Alasan Aziz Memilih Timnas Spanyol Sebagai Tim Jagoannya

Alasan Aziz Memilih Timnas Spanyol Sebagai Tim Jagoannya Permainan cantik yang diperagakan oleh timnas Spanyol membuat Abdul Aziz jatuh hati. Pemain Persib Bandung tersebut juga percaya La Furia Roja sanggup menjadi juara di Piala Dunia 2022 Qatar.

Sejak lama dia memang memfavoritkan timnas Spanyol. Itu sebab pada dasarnya Abdul Aziz sendiri merupakan fans Barcelona. Corak permainan yang mirip menurutnya menjadi suatu  alasan mengapa akhirnya dukungan diberikan terhadap tim didikan Luis Enrique.

“Kalau saya sendiri sih memang dari dulu itu Spanyol, karena kan saya itu suka Barcelona jadi ngiblatnya tersebut ke Spanyol,” ucap gelandang lulusan Diklat Persib tersebut.

Baca Juga: Bos Persib Sepenuhnya Mendukung Pemain Yang Dipanggil Untuk Bergabung Di Timnas

Luis Enrique sendiri merupakan sosok mantan pelatih Barcelona. Selain itu di tim Spanyol saat ini didominasi penggawa dari Blaugrana seperti Jordi Alba, Sergio Busquets, Alejandro Balde, Gavi, Pedri, Ansu Fati, Ferran Torres serta Eric Garcia.

Disindir mengenai apakah Aziz mendukung Spanyol sebab baru menang 7-0 atas Kosta Rika, dia membantahnya. Aziz sendiri juga menolak anggapan dukungannya terhadap La Furia Roja tersebut sebab ada sosok Luis Milla sebagai pelatih Persib.

Bos Persib Sepenuhnya Mendukung Pemain Yang Dipanggil Untuk Bergabung Di Timnas

Bos Persib Sepenuhnya Mendukung Pemain Yang Dipanggil Untuk Bergabung Di Timnas Persib Bandung membuka pintu lebar untuk para pemainnya gabung timnas Indonesia. Tiga pemain tiang Maung Bandung yakni Marc Klok, Ricky Kambuaya dan juga si Rachmat Irianto dipanggil bergabung pemusatan latihan jelang Piala AFF 2022.

Teddy Tjahjono selaku Direktur klub berbicara pihaknya sangat mendukung pemain yang gabung timnas. sebelumnya, Kakang Rudianto, Robi Darwis dan Ferdiansyah juga sedang berada di Spanyol guna mengikuti TC timnas U-20.

“Kalau panggilan timnas pasti kita mendukung dengan penuh, kita juga ada tiga pemain U-20 yang masuk ke agenda pemusatan latihan. Pada akhirnya kita masih mengutamakan kebutuhan dari timnas,” ucap Teddy Tjahjono ketika diwawancara.

Baca Juga: Resky Peroleh Buah Manis Dari Proses Peminjamannya

Klok, Irianto dan Kambuaya melakoni pemusatan latihan menjelang Piala AFF dari tanggal 28 November sampai tanggal 20 Desember. Selepas itu mereka akan bertanding turnamen tersebut pada tanggal 21 Desember dan jika lolos ke final maka perjuangannya di Piala AFF baru selesai tanggal 16 Januari 2023.

Keadaan jadi sulit untuk Persib bila akhirnya kompetisi dilanjutkan pada Desember ini. Sebab ketiga pemain ini merupakan sosok kunci dan mereka harus absen di banyak pertandingan. Saat ini terkait kelanjutan Liga 1 memang masih samar sejak terhenti akibat tragedi Kanjuruhan.

Lama Persib Tak Bertanding, Milla Ambil Segi Positif

Lama Persib Tak Bertanding, Milla Ambil Segi Positif Tim Persib Bandung akhirnya kembali bertanding selepas sebulan lamanya tidak melangsungkan pertandingan. Luis Milla melihat ada sisi positif sebab saat ini kedalaman tim makin bagus dan kualitas pemain juga merata.

