Liga 1 Masi Belum Ada Kejelasan, Persis Solo Rilis Jersey

Liga 1 Masi Belum Ada Kejelasan, Persis Solo Rilis Jersey Meski belum ada kejelasan terkait akan kelanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2022/2023, Persis Solo sendiri tetap melakukan launching jersey ketiga yang akan mereka pakai ketika nanti kompetisi dilanjutkan kembali.

Jersey ketiga tersebut merupakan suatu bentuk penghormatan Laskar Sambernyawa terhadap Kadipaten Mangkunegaran, keraton yang mempunyai kedekatan nilai sejarah dengan tim kebanggaan Pasoepati tersebut.

“Dominasi warna hitam dengan sedikit sentuhan warna emas yang sangat elegan pada detail di sisi depan serta belakang, mencerminkan akan keindahan dari busana kebangsawanan Mangkunegaran pada masa lalu,” tulis Persis Solo di laman sah klub.

Baca Juga: Eriyanto Ganti Dukungan Ke Argentina Sebab Italia Tak Lolos Piala Dunia

“Padu padan warna emas tersebut juga turut terpampang pada kerah, lengan, celana pendek serta kaus kaki. Jersey tersebut juga menandakan kekuatan, kebanggaan, dan kegigihan semangat seperti halnya yang dimiliki oleh tentara kerajaan Mangkunegaran saat berperang dalam merebut kemerdekaan. Jersey tersebut akan dipakai pada Liga 1 2022/2023, bersamaan dengan jersey kandang dan juga tandang,” tambah keterangan tersebut.

Kecil Kesempatan Raffi Ahmad Menjadi Ketua Umum PSSI yang Baru

Kecil Kesempatan Raffi Ahmad Menjadi Ketua Umum PSSI yang Baru Percepatan Kongres Pemilihan melalui sistem Kongres Luar Biasa (KLB) menggulirkan sejumlah kabar menarik. Salah satunya yakni kemungkinan kesempatan Raffi Ahmad menjadi orang nomor satu di lembaga pengurus sepakbola nasional tersebut.

Tapi, menurut Presiden RANS Nusantara FC yakni si Roofi Ardian kesempatan Raffi Ahmad menjadi chairman PSSI sangat susah terjadi.

Roofi mengatakan kemungkinan Raffi untuk maju amatlah kecil. Masalahnya, selebritas papan atas Tanah Air tersebut cukup sibuk dengan kegiatannya sebagai publik figur.

“Ah gak masuk PSSI. Kelihatannya itu terlalu jauh ya, tidak si keliatannya tidak sampai situ,” ucap Roofi ketika ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (4/11/2022) silam.

Lebih lanjut, Roofi sendiri juga enggan untuk berkomentar siapa sosok yang cocok untuk menggantikan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule tersebut sebagai ketua umum. Menurutnya, masih terlalu jauh memperkirakan akan hal tersebut.

“Wah kayaknya kita Terlalu jauh bila bicara itu. Kita masih tim baru, semoga yang terbaik saja,” jelas Roofi.

Baca Juga: Beberapa Timnas Indonesia Pernah Dicap Wonderkid, Kini Pudar

Komite Eksekutif  PSSI sudah memutuskan akan mempercepat KLN pada tanggal 18 Maret dari semula pada bulan November 2023.

KLB dilaksanakan usai adanya desakan dari anggota PSSI yaitu Persis Solo dan Persebaya Surabaya dan berbagai pertimbangan lainnya.

Kemudian juga KLB dilaksanakan untuk menindaklanjuti kepastian kompetisi yang saat ini terhenti sebab Tragedi Kanjuruhan, Malang.

Dalam KLB nanti akan dipilih kepengurusan baru PSSI untuk jabatan ketua umum, wakil ketua, dan 12 anggota Exco. Asalkan sesuai kriteria siapa pun berhak untuk maju mencalonkan diri termasuk Raffi Ahmad sendiri.

Walau terbilang masih jauh. Beberapa nama mulai muncul yang dirasa pas menggantikan Iwan Bule mulai dari Menteri BUMN Erick Thohir sampai mantan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria.

Dipanggil ke Istana, Zainudin Amali Ulas KLB PSSI serta Piala Dunia dengan Pak Presiden

Dipanggil ke Istana, Zainudin Amali Ulas KLB PSSI serta Piala Dunia dengan Pak Presiden Menteri Pemuda dan Olahraga yakni Zanudin Amali dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Negara pada Selasa lalu (1/11/2022). Dia mengatakan pertemuan tersebut  mengulas akan perkembangan sepak bola nasional termasuk dalam rencana Kongres Luar Biasa  PSSI serta persiapan Piala Dunia U-20 2023.

Tentang percepatan KLB PSSI memang sedang hangat dibicarakan usai federasi sepak bola nasional itu sah melapor FIFA untuk melaksanakan agenda besar tersebut.

KLB PSSI yang direncanakan berlangsung pada tanggal 18 Maret 2023 memiliki agenda utama pemilihan pengurus menanggapi keadaan terbaru sepak bola Tanah Air pasca Tragedi Kanjuruhan, Malang.

Selain desakan Persebaya Surabaya serta Persis Solo,  tim gabungan Independen Pencari Fakta sebelumnya juga meminta PSSI untuk melaksanakan KLB agar izin menggulirkan kembali kompetisi dapat diberikan.

Menpora Zainudin Amali menjelaskan bahwa pembahasan KLB PSSI antara dirinya dan Presiden Jokowi cuma dilakukan sepintas. Pemerintah tak ingin melampaui batas sampai dianggap melakukan intervensi oleh FIFA.

