Luis Milla Katakan Kesalahan Rival Tentukan Kemenangan Persib

Luis Milla Katakan Kesalahan Rival Tentukan Kemenangan Persib

Luis Milla Katakan Kesalahan Rival Tentukan Kemenangan Persib Kemenangan tipis diraup oleh Persib dalam lawatan mereka ke Gelora Ratu Pamelingan. Luis Milla mengatakan secara keseluruhan anak didiknya dan Madura United bermain sama kuat selama 90 menit.

Dalam pertandingan tersebut  kedua tim bersama-sama bermain terbuka dan ingin menguasai permainan untuk mencetak gol. Dikatakan pelatih yang  berasal dari Spanyol tersebut bahwa tuan rumah bermain jauh lebih baik di interval pertama. Tapi selepas turun minum, malah Maung Bandung yang tampil lebih efektif serta menghasilkan satu gol.

“Saya melihat pertandingan tersebut berjalan seimbang, orang-orang yang menyaksikan pertandingan tersebut juga menikmati jalannya pertandingan sebab berjalan sangat menarik. Saya rasa, Madura di babak pertama lebih bagus menurut saya, namun pada babak kedua menjadi milik kami,” terang Luis Milla, Jumat kemarin (20/1) dalam jumpa pers selepas pertandingan.

Yang menjadi pembeda pada pertandingan ini cuma satu kesalahan Cleberson. Bek Madura United ini salah mengontrol bola operan jaja dan David da Silva suskes menyerobotonya. Kesempatan tersebut yang dimanfaatkan untuk memecah kebuntuan.

Baca Juga: Demi Atasi Madura United Irianto Menegaskan Siap Kerja Keras

“Saat pertandingan antara kedua tim berjalan seimbang, maka satu kesalahan kecil tentunya memberikan keuntungan untuk tim lainnya. Dalam hal tersebut, satu kesalahan pemain Madura dapat dimanfaatkan David, dirinya pintar menganalisa keadaan di sana dan menyelesaikannya dengan gol,” lanjutnya.

Daya juang pemain selama 90 menit untuk mengamankan tiga poin pun memperoleh apreasiasi tinggi dari Luis Milla. “Saya amat senang dengan kerja keras serta spirit dari tim kami,” tutur pria berusia 56 tahun ini.

Salah satu kunci sukses Persib di pertandingan tersebut adalah dengan memasukan Rachmat Irianto di babak kedua. Semula memang sang pemain diprediksi akan turun sebagai starter sebab hadir di sesi jumpa pers jelang pertandingan. Namun tim pelatih tidak ingin untuk mengambil resiko sebab keadaannya belum pulih betul selepas menderita cedera.

Tapi melihat tim butuh perubahan di sisi kiri. Daisuke Sato yang semula dipasang sebagai stoper digeser mengisi posisi Frets Butuan di wing back kiri. Sebagai gantinya, Irianto yang dimasukan di sesi kedua menjadi bek tengah.

“Saya memutuskan untuk tidak menurunkan dia sejak menit pertama karena tak ingin mengambil resiko bila dia harus kembali mengalami cedera. Di babak kedua kami bermasalah di sisi kiri dan harus melakukan pergantian,” ujarnya.

“Dan saya rasa untuk bermain selama 45 menit, saya juga sudah bicara dengan dokter, dia Irianto memungkinkan untuk bermain. Saya sangat senang, sebab dia mendapat cedera yang lainnya,” tutup Luis Milla.

Demi Atasi Madura United Irianto Menegaskan Siap Kerja Keras

Demi Atasi Madura United Irianto Menegaskan Siap Kerja Keras

Demi Atasi Madura United Irianto Menegaskan Siap Kerja Keras Tekad dalam meraih kemenangan pada pertandingan tandang di Stadion Gelor Ratu Pamelingan diusung Rachmat Irianto. Dia mengatakan pemain Persib punya motivasi tinggi untuk dapat pulang dengan tiga poin.

Sang pemain pun menegaskan aspek mental yang digenjot oleh Persib selama persiapan. Bagaimana pelatih menanamkan mentalitas yang kuat bagi para pemain agar bisa tampil dengan etos kerja tinggi. Ketenangan juga membuat para pemain dapat mengikuti instruksi pelatih dengan lancar.

“Tentu persiapannya paling penting ialah bagaimana kami bermain dengan kerja keras dan apa yang diinginkan oleh coach Luis Milla bisa kita terapkan dengan baik,” tegas sang pemain dalam jumpa pers jelang pertandingan.

Baca Juga: Finishing Menjadi Sorotan Usai Persija Ditekuk Persis Solo

Penting untuk Irianto dan beberapa rekannya setimnya punya motivasi untuk siap tampil dengan kerja keras. Pasalnya lawan yang dihadapi adalah tim dengan komposisi pemain jempolan. Ketika ini juga Madura United menjadi tim yang bertengger di urutan kedua klasemen sementara.

“Sebab kita akan melawan tim yang memiliki komposisi pemain baik, memiliki kualitas yang baik. Jadi kita akan bekerja keras untuk pertandingan besok,” terang sang mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut.

Disinggung mengenai pemain Madura United yang paling diantisipasi, ia mengatakan tak ada. Sebab seluruh pemain harus dicegah ketika telah memasuki sektor pertahanan Maung Bandung. Irianto juga memastikan semua rencana yang sudah dibuat oleh tim pelatih harus dapat berjalan.

“Saya pikir semuanya pemain Madura itu patut diwaspadai. Jadi kita tetap berhati-hati dengan semua pemain Madura dan kembali lagi, kita akan fokus untuk tim kita sendiri, pada tim Persib Bandung dengan apa yang dimau oleh coach Luis Milla,” pungkasnya.