Maung Bandung tersebut bertemu dengan Bekasi City dalam pertandingan uji coba akhir minggu ini. Ini menjadi kali pertama tim merasakan lapisan akan pertandingan sejak adanya tragedi Kanjuruhan. Menurut sang pelatih, memang tak mudah untuk anak didiknya untuk mengawali aksi di atas lapangan sebab masih sedikit kaku.

“Untuk saya, dengan dua bulan tanpa memainkan pertandingan yang kompetitif serta dua bulan tak memainkan satu pertandingan pun, tentu sulit untuk  kami ketika memulai lagi pertandingan,” ucap Luis Milla.

Baca Juga: Mbarga Katakan Rahasia Akurasi Sundulannya

Namun dia tak ingin terlalu ambil pusing dengan keadaan yang ada serta mencoba mencari sisi positifnya. Luis Milla menilai saat ini kompetisi di dalam tim makin sengit sebab pemain-pemain yang biasa menjadi cadangan sudah semakin nyetel dan bisa jadi opsi pemain utama. Sebab latihan intensif dilakukan selama beberapa minggu ke belakang.

Sejak pertama tiba menahkodai Persib, Milla sendiri memang tidak banyak merubah  pemain. Dia cenderung menurunkan pemain-pemain tertentu yang menurutnya sanggup mengaplikasikan taktik yang diterapkan. Namun pada masa kekosongan liga, perlahan pemain lain yang biasa ditepikan kini dilirik Milla sebab ada progres dari permainannya.

Pelatih Timnas Indonesia Bawa Justin dan Jenner ke Spanyol, Bantu Timnas U-19 Lawan Prancis dan Slovakia

Pelatih Timnas Indonesia Bawa Justin dan Jenner ke Spanyol, Bantu Timnas U-19 Lawan Prancis dan Slovakia – Pelatih Shin Tae-yong turut membawa dua calon pemain naturalisasi yakni Justin Hubner dan Ivar Jenner dalam skuad Timnas Indonesia U-19 yang lanjut menjalani training camp (TC) di kota Spanyol.

Sebelumnya, Justin Hubner dan Ivar Jenner juga turut ikut serta dalam TC tim Garuda Nusantara di Turki. Sejak menjalani latihan perdana pada hari Kamis (10/11/2022) mereka bahkan turut ambil bagian dalam dua pertandingan uji coba kontra Baerum SK U-20 dan Al Adalah FC.

Walau belum sah menjadi warga negara Indonesia (WNI), Shin Tae-yong nyatanya tetap membawa pemain berdarah Indonesia-Belanda itu ke Spanyol. Di sana, keduanya akan membantu tim Merah Putih mengarungi turnamen mini.

Hal tersebut  disampaikan oleh asisten pelatih Timnas Indonesia U-19 yakni Nova Arianto. Dia memastikan Ivar Jenner dan Justin Hubner akan terus bersama Timnas Indonesia U-19.

“Ivar serta Justin akan terus bersama dengan tim,” ucap Nova Arianto.

Garuda Nusantara akan berangkat ke Spanyol, Selasa (15/11/2022) waktu setempat alias mundur sekitar 10 hari dari jadwal awal sebab masalah visa.

Baca Juga: Fergonzi Katakan keadaannya Tetap Bugar Selepas Balik Dari Argentina

Saat ini, Marselino Ferdinan beserta rekannya telah  merampungkan TC dan uji coba di Turki. Mereka siap menggeser tempat pemusatan latihan ke Spanyol sekaligus menjalani pertandingan uji coba.

“Tanggal 15 November berangkat ke Spanyol,” kata mantan pemain Persib Bandung tersebut.

Selama berada di Turki, Timnas Indonesia U-19 telah menjalani beberapa pertandingan uji coba. Mereka melawan Cakaliki Spor (menang 2-1), Turki U-20 (kalah 1-2), Moldova U-20 (menang 3-1 dan seri 1-1) serta Antalyaspor U-20 (menang 3-2).

Di Spanyol, Timnas Indonesia U-19 akan menjalani sejumlah uji coba. Dua pertandingan yang telah dipastikan ialah menghadapi Prancis U-20 (17/11/2022) dan Slovakia U-20 (19/11/2022) dalam kejuaraan berjudul ‘Costa Calida Region de Murcia Football Week’.

