Jordi Bergelora Untuk Secepatnya Perkuat Timnas Indonesia

Jordi Bergelora Untuk Secepatnya Perkuat Timnas Indonesia Pemain naturalisasi timnas Indonesia yakni Jordi Amat mengaku makin bergelora untuk dapat tampil bersama tim Garuda. Baru-baru ini, FIFA sendiri sudah menerima pergantian federasinya. Pemain yang kini memperkuat klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim itu juga mulai ikut bergabung pada pemusatan latihan (TC) dalam persiapan Piala AFF 2022.

Pemain kelahiran 21 Maret 1992 tersebut telah bergabung pada TC timnas Indonesia di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Bali, Kamis (1/12) lalu. Dia mengaku senang serta antusias menjalani latihan bersama beberapa rekannya di tim Garuda.

“Saya sangat senang, akhirnya proses tersebut sudah selesai. Saya dapat bermain untuk timnas, jadi saya sangat bergairah dan juga bahagia,” ucap Jordi Amat.

Walau baru bergabung di lapangan dengan beberapa rekannya, Jordi Amat langsung merasakan sesuatu yang sangat positif. Mantan pemain Espanyol, Rayo Vallecano dan Real Betis itu menilai bahwaa kekuatan tim Garuda patut diperhitungkan untuk dapat memeluk trofi juara Piala AFF 2022.

Baca Juga: Persib Berikan Bantuan Untuk Korban Gempa Di Cianjur

“Saya berpikir sangat positif. Ini tim kuat, memiliki cukup banyak pilihan untuk menghadapi sebuah turnamen yang ketat. Kami dapat memenangkan turnamen itu. Kami memiliki pemain yang amat kuat, juga dengan staf serta pelatih. Kita akan melakukan yang terbaik bersama-sama,” tambah dia.

Dengan mengandalkan kombinasi pemain muda dan berpengalam, Jordi Amat optimistis timnas Indonesia dapat memperoleh hasil terbaik. Pada pertandingan Piala AFF 2022, Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Filipina, Kamboja serta Brunei Darussalam.

Kamboja menjadi lawan pertama sekaligus dijamu tim Garuda pada tanggal 23 Desember mendatang. Selepas itu, tim didikan Shin Tae-yong tersebut bertandang ke markas Brunei Darussalam (26/12), kemudian menjamu Thailand (29/12) dan away ke Filipina (2/1) di pertandingan terakhir.

Bos Persib Sepenuhnya Mendukung Pemain Yang Dipanggil Untuk Bergabung Di Timnas

Bos Persib Sepenuhnya Mendukung Pemain Yang Dipanggil Untuk Bergabung Di Timnas Persib Bandung membuka pintu lebar untuk para pemainnya gabung timnas Indonesia. Tiga pemain tiang Maung Bandung yakni Marc Klok, Ricky Kambuaya dan juga si Rachmat Irianto dipanggil bergabung pemusatan latihan jelang Piala AFF 2022.

Teddy Tjahjono selaku Direktur klub berbicara pihaknya sangat mendukung pemain yang gabung timnas. sebelumnya, Kakang Rudianto, Robi Darwis dan Ferdiansyah juga sedang berada di Spanyol guna mengikuti TC timnas U-20.

“Kalau panggilan timnas pasti kita mendukung dengan penuh, kita juga ada tiga pemain U-20 yang masuk ke agenda pemusatan latihan. Pada akhirnya kita masih mengutamakan kebutuhan dari timnas,” ucap Teddy Tjahjono ketika diwawancara.

Baca Juga: Resky Peroleh Buah Manis Dari Proses Peminjamannya

Klok, Irianto dan Kambuaya melakoni pemusatan latihan menjelang Piala AFF dari tanggal 28 November sampai tanggal 20 Desember. Selepas itu mereka akan bertanding turnamen tersebut pada tanggal 21 Desember dan jika lolos ke final maka perjuangannya di Piala AFF baru selesai tanggal 16 Januari 2023.

Keadaan jadi sulit untuk Persib bila akhirnya kompetisi dilanjutkan pada Desember ini. Sebab ketiga pemain ini merupakan sosok kunci dan mereka harus absen di banyak pertandingan. Saat ini terkait kelanjutan Liga 1 memang masih samar sejak terhenti akibat tragedi Kanjuruhan.

