukan terhadap Lulinha tak perlu dihadiahi kartu kuning sebab cuma pelanggaran ringan.

“Apa menurut kamu mengenai akan kartu kuning yang diberikan? Apakah itu pantas diganjar kartu kuning kedua atau tidak? Kalau menurut saya sebagai pelatih itu bukan merupakan pelanggaran yang harus diganjar kartu,” ucap pria yang berasal dari kota Spanyol tersebut dalam jumpa pers selepas pertandingan.

Menurutnya wasit salah mengambil keputusan sampai Persib dirugikan. Sebab selepas Nick Kuipers keluar, timnya dibuat kesusahan menjaga keunggulan. Tim bermain dengan sepuluh pemain dan juga lawan menyerang lebih gencar.

Baca Juga: Luis Milla Katakan Kesalahan Rival Tentukan Kemenangan Persib 

“Untuk saya wasit melakukan kesalahan untuk tim kami. Dua pelanggaran, dua kartu, serta pelanggaran kedua tersebut menurut saya tak perlu memperoleh kartu. Kemudian selepas itu dia membiarkan tim kami bermain dengan sepuluh pemain,” kata dia.

Untuk kartu kuning pertama yang diperoleh di pertandingan tersebut diakui Milla pantas dikartu kuning. Namun pelanggaran yang kedua menurutnya cuma kontak ringan saja. Akibat kartu merah tersebut juga imbasnya bek 30 tahun tersebut harus cuti dalam membela Persib melawan Borneo FC.

“Untuk saya ini merupakan kesalahan besar dan Nick tak dapat bertanding pada pertandingan berikutnya. Untuk pelanggaran pertama mungkin itu dapat diberikan kartu kuning, namun untuk yang kedua tidak, dia cuma berjuang memperebutkan bola,” keluhnya.

Sang mantan pelatih timnas Indonesia tersebut memahami bahwa tidak mudah menjadi sosok wasit. Karena kesalahan dalam mengambil keputusan bisa dilakukan semua orang. Namun dia berharap ke depannya tugas pengadil bisa lebih jeli lagi dan tak ada kesalahan serupa terulang.

“Dalam sepakbola, dapat saja pelatih dan pemain melakukan kesalahan, begitu pula wasit. Dan karena ini Nick tidak dapat bermain dalam pernah berikutnya. Namun jangan salah paham, saya respek pada wasit dan saya juga tahu betapa sulitnya pekerjaan tersebut. Namun mohon untuk dapat mengambil keputusan dengan tepat,” pungkasnya.

Kuipers Perlu Pertandingan Uji Coba Guna Pulihkan Ritme Bertanding

Kuipers Perlu Pertandingan Uji Coba Guna Pulihkan Ritme Bertanding Rencana Persib perihal melaksanakan uji coba menghadapi FC Bekasi City disambut baik oleh Nick Kuipers. Menurutnya pemain memang memerlukan pertandingann bertanding sewaktu kompetisi Liga 1 sementara ini masih dihentikan.

Secara persiapan memang stoper jangkung tersebut mengatakan tidak melakukan secara khusus. Namun diakui olehnya tanding tersebut memerlukan dihadapi secara serius karena ini jadi peluang dia merasakan lagi lapisan pertandingan.

“Saya rasa ini merupakan pertandingan seperti biasanya, namun bagus pula untuk memainkan pertandingan terutama di keadaan seperti ini, sebab belum jelas kapan kompetisi tersebut dimulai lagi. Terkadang perlu pertandingan seperti ini dan saya senang bisa bertanding lagi,” ucap Kuipers.

Baca Juga: Gara-gara Striker Persija Jakarta Peserta Piala Dunia 2022 Tak Jadi Menang

Dia mengatakan dalam keadaan yang bugar sebab dalam dua minggu terakhir sudah melakukan latihan dengan intensif. Tapi secara aura bertanding masih harus dibiasakan lagi karena sudah sebulan kompetisi dihentikan. Penting untuk tim mulai memulihkan lagi ritme bertanding mereka sebelum liga dimulai kembali.