Beberapa Timnas Indonesia Pernah Dicap Wonderkid, Kini Pudar

Beberapa Timnas Indonesia Pernah Dicap Wonderkid, Kini Pudar Beberapa nama pemain timnas Indonesia yang sempat dicap sebagai wonderkid ternyata malah mengalami penurunan penampilan sebab tak sanggup konsisten. Inkonsistensi para pemain-pemain tersebut juga terjadi di level tim.

Label wonderkid yang pernah erat melekat pada mereka akhirnya juga secara perlahan luntur sebab penurunan penampilan tersebut. Beberapa nama pemain timnas Indonesia yang berlabel wonderkid tersebut sudah seperti tenggelam.

Mereka sendiri tak kunjung mendapatkan panggilan untuk kembali memperkuat tim Merah Putih.

Baca Juga: Cuma 8 Stadion di Indonesia yang Dikatakan Pantas Pakai

Febri Hariyadi

Febri Hariyadi pernah menjadi salah satu pemain muda istimewa usai mengikuti tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar tahun 2016. Waktu itu, namanya langsung melesat tinggi bersama Persib Bandung.

Momen tersebut tepatnya terjadi sewaktu ia tampil di ajang Indonesia Soccer Championship tahun 2016. Bahkan, Febri juga berhasil menjadi andalan timnas Indonesia, terutama sewaktu diasuh Luis Milla.

Tapi, saat ini kisah berhasil Febri cuma tinggal kenangan saja. Karena, dia sudah tidak pernah mendapat panggilan dari timnas Indonesia. Kiprahnya bersama Persib juga terhitung biasa-biasa saja.

Andik Vermansah

Andik Vermansah sendiri pernah menjadi salah satu pemain yang paling luar biasa sewaktu ia berusia muda. Pada masa-masa awal kariernya, dia bahkan berhasil mencuri perhatian dunia.

Karena, Andik sanggup membuat mantan bintang Manchester United yakni David Beckham, melakukan tekel keras terhadapnya sebab aksinya kerap merepotkan lawan.

Bahkan, Andik juga sempat menjalani trial bersama tim  luar negeri. Tapi, dia akhirnya memilih Malaysia sebagai dermaganya.

Sayangnya, kiprah Andik bersama timnas Indonesia berhenti bersinar karena, ia cuma mampu mencetak dua gol dari 30 penampilan internasional.

Baca Juga: Ayah Korban Kanjuruhan Histeris dan Pingsan Setelah Melihat Jenazah Putrinya Diautopsi

Gavin Kwan Adsit

Gavin Kwan Adsit juga menjadi salah satu pemain yang sempat dicap sebagai wonderkid sewaktu masih berusia muda. Karena, dia pernah  mencatatkan karier di luar negeri.

Waktu itu, Gavin sendiri berstatus sebagai pemain tim Rumania, CFR Cluj. Secara postur, dia memang cukup mumpuni untuk bermain di semua posisi.

Sayangnya, karier Gavin seolah-olah jalan di tempat, terutama bersama timnas Indonesia. Karena, dia terakhir kali membela tim Garuda pada medio akhir tahun 2019. Sejak saat itu, ia absen bersama timnas Indonesia.

Hansamu Yama Pranata

Selain itu, terdapat nama Hansamu Yama Pranata juga si bek tengah jebolan timnas Indonesia U-19 yang berhasil meraup  gelar juara Piala AFF U-19 2013 bersama dengan Indra Sjafri.

Ketika itu, Hansamu Yama Pranata diharapkan akan menjadi bek tengah andalan timnas Indonesia di masa depan. Tapi, saat ini dia malah kalah bersaing dengan pemain yang jauh lebih muda.

Karena, telah tiga tahun terakhir ini Hansamu tidak pernah mendapat panggilan untuk tampil bersama tim Merah Putih, terutama sejak kursi kepelatihannya berada di bawah komando Shin Tae-yong.

Cuma 8 Stadion di Indonesia yang Dikatakan Pantas Pakai

Cuma 8 Stadion di Indonesia yang Dikatakan Pantas Pakai PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengatakan bahwa audit stadion kini masih berlangsung, namun dalam prosesnya sampai sekarang cuma ada delapan stadion yang diaktakan layak untuk dipakai.

Seperti dapat diketahui, tim perubahan sepak bola Indonesia sudah bergerak pasca tragedi Kanjuruhan.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  sudah melakukan audit ke sejumlah stadion yang ada di Indonesia.

Audit tersebut dilakukan untuk melihat stadion yang layak pakai dan tidak, sehingga nantinya akan langsung diproses perbaikan.

KemenPUPR sendiri melakukan audit ke 21 stadion yang berada di Indonesia termasuk stadion Kanjuruhan, Malang.

Ketika audit stadion tersebut masih dilaksanakan, PT LIB telah menerima laporan.

Komisaris Utama, Juni Rachman selepas  pertemuan dengan pemilik Klub Liga 1, di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (4/11/2022) lalu mengatakan bahwa ada beberapa stadion yang dikatakan pantas untuk dipakai.

Juni Rachman mengatakan dari sekian banyak stadion yang diaudit oleh PUPR sampai kini baru ada delapan stadion yang dikatakan pantas.

Enam di antaranya yakni stadion yang akan digunakan sebagai tempat Piala Dunia U-20 2023.

Keenam stadion tersebut yakni Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Stadion Manahan Solo, Stadion Jakabaring Palembang, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.

Baca Juga: Ayah Korban Kanjuruhan Histeris dan Pingsan Setelah Melihat Jenazah Putrinya Diautopsi 

Untuk dua stadion tambahannya yakni Stadion Batakan Balikpapan dan Stadion Jatidiri Semarang.

“Yang pantas delapan stadion. Itu termasuk yang enam buat Piala Dunia U-20,” kata Juni Rachman terhadap awak media.

“Kemudian tambahan Stadion Batakan serta Stadion Jatidiri Semarang,” katanya.

Juni mengatakan bahwa kini tim gugus tugas masih melakukan audit untuk beberapa stadion dan cuma itu yang dikatakan pantas pakai.

Termasuk untuk security officer juga masih dilakukan, untuk itu Juni mengatakan PT LIB tak bisa buru-buru.

Terkait untuk jadwal pertandingan juga karena LIB dipastikan masih akan menunggu rekomendasi dari pemerintah.

“Begitu juga terkait security officer, audit saat ini masih dilaksanakan oleh gugus tugas. Termasuk perihal jadwal pertandingan uji coba Liga 1, kami masih tunggu rekomendasinya,” ucap Juni.

“Kami tak dapat menyampaikan masalah jadwal, namun hasil rekomendasi akan disosialisasikan ke LIB kalau sudah pasti,” tuturnya.

Seperti dapat diketahui, bila sesuai timeline yang dibuat oleh gugus tugas perubahan sepak bola Indonesia, usai melakukan pelatihan dan pendidikan untuk stakeholder terkait aturan safety & security terbaru 15-18 November 2022.

Pada tanggal 18-20 November mendatang akan berlangsung test uji coba pertandingan Liga 1.

Pertandingan uji coba tersebut adalah tiga partai tunda Liga 1 musim 2022/2023 pada minggu ke-11 yang melibatkan Barito Putera melawan PSM Makassar (18/11/2022), PSIS Semarang vs Bhayangkara FC (19/11/2022), dan Persib Bandung kontra Persija Jakarta (20/11/2022).

Luis Milla Libur Dalam Latihan Pertama Bersama Dengan Persib Bandung Sore Ini Selepas Dari Cuti Panjang

Luis Milla Libur Dalam Latihan Pertama Bersama Dengan Persib Bandung Sore Ini Selepas Dari Cuti Panjang Pelatih Persib Bandung yakni Luis Milla libur dalam latihan pertama bersama timnya yang akan dilakukan Senin sore ini. Sebelumnya tim Persib Bandung libur panjang sebab kompetisi BRI Liga 1 Indonesia diberhentikan sementara.

Tim PERSIB akan kembali melaksanakan sesi latihan bersama di Bandung. Latihan akan dilakukan di Stadion PERSIB.

Latihan PERSIB sendiri akan dipimpin oleh asisten pelatih yakni Budiman, pelatih fisik si Yaya Sunarya serta ada juga pelatih kiper yakni Luizinho Passos.

Cuma saja memang belum ada pernyataan sah perihal kelanjutan BRI Liga 1 Indonesia.

Kabar tersebut disampaikan pelatih PERSIB yakni Luis Milla.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Berkemungkinan Hadapi Wonderkid Man United di Piala Asia U-20 2023

“Ya, kayak dijadwalkan sebelumnya, tim akan berkumpul kembali dan memulai latihan besok pada sore hari. Tepatnya pada pukul 16.00 (WIB) sampai 17.30,” ujar Luis Milla, dikutip dari halaman Persib Bandung.

Tapi, dalam beberapa sesi latihan PERSIB dipastikan tak akan langsung ditangani Milla dan kedua asisten pelatih yakni Manuel Perez Cascallana dan Carlos Grande Rodriguez.

Milla mengatakan, ia dan kedua asistennya wajib berada di Spanyol untuk beberapa hari ke depan untuk mengurus keperluan yang tak dapat ditinggalkan.

“Mungkin dimulai sesi latihan besok sampai hari Kamis (3 November 2022) atau Jumat (4 November) nanti kami belum bergabung. Penerbangan kami dijadwalkan hari Kamis,” kata Luis Milla.

Persib Bandung Menunggu Kepastian Trofeo Bersama Dortmund

Persib Bandung Menunggu Kepastian Trofeo Bersama Dortmund – Persib Bandung diagendakan bertanding dengan Borussia Dortmund di akhir November 2022 ini. Borussia Dortmund ke Indonesia pada akhir November 2022, akan tetapi kini sedang menunggu kepastian, begitu juga dari Persib Bandung.

Borussia Dortmund sendiri berencana trofeo bersama Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut rencananya akan dilangsungkan pada jeda internasional saat Piala Dunia 2022 Qatar berlangsung.

Sang Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) yakni si Teddy Tjahjono menjelaskan event tersebut masih menunggu akan kepastian status waktu, tempat, dan juga tanggalnya masih belum dapat dipastikan.

Baca Juga: Pelatih Tim Nasional Desak Timnas Indonesia U-20 Wajib Perkuat Pressing saat Kehilangan Bola

Cuma saja mengacu terhadap agenda awal trofeo tersebut akan dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada tanggal 27 November 2022 mendatang nanti.

“Rencana trofeo dengan Dortmund dan Persebaya hingga saat ini masih menunggu kepastian dari pihak terkait. Perihal penyelenggaraan Trofeo itu jadi belum ada kepastian jadwal,” terang Teddy.

“Komunikasi akan tetap berjalan sejak Rabu kemarin, kita bertemu direktur internasional Dortmund. Rencananya tanggal 27 November,” sebut Teddy.

Sebelumnya, Teddy Tjahjono menilai harus dapat melakukan pemilahan dan pemisahan antara proses hukum yang kini sedang berlangsung dengan kepastian kelanjutan kompetisi liga 1 2022.

Ia pun menegaskan tetap menghormati proses hukum yang tengah berjalan, akan tetapi kompetisi Liga 1 musim 2022/2023 harus segera ada kejelasan.

Teddy berharap dengan adanya pemisahan dan pemilahan itu semua dukungan dan komponen industri sepakbola dapat berjalan dengan secara bersamaan.

Persib Uji Coba Match 6 Kali

Persib Uji Coba Match 6 Kali

ligaindonesia.asia Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Persib Uji Coba Match 6 Kali Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Persib Uji Coba Match 6 Kali

Persib Bandung berencana menggelar uji coba sebanyak enam kali sebagai persiapan Liga 1 2020.”Jika Liga benar digelar 1 Maret kami butuh minimal lima sampai enam laga uji coba. Itu menjadi kabar yang baik dan setiap tim bisa melakukan persiapan serius dengan waktu sekitar lima pekan,” ujar pelatih Persib, Robert Alberts usai memimpin sesi latihan di lapangan SPOrT Jabar, Arcamanik, Bandung, Kamis (23/1/2020).Bila Liga 1 digelar 1 Maret, Persib langsung menyusun rencana dan target sebelum kick-off.