Igbonefo Ingin Raup Tiga Poin Demi Persaingan Di Papan Atas

Igbonefo Ingin Raup Tiga Poin Demi Persaingan Di Papan Atas

Igbonefo Ingin Raup Tiga Poin Demi Persaingan Di Papan Atas Stoper senior Persib yakni Victor Igbonefo mengatakan kesiapannya untuk melawan Madura United. Menurutnya, untuk dapat meraih hasil positif di kandang lawan tentu diperlukan untuk fokus dan juga konsentrasi tinggi.

Dalam lawatan kali ini, perjalanan jauh ditempuh untuk tiba di Pamekasan. Selepas melakukan penerbangan dari kota Bandung kekota Surabaya, rombongan pun meneruskan perjalanan ke Pamekasan dengan memakai bus.

Diakui Igbonefo bahwa memang timnya perlu melalui proses panjang untuk bertanding. Namun fokus mereka tak boleh terganggu untuk meladeni tuan rumah yang dihuni oleh beberapa pemain berkualitas pada setiap posisinya.

“Ya perjalanan panjang namun kita harus fokus karena ini pertandingan yang cukup besar. Kamu tahu materi pemain Madura sangat bagus yakni Hugo Gomes, Vizcarra, mereka punya pemain pengalaman, mereka punya kualitas,” ujarnya ketika diwawancara.

Persib sendiri hadir dengan modal tak terkalahkan di sepuluh pertandingan terakhir. Terakhir, Maung Bandung sukses meraih kemenangan atas sang lawan, Persija Jakarta serta hasil tersebut mendongkrak moril pemain.

Baca Juga: PSIS Semarang Terus Mengejar Pelatih Baru Untuk Menukangi Tim

Catatan impresif tersebut pun ditegaskan Igbonefo tak menjadi beban namun justru membuat motivasi tim makin terangkat. “tak beban, sebab aku pikir kemenangan kemarin bantu tim, kita tidak ada beban dan tetap fokus,” ujarnya.

Memang disayangkan bahwa Persib tak ikut bertanding pada minggu ke-18 kemarin sebab pertandingan melawan Bhayangkara FC ditunda. Igbonefo mengatakan secara ritme bertanding, Madura United lebih terjadi dari timnya.

“Pasti, tim lain main dan dapat keadaan main lebih baik dari kita, namun kita tetap fokus ke game. Kita tetap fokus sebab kita tahu ini merupakan game sangat penting, tidak mudah, dan pemain sangat fokus,” tuturnya.

Ini juga menjadi duel dua tim papan atas yang saat ini sedang melaju di jalur menuju tahta juara. Raihan tiga poin tentu memiliki arti penting sebab selain mengatrol posisi tapi juga menyumbat perolehan angka tim pesaing.

Maka dari itu, bek naturalisasi dari Nigeria ini sangat berambisi memetik kemenangan. “Makanya seperti aku pikir kita harus fokus, jangan sampai kehilangan poin sebab persaingan semakin panas, kita harus fokus,” tukasnya.

Madura United Kembalikan Pelatih Serta Pemain Asing, kenapa?

Madura United Kembalikan Pelatih Serta Pemain Asing, kenapa? Manajemen Madura United FC memutuskan untuk mengembalikan sang pelatih serta pemain asing yang ada di tim mereka selepas tim Pulau Garam tersebut melakukan perubahan kontrak di tengah kompetisi Liga 1 Indonesia 2022-23 yang dibekukan menyusul Tragedi Kanjuruhan.

“Pemulangan tersebut, sebab Madura ingin memastikan kenyamanan para pemain, apalagi kompetisi kita penuh ketidakpastian,” ucap Presiden tim Madura United FC yakni Achsanul Qosasi dalam keterangan tertulis yang diterima di Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2022) malam lalu.

Sebelumnya pada Selasa (25/10/2022), Madura United sudah melakukan perubahan kontrak dengan para pemain, pelatih, serta ofisial klub.

Menurut ‘AQ’ panggilan akrab Achsanul Qosasi, dengan perubahan kontrak itu, maka Madura United FC telah siap dengan segala keadaan. Apakah kompetisi Liga 1 Indonesia akan ditunda, dibatalkan, ataupun akan dilanjutkan.

“Mereka merupakan pemain profesional, harus bersiap dengan segala keadaan, yang penting hak serta kewajiban terpenuhi,” ujar AQ.

Kini, pemain Madura telah berkumpul dengan para keluarganya. Pemain asing serta pelatih sebagian telah pulang ke negaranya.

Baca Juga: Langsungkan TC di Yogyakarta, Borneo FC Masih Menunggu Jawaban Perihal Uji Coba

Menurut Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq, perubahan  kontrak yang sudah ditanda tangani pemain dan pelatih pada Selasa (25/10/2022) tersebut merupakan lampiran pascakontrak yang berisi tambahan klausul atau pasal untuk memperbarui beberapa ketentuan kontrak yang telah  disetujui  sebelumnya.

“Madura United merupakan tim Liga 1 yang membuat perubahan dengan pemain dan sponsor di tengah berhentinya kompetisi sepak bola nasional di tiga level utama,” kata Zia.

Upaya adendum dilakukan supaya semua pihak mempunyai kepastian hukum perihal hak dan kewajibannya. Proses pembicaraan manajemen tim berjuluk “Laskar Sape Kerrap” dengan pemain, pelatih, dan sponsor perihal perubahan  kontrak tersebut berlangsung selama lima hari.

“Manajemen Madura United bersyukur semua pihak yang terlibat memahami dan setuju. Dan, alhamdulillah, semua pemain setuju, pelatih tak keberatan, sponsor memberikan dispensasi serta pemahaman,” ucap Zia.