Sah Menjadi WNI, Ini Janji Jordi Serta Sandy

Sah Menjadi WNI, Ini Janji Jordi Serta Sandy Sah menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia usai melakukan pengucapan sumpah WNI itu dilaksanakan di Kantor Wilayah Kemenkumham DKI, Kamis (17/11) kemarin, Jordi Amat dan Sandy Walsh berjanji akan memberikan kemampuan terbaiknya guna  membantu timnas Indonesia meraih prestasi terbaik di kancah internasional.

Memakai kopiah dengan stelan jas lengkap, keduanya juga lancar serta fasih menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mengucap sumpah WNI. Mereka terlihat  antusias menjalani beberapa tahapan proses menjadi WNI.

Baca Juga: Perasaan Beckham Selepas Tampil Berkilau Di Pertandingan Uji Coba

“Ini merupakan hari yang luar biasa. Saya ingin berterima kasih terhadap Ketum PSSI, juga pemerintah Indonesia. Saya tak dapat  mendeskripsikan perasaan saya kini, namun saya amat senang. Terima kasih banyak. Saya berjanji akan memberikan segalanya untuk negara ini, untuk negara kita,” kata Jordi Amat.

Susah Peroleh Menit Bermain, Bek Kiri Tersebut Mengaku J2 League di Atas Liga 1

Susah Peroleh Menit Bermain, Bek Kiri Tersebut Mengaku J2 League di Atas Liga 1 Pemain Tokyo Verdy yakni Pratama Arhan mengakui akan kualitas J2 League atau kompetisi kasta kedua Liga Jepang jauh di atas Liga 1 Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu faktor dirinya sulit memperoleh menit bermain.

Sejak bergabung dengan Tokyo Verdy, Arhan sendiri memang minim akan peluang bermain. Tercatat, mantan PSIS Semarang tersebut baru saja tampil satu kali di J2 League.

“Menurut saya sendiri J2 League di atas Indonesia, jauh lebih baik. Detail serta tertata.” kata Pratama Arhan dalam sambungan virtual zoom.

“Apalagi J1 League, itu kualitas sangat-sangat bagus. Tempo tinggi dan permainan cepat,” sambung bek sayap Timnas Indonesia itu.

Tapi, Arhan tak ingin menyerah begitu saja. Ia juga rela menambah akan porsi latihan sendiri demi dapat bersaing di Liga Jepang.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Mencoba Kekuatan Tim Norwegia Malam Ini

“Saya harus memperbaiki semua hal, berpikir lebih cepat lagi. Dapat menjalani instruksi pelatih dengan tempo cepat,” ungkap pemain 20 tahun tersebut.

“Saya sering latihan tambahan sendiri, passing, shooting, sampai latihan tendangan bebas,” tambah lelaki yang berasal dari Blora, Jawa Tengah.

Pratama Arhan sendiri sudah satu tahun membela Tokyo Verdy. Ia diikat kontrak selama dua tahun bersama Tokyo Verdy.

Sementara di timnas Indonesia, Pratama Arhan merupakan pemain andalan Shin Tae-yong. Tapi ternyata itu belum cukup meyakinkan pelatih Tokyo Verdy untuk memberikan menit bermain lebih banyak.

Timnas Indonesia Laksanakan TC Menyambut Piala AFF 2022 Pada 28 November 2022

Timnas Indonesia Laksanakan TC Menyambut Piala AFF 2022 Pada 28 November 2022 Timnas Indonesia akan melaksanakan pemusatan latihan (TC) yang dimulai pada tanggal 28 November 2022 jelang tampil di Piala AFF 2022.

TC timnas Indonesia tersebut kemungkinan besar akan dilaksanakan di Bali.

Belum diketahui berapa pemain yang akan dipanggil pelatih timnas Indonesia yakni Shin Tae-yong, dalam TC di Bali.

Walau begitu, Shin Tae-yong dipastikan tak akan memimpin TC timnas Indonesia di Bali.

Karena, Shin Tae-yong sedang fokus bersama timnas U-20 Indonesia yang tengah TC di Turki dan Spanyol.

Timnas U-20 Indonesia kini sedang berada di Turki sampai tanggal 15 November 2022.

Selepas  itu, TC timnas U-20 Indonesia dilanjutkan ke Spanyol sampai hingga 4 Desember 2022.

Di Spanyol, timnas U-20 Indonesia akan mengikuti turnamen mini dan akan bertemu Prancis U-20 serta Slovakia U-20.