“Kami punya rencana untuk pramusim, kami sudah memulai hari pertama latihan lengkap dan kami tahu apa yang harus dilakukan,” kata Robert.Berbicara mengenai target, pelatih asal Belanda ini menegaskan, Persib tak main-main. Pemain dan manajemen akan duduk bersama untuk mencapai target tersebut.”Kami akan berdiskusi dengan pemain setelah ini. Di Indonesia ada 18 klub dan banyak yang ingin menjadi juara. Pada musim lalu, ada 15 pelatih dipecat dan itu hal biasa di Indonesia, seakan menjadi rekor dunia soal pemecatan pelatih,” tutur Robert.

Baca Juga : Fold Bukan Berarti Kalah Dalam Permainan Poker Online

Persib Harus Berani
Robert menegaskan, sebagai klub besar, Persib Bandung harus berani mematok target tinggi.”Tentunya target kami juara,” ucap pelatih berusia 65 tahun ini.Seperti diketahui pada musim 2019, Robert mendapat target membawa Persib finis di lima besar. Namun, pencapaian meleset. Persib hanya mampu berada di posisi keenam.

Persib Tandangi Borneo Dalam Rumah

Persib Tandangi Borneo Dalam Rumah

ligaindonesia.asia Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Persib Tandangi Borneo Dalam Rumah. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Persib Tandangi Borneo Dalam Rumah

Persib Bandung berhasil mencuri poin penuh dari markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Menjalani laga pekan ke-32 Shopee Liga 1 2019, Rabu (11/12/2019), tim berjulukan Pangeran Biru itu menang 1-0.Hasil ini membuat Persib naik ke posisi enam klasemen sementara Liga 1 dengan nilai 45. Di sisi lain, Borneo masih menempati peringkat kedua dengan mendulang 49 poinBerstatus tim tamu, Persib Bandung mampu mengendalikan permainan. Persib mendapatkan peluang lebih dulu melalui Nick Kuipers pada menit ke-21.Namun, bola hasil sundulannya yang memanfaatkan umpan terukur Ardi Idrus masih melayang tipis di atas gawang Borneo FC.

Kiper Borneo FC, Gianluca Pandeynuwu, membuat penyelamatan heroik pada menit ke-28. Kiper berusia 22 tahun ini berhasil menepis bola hasil tembakan gelandang Persib Bandung, Omid Nazari.Persib sukses memecah kebuntuan pada menit ke-41. Bola hasil sepakan gelandang sayap Ghozalo Siregar dari luar kotak penalti meluncur deras masuk ke gawang Borneo FC. TIm Pangeran Biru mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Borneo FC.Paruh kedua berjalan seru. Kedua tim saling masih saling berbalas serangan. Namun, upaya Borneo FC menyamakan kedudukan belum membuahkan hasil.Borneo FC mendapatkan kans terbaik untuk menyeimbangkan keadaan pada menit ke-89. Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan, membuat penyelamatan gemilang dengan membendung bola hasil tendangan keras Sultan Samma dari dalam kotak penalti.Hingga laga tuntas, skor 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung tetap bertahan.

Baca Juga : PSS Evaluasi Formasi Setelah Kalah Dari Persela

Borneo FC (4-2-3-1): Gianluca Pandeynuwu (k); M. Ikhsan, Javlon Guseynov, Nurdoansyah, Diego Michiels (b); Juan Alsina, Wahyudi Hamisi; Renan Silva, Ambrizal Umanailo, Terens Puhiri (t); Matias Conti (d)
Pelatih: Mario Gomez

Persib Bandung (4-2-3-1): Made Wirawan (k); Zalnando, Indra Mustafa, Nick Kuipers, Ardi Idrus (b); Dedi Kusnandar, Omid Nazari; Ghozali Siregar, Frets Butuan, Esteban Vizcarra (t); Ezechiel N’Douassel (d)
Pelatih: Robert Alberts