Baca Juga: Rindukan Akan Lapisan Pertandingan Ini Harapan Bek Persib Daisuke Sato

“Ya bahas KLB PSSI, namun sepintas saja. KLB kan telah diputuskan oleh PSSI. Itu menjadi pekerjaan PSSI, dan bukan urusan pemerintah,” ucap Menpora Amali di kantornya, Jakarta, Rabu lalu (2/11/2022).

Lebih lanjut, Menpora Amali menambahkan pertemuan dengan Bapak Presiden Jokowi juga mengulas akan persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Ia mengatakan semua hal terkait kejuaraan itu harus selesai dengan baik.

“Kemudian persiapan Piala Dunia U-20 2023, itu yang banyak dibahas,” terang sang politikus partai Golkar tersebut.

“Persiapan Piala Dunia U-20 2023 bahkan kemungkinan saya diminta sedikit intensif komunikasi dengan FIFA usai Keputusan Presiden keluar sebab saya sebagai penanggung jawab terhadap Piala Dunia U-20 2023,” pungkasnya.

Iwan Bule Pastikan PSSI Secepatnya Langsungkan KLB Selepas Didesak Persebaya dan Persis Solo

Iwan Bule Pastikan PSSI Secepatnya Langsungkan KLB Selepas Didesak Persebaya dan Persis Solo Mochamad Iriawan atau yang kerap dipanggil Iwan Bule memastikan bahwa PSSI akan segera melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB). Hal tersebut merupakan ekor dari desakan para klub Liga 1 seperti Persebaya Surabaya dan juga Persis Solo.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Iwan Bule selaku Ketua Umum PSSI setelah melaksanakan Exco Emergencey Meeting di kantor PSSI di GBK Arena, Jakarta Pusat pada Jumat (28/10/2022) malam WIB.
Selepas ia menggelar rapat yang dihadiri 12 anggota Exco tersebut, PSSI melalui Mochamad Iriawan alias Iwan Bule akhirnya ingin menggelar KLB secepatnya.
“Memutuskan untuk mempercepat kongres biasa pemilihan melalui mekanisme kongres luar biasa sesuai step aturan organisasi,” ucap Iwan Bule.
Sebelum melaksanakan KLB, PSSI disebut Iwan Bule akan terlebih dahulu melalukan tahap verifikasi. Dia menekankan bahwa KLB akan dilaksanakan selambat-lambatnya tiga bulan pasca proses verifikasi selesai.
Sebagaimana merujuk pada Pasal 34 ayat 2 statuta PSSI, KLB baru dapat dilaksanakan apabila sekurangnya 2/3 dari delegasi (voters) mewakili anggota PSSI mengajukan permintaan itu secara tertulis.
Keputusan PSSI secepatnya melaksanakan  KLB dikatakan Iwan Bule tak lepas dari desakan para anggota PSSI yakni dua tim Liga 1, Persebaya Surabaya dan Persis Solo. Keduanya secara terang-terangan meminta PSSI melaksanakan KLB sebagai bagian dari perubahan sepak bola Tanah Air pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan setidaknya 135 orang lebih.

Begini Sikap RANS Nusantara FC Perihal Desakan KLB PSSI

Begini Sikap RANS Nusantara FC Perihal Desakan KLB PSSI RANS Nusantara FC mendukung usaha perubahan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Namun, perihal akan desakan digelarnya Kongres Luar Biasa PSSI (KLB PSSI), sikap RANS Nusantara FC dinilai tidaklah tegas.

Dapat diketahui, PSSI tengah didesak untuk melaksanakan KLB oleh pecinta sepak bola Tanah Air buntut Tragedi Kanjuruhan. Mereka menuntut adanya perubahan di kepengurusan PSSI.

Perubahan pengurus lewat KLB dinilai amat penting oleh sebagian pihak sebab dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral para pengurus PSSI saat ini atas tragedi Kanjuruhan. Bahkan, Persebaya Surabaya dan Persis Solo menyatakan ketegasannya meminta KLB dengan melayangkan surat resmi terhadap PSSI.

“RANS Nusantara FC selaku tim sepak bola yang menjunjung tinggi akan rasa persaudaraan dan kemanusiaan, mendukung penuh proses pengusutan tuntas Tragedi Kanjuruhan. Doa kami juga senantiasa teriring untuk seluruh keluarga korban Tragedi Kanjuruhan,” tulis pernyataan RANS Nusantara.

Baca Juga: NET TV Batalkan Siarkan Pertandingan Timnas Indonesia U-20 Lawan Turki

“Kami mendukung proses pembenahan sepak bola Indonesia, yang tengah berjalan saat ini. Kami optimistis bahwa sepak bola Indonesia dapat berkembang ke arah yang jauh lebih baik, sehingga dapat menjadi sepak bola yang senantiasa dinikmati oleh semua usia.”

“Kami menghormati semua proses yang senantiasa berjalan saat ini, dan berharap semoga Tuhan memberikan titik terang supaya sepak bola Indonesia dapat bergulir kembali,” tutup pernyataan tersebut.

Pernyataan RANS Nusantara FC tersebut sama  dengan sikap dua tim BRI Liga 1 2022/2023 lainnya yakni Persija Jakarta dan juga Arema FC.

Sementara untuk melaksanakan KLB ada aturan yang wajib dipatuhi sesuai statuta PSSI. Minimal pengajuan oleh 50 persen pemilik suara.