Baca Juga: Pelatih Thailand Lirik Brunei Darussalam Daripada Timnas Indonesia

Jadwal TC yang bentrok tersebut membuat Shin Tae-yong akan mengirimkan salah satu asisten pelatihnya untuk menemani timnas Indonesia di Bali.

Sejauh ini belum diketahui juga siapa asisten pelatih timnas Indonesia yang memimpin TC tersebut.

“TC timnas Indonesia akan kami mulai pada tanggal 28 November 2022 mendatang.”

“Adapun tempat tengah kami jajaki serta Sekjen PSSI yakni Yunus Nusi akan mencari tempat yang terdekat dan tentunya atas persetujuan dari Shin Tae-yong.”

“Sejauh ini belum tahu siapa yang akan memimpin TC bisa Shin Tae-yong atau juga asisten pelatih yang ditunjuk olehnya,” ucap Ketua Umum PSSI yakni Mochamad Iriawan.

TC timnas Indonesia ini dilaksanakan untuk menyambut Piala AFF 2022 yang akan berlangsung pada tanggal20 Desember mendatang.

Shin Tae-yong harus sudah mulai bersiap walaupun belum ada tanda-tanda kelanjutan Liga 1 2022/2023.

Sebelumnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah menggelar pertemuan dengan manajer klub Liga 1 2022/2023 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, PT LIB dan klub Liga 1 2022/2023 akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tanggal 15 November 2022.

Selain itu pertemuan tersebut juga membahas tanggal kompetisi yang cocok untuk melanjutkan Liga 1 2022/2023.

PT LIB emngatakan bahwa Liga 1 2022/2023 dapat dilanjutkan kembali pada tanggal 18 November, 25 November, atau 2 Desember 2022.

Tapi demikian semuanya tersebut tergantung dari  izin pemerintah Indonesia.

Kabarnya sendiri pihak kepolisian masih belum memberikan lampu hijau berlangsungnya lagi kompetisi sepak bola di Indonesia baik dari Liga 1 2022/2023, Liga 2 2022/2023, dan Liga 3 2022/2023.

Mochamad Iriawan sendiri berharap supaya pemerintah dapat memberikan izin kompetisi dilanjutkan.

Karena, prestasi timnas Indonesia akan terlihat dari berlangsungnya pertandingan.

“Kami berharap kompetisi dapat segara berlangsung supaya kemampuan para pemain tetap terasah di tim masing-masing.”

“Apalagi baru 96 pertandingan yang bergulir dan sisanya masih banyak.”

“Sehingga kami mohon terhadap pemerintah untuk mengizinkan lagi pertandingan berlangsung,” tutup Mochamad Iriawan.

Pelatih Thailand Lirik Brunei Darussalam Daripada Timnas Indonesia

Pelatih Thailand Lirik Brunei Darussalam Daripada Timnas Indonesia Pelatih Thailand yakni Alexandre Polking justru memilih mengantisipasi Brunei Darussalam jelang Piala AFF 2022.
Seperti yang dapat diketahui, Thailand bergabung dalam Grup A Piala AFF 2022 bersama timnas Indonesia, Filipina, Kamboja, dan juga Brunei Darussalam.
Dalam pertandingan yang akan berlangsung pada tanggal 20 Desember 2022 sampai tanggal 16 Januari 2023 itu fokus awal Thailand ke Brunei Darussalam.
Juru taktik Thailand bahkan mengaku telah memantau pertandingan playoff antara Brunei Darussalam vs Timor Leste.
Pertandingan playoff tersebut akhirnya dimenangkan oleh Brunei Darussalam selepas menang agregat 6-3 atas Timor Leste.
Dengan begitu, Brunei Darussalam bergabung dalam Grup A bersama empat tim lainnya.
Usai melihat pertandingan mereka Alexandre Polking mengaku bahwa pihaknya berhati-hati dalam mempersiapkan Piala AFF 2022 ini.
Oleh sebab itu, mereka juga memantau pertandingan antara Brunei dan Timor Leste.
“Baru-baru ini, kami menonton pertandingan play off untuk melihat pertandingan antara Brunei Darussalam dan Timor Leste,” ungkap Alexandre Polking.
Selepas melihat pertandingan tersebut, Polking mengaku bahwa Thailand harus benar-benar mempersiapkan diri dengan cukup baik.
Hal tersebut sebab Thailand akan menghadapi Brunei Darussalam terlebih dahulu.
Tim berjuluk Gajah Perang tersebut ditantang Brunei Darussalam pada tanggal 20 Desember 2022 di Hassanal Bolkiah National Stadium, Bandar Seri Begawan.
Dengan ini, tentu saja Thailand tidak ingin menganggap remeh Brunei.
Terlebih lagi mereka akan tampil sebagai tim tamu di kandang Brunei Darussalam.
Untuk itu, Thailand sendiri bertekad untuk mempersiapkan tim dengan cukup baik untuk mengamankan posisi dari penyisihan Grup A nantinya.
“Di sana ada analisis spesifik. Thailand harus memiliki persiapan terbaik tak peduli siapa lawannya,” ucap Polking.
Brunei Darussalam dipresikdi bakal bermain sangat bergairah di laga pembuka nanti.
Apalagi mereka tampil didepan suporternya.Tentu saja Thailand harus menunjukkan yang terbaik apabila ingin menjaga tren positif mereka di Piala AFF

Wonderkid yang Berkesempatan Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Wonderkid yang Berkesempatan Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 Serangkai wonderkid di era Shin Tae-yong diperkirakan akan promosi ke tim senior guna memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022.

Kini, Shin Tae-yong masih menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia U-20 yang masih melangsungkan pemusatan latihan di Eropa.

Shin Tae-yong seharusnya dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk memantau para pemain muda yang bisa dibawa ke Piala AFF 2022.

Walaupun bukan hal yang mudah mengorbitkan pemain muda ke grup timnas senior, kualitas beberapa pemain U-19 dinilai cukup mumpuni untuk jadi tambahan kekuatan tim Garuda.

Setidaknya ada 3 pemain muda atau wonderkid dengan kualitas mumpuni yang dapat dibawa Shin Tae-yong ke Piala AFF 2022.

Baca Juga: Supaya Mental Lebih Kuat Timnas U-20 Indonesia Diberi Program Latihan Cukup Berat

Marselino Ferdinan

Nama pertama tentu saja ada si Marselino Ferdinan. Pemain yang baru saja berusia 18 tahun milik Persebaya Surabaya tersebut sudah jadi langganan di semua kelompok umur tim nasional.

Walau lebih banyak tampil di Timnas Indonesia U-19, Marselino Ferdinan sendiri sering mewarnai tim timnas senior di berbagai ajang termasuk FIFA Matchday pada bulan September lalu.

Shin Tae-yong tentu saja menyadari akan kualitas Marselino di posisi tengah. Bukan tidak mungkin sang pemain akan di bawa juru taktik asal Korea Selatan tersebut ke Piala AFF 2022.

Muhammad Ferarri

Muhammad Ferarri sudah menunjukkan kualiatasnya musim ini. Selain tampil rapi di posisi belakang Persija Jakarta didikan Thomas Doll, dia juga diyakini untuk tampil di Timnas Indonesia U-19.

Bahkan, Muhammad Ferarri telah diberikan tanggung jawab sebagai kapten Timnas Indonesia U-19. Kehebatan Ferarri membuatnya juga diberikan debut timnas senior oleh Shin Tae-yong di FIFA Matchday kontra Curacao pada akhir September silam.

Sebagai seorang bek tengah, Ferarri terlihat sangat lancar dalam bermain dalam skema tiga bek. Ini dapat jadi kelebihan tersendiri yang membuatnya dibawa Shin Tae-yong ke Piala AFF 2022.

Tentu perjuangan Ferrari menembus timnas senior tak akan mudah. Dia harus bersaing dengan sederet nama beken seperti Elkan Baggot, Rizky Ridho hingga Fachruddin Aryanto.

Baca Juga: Supaya Mental Lebih Kuat Timnas U-20 Indonesia Diberi Program Latihan Cukup Berat

Robi Darwis

Nama Robi Darwis kini sedang menjadi perbincangan yang hangat dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut tak lepas dari penampilan impresifnya bersama Timnas Indonesia U-19.

Robi Darwis termasuk pemain yang mampu mengisi beberapa posisi. Di Timnas Indonesia U-19, dia dapat beroprasi sebagai bek kanan, bek tengah hingga gelandang bertahan.

Selain itu, Robi Darwis juga memiliki kemampuan tambahan yang semakin melengkapi penampilan impresifnya belakangan ini. Seperti Pratama Arhan, dia sanggup melepaskan lemparan jarak jauh yang bermanfaat untuk aspek penyerangan tim Garuda.

Melihat atribut yang lengkap, bukan tak mungkin Shin Tae-yong akan membawa Robi Darwis ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022.

Sandy Walsh dan Jordi Amat Tak Sabar Mau Bela Timnas Indonesia

Sandy Walsh dan Jordi Amat Tak Sabar Mau Bela Timnas Indonesia Calon pemain Timnas Indonesia yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh dikatakan sudah ngebet ingin berbaju Merah Putih. Tapi, ia harus lebih sabar sebab suatu proses naturalisasinya belum selesai.

Hal tersebut seperti disampaikan Hamdan Hamedan yang ditugasi oleh PSSI mengawal naturalisasi dua pemain ini termasuk Shayne Pattynama. Dikatakan Hamdan, Jordi dan Sandy dah gak sabar ingin tampil untuk membela Timnas Indonesia.

Ada juga Jordi dan Sandy diharapkan dapat membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 pada November mendatang.

Sampai dengan kini proses keduanya masih mandek sehingga ada kemungkinan keduanya gagal untuk  berbaju Garuda bagi Piala AFF.

“Di dalam WhatsApp Grup, saya juga dapat merasakan betul bahwa mereka dh ngebet pol ingin membela timnas. Kadang mereka WA atau telepon saya tengah malam menanyakan sudah sampai di mana berkas mereka,” ucap Hamdan Hamedan Senin (7/11/2022).

Baca Juga: Kecil Kesempatan Raffi Ahmad Menjadi Ketua Umum PSSI yang Baru

Lebih lanjut, proses naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh masih menunggu akan tanda tangan Presiden Joko Widodo  lewat Keputusan Presiden .

Usai itu barulah pengambilan sumpah di Kantor Wilayah Kemenkumham yang ditetapkan.

“Tentunya sejak dilengkapi berkas Jordi dan Sandy di bulai Mei dan Shayne di awal bulan Juni, follow-up terus dilakukan. Bahkan hingga saat ini,” jelas Hamdan.

“Apapun itu, kita jalani dan hormati bersama proses naturalisasi tersebut sesuai undang-undang yang berlaku di negeri ini. Memang telah hampir selesai terkait Jordi dan Sandy,” ia menambahkan.

Sementara untuk Shayne Pattynama masih akan dibahas di DPR. Memang proses Pattynama sedikit terlambat ketimbang Jordi Amat dan Sandy Walsh.

Beberapa Timnas Indonesia Pernah Dicap Wonderkid, Kini Pudar

Beberapa Timnas Indonesia Pernah Dicap Wonderkid, Kini Pudar Beberapa nama pemain timnas Indonesia yang sempat dicap sebagai wonderkid ternyata malah mengalami penurunan penampilan sebab tak sanggup konsisten. Inkonsistensi para pemain-pemain tersebut juga terjadi di level tim.

Label wonderkid yang pernah erat melekat pada mereka akhirnya juga secara perlahan luntur sebab penurunan penampilan tersebut. Beberapa nama pemain timnas Indonesia yang berlabel wonderkid tersebut sudah seperti tenggelam.

Mereka sendiri tak kunjung mendapatkan panggilan untuk kembali memperkuat tim Merah Putih.

Baca Juga: Cuma 8 Stadion di Indonesia yang Dikatakan Pantas Pakai

Febri Hariyadi

Febri Hariyadi pernah menjadi salah satu pemain muda istimewa usai mengikuti tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar tahun 2016. Waktu itu, namanya langsung melesat tinggi bersama Persib Bandung.

Momen tersebut tepatnya terjadi sewaktu ia tampil di ajang Indonesia Soccer Championship tahun 2016. Bahkan, Febri juga berhasil menjadi andalan timnas Indonesia, terutama sewaktu diasuh Luis Milla.

Tapi, saat ini kisah berhasil Febri cuma tinggal kenangan saja. Karena, dia sudah tidak pernah mendapat panggilan dari timnas Indonesia. Kiprahnya bersama Persib juga terhitung biasa-biasa saja.

Andik Vermansah

Andik Vermansah sendiri pernah menjadi salah satu pemain yang paling luar biasa sewaktu ia berusia muda. Pada masa-masa awal kariernya, dia bahkan berhasil mencuri perhatian dunia.

Karena, Andik sanggup membuat mantan bintang Manchester United yakni David Beckham, melakukan tekel keras terhadapnya sebab aksinya kerap merepotkan lawan.

Bahkan, Andik juga sempat menjalani trial bersama tim  luar negeri. Tapi, dia akhirnya memilih Malaysia sebagai dermaganya.

Sayangnya, kiprah Andik bersama timnas Indonesia berhenti bersinar karena, ia cuma mampu mencetak dua gol dari 30 penampilan internasional.

Baca Juga: Ayah Korban Kanjuruhan Histeris dan Pingsan Setelah Melihat Jenazah Putrinya Diautopsi

Gavin Kwan Adsit

Gavin Kwan Adsit juga menjadi salah satu pemain yang sempat dicap sebagai wonderkid sewaktu masih berusia muda. Karena, dia pernah  mencatatkan karier di luar negeri.

Waktu itu, Gavin sendiri berstatus sebagai pemain tim Rumania, CFR Cluj. Secara postur, dia memang cukup mumpuni untuk bermain di semua posisi.

Sayangnya, karier Gavin seolah-olah jalan di tempat, terutama bersama timnas Indonesia. Karena, dia terakhir kali membela tim Garuda pada medio akhir tahun 2019. Sejak saat itu, ia absen bersama timnas Indonesia.

Hansamu Yama Pranata

Selain itu, terdapat nama Hansamu Yama Pranata juga si bek tengah jebolan timnas Indonesia U-19 yang berhasil meraup  gelar juara Piala AFF U-19 2013 bersama dengan Indra Sjafri.

Ketika itu, Hansamu Yama Pranata diharapkan akan menjadi bek tengah andalan timnas Indonesia di masa depan. Tapi, saat ini dia malah kalah bersaing dengan pemain yang jauh lebih muda.

Karena, telah tiga tahun terakhir ini Hansamu tidak pernah mendapat panggilan untuk tampil bersama tim Merah Putih, terutama sejak kursi kepelatihannya berada di bawah komando Shin Tae-yong.

Sandy Walsh serta Jordi Amat Berkesempatan Ikut TC Timnas Indonesia di Bali

Sandy Walsh serta Jordi Amat Berkesempatan Ikut TC Timnas Indonesia di Bali Proses perubahan status Sandy Walsh serta Jordi Amat segera selesai. Sehingga mereka bersempatan mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia di Bali untuk persiapan Piala AFF 2022.

Timnas Indonesia sendiri dipastikan akan menjalani TC di Bali sebagai persiapan Piala AFF 2022 pada tanggal 28 November 2022.

Untuk persiapan Piala AFF 2022 tersebut, nama Sandy Walsh dan juga Jordi Amart pun kembali menjadi ramai diperbincangkan.

Hal tersebut sebab proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat tinggal menunggu Keputusan Presiden.

Selepas itu mereka juga tinggal melakukan pengambilan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Sekjen PSSI yakni Yunus Nusi pun berharap supaya Sandy Walsh dan Jordi Amat dapat bergabung dalam TC nanti.

Sementara untuk Shayne Pattynama belum dapat dipastikan sebab proses naturalisasi sendiri baru sampai di DPR RI dan akan di proses pada tanggal 9 November 2022.

Baca Juga: Tak Ingin Kalah, Saingan Timnas U-20 Indonesia di Piala Asia U-20 Juga Nyusul TC ke Turki

“Mudah-mudahan secepatnya tuntas. Kami juga berharap mereka ikut dalam pemusatan latihan di Bali nanti,” ujar Yunus Nusi terhadap awak media.

Lebih lanjut, Yunus Nusi sendiri mengaku belum tahu kapan pastinya Sandy dan Jordi dapat segera memegang paspor Indonesia.

Ia mengatakan masih menunggu serta berharap mereka segera disumpah dan dapat memegang paspor Indonesia.

Apalagi timnas Indonesia akan bertanding di Piala AFF 2022 pada tanggal 20 Desember 2022 sampai tanggal 16 Januari 2023.

Tentu saja, kualitas mereka diperlukan oleh tim Garuda.

Tapi, Yunus Nusi mengatakan tak dapat berbuat apa-apa terkecuali menunggu.

“Kami tengah menunggu. Mudah-mudahan cepat selesai. Nanti ada keputusan dari Kemenkumham bagi mereka,” tuturnya.

Sementara itu, proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat sendiri sebenarnya telah dijalankan cukup lama.

Namun, semua itu memerlukan suatu proses yang cukup panjang.

Oleh sebab itu, sampai hari ini pemain yang berpaspor Belanda yakni Walsh dan Spanyol untuk Jordi Amat tersebut belum mengalami perubahan.

Sebab proses administrasi mereka masih berlangsung dan belum tau kepastian kapan tepatnya mereka menjadi WNI